Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Tukar Tambah Suami dengan Mas AL


__ADS_3

Dengan langkah tergesa-gesa Arga menuju parkiran klinik , agar Arga cepat bertemu dengan istri nya . Arga ingin memeluk dan memberikan sandaran untuk istrinya , Arga pun tidak akan menanyakan banyak hal atau pun menuntut penjelasan tentang kondisi ibu mertuanya . Saat sampai di depan mobilnya , Arga terperangah kaget saat tidak melihat keberadaan istrinya di dalam mobil . “ Reyna kamu di mana ? “ ujar Arga .


Arga sangat menyesali kebodohan nya karena telah meninggal kan Reyna sendiri , Arga pikir istrinya bisa menepati ucapan nya untuk tidak kabur - kaburan lagi dan dengan bodoh nya Arga malah percaya . “ bodoh , bodoh , bodoh . Harusnya , aku gak ninggalin Reyna sendirian . “ Arga terus memaki-maki dirinya sendiri , dengan terus memukuli mobilnya .


Bahkan saat dulu Arga kehilangan sosok Lala cinta pertama Arga , karena Lala lebih memilih menikah dengan laki-laki lain , arga tidak serapuh seperti sekarang saat kehilangan Reyna . Setelah lelah melampiaskan kekesalan nya pada mobilnya , tiba-tiba Arga merasa ada yang menepuk-nepuk bahunya . “ mas kenapa marah - marah sama mobil ? Nanti kalo mobil nya penyok , sayang banget tahu mobilnya . “ Reyna sebenarnya tahu , Arga seperti itu karena mengira dirinya pergi lagi . Reyna juga lihat , bagaimana kagetnya Arga saat tidak melihat Reyna berada didalam mobil hingga Arga melampiaskan pada mobilnya . Reyna sebenarnya sudah berdiri dekat gerbang , saat Arga sampai mobilnya .


Padahal niat awal balik lagi ke mobil setelah mengisi perutnya yang sejak tadi meronta , Reyna ingin menggetok kepala sang suami karena membiarkan nya kelaparan di dalam mobil . Tapi kemarahan Reyna seolah sirna , setelah melihat sang suami yang begitu mengkhawatirkan dirinya . “ aku keluar _____ “ belum sempat Reyna menjelaskan kenapa dia keluar dari mobil , Arga membalikkan tubuhnya dan merengkuh Reyna dengan erat . Bahkan tidak hanya memeluk , Arga pun menangkup wajah Reyna dan menciumnya . “ Mas kamu apa - apaan sih . “ Reyna meronta , karena takut ada yang melihat aksi sang suami .


Arga menghentikan aksinya dan kembali memeluk Reyna seperti Reyna ingin meninggalkan nya . “ Reyna , kamu kemana aja sayang ? “ tanpa sadar Arga sampai menitikan air mata nya , saat istri nya berada dalam pelukan nya . Arga pikir , Reyna benar-benar akan meninggalkan nya , seperti yang Lala lakukan padanya . “ jangan pernah tinggalin aku lagi . “ imbuh nya dengan menciumi pucuk kepala Reyna . Sungguh Arga tidak ingin kehilangan cintanya lagi , seperti dulu dia pernah kehilangan cinta pertama nya .


“ Lepas dulu ih ! aku sampai ngengap . “ Arga melepas pelukan nya , mendengar keluhan dari Reyna . “ Aku pergi cuma mau nyari makanan buat ganjal perutku , karena cacing - cacing dalam perut ku sedari tadi sudah pada demo , gara-gara punya suami tapi pekaan . “ balas Reyna dengan berkelakar .

__ADS_1


“ Kenapa gak bilang kalo lapar . “ balas Arga dengan mengacak rambut Reyna .


“ Kamu nya aja yang gak peka . Bilangnya mah cinta , tapi malah membiarkan orang yang di cintai nya kelaparan . Bilangnya mah gak mau kehilangan aku , tapi ninggalin aku di mobil sampe kutuan . Bilangnya mau jadi sandaran aku , prett ,,,,,, “ kelakar Reyna . “ Ternyata hanya dusta belaka anda . Coba saja kalo boleh tukar tambah suami , aku pasti akan suka rela menukar anda dengan mas AL . “ tambah nya . Tentu Reyna tidak benar-benar dengan ucapan nya , justru Reyna merasa bahagia mendapatkan cinta yang begitu besar dari seorang suami dadakan nya .


Arga geleng-geleng kepala mendengar ucapan nyeleneh istrinya tanpa ingin membalas ledekan sang istri . “ yuk balik . “ tanpa membuang waktu , Arga membawa istri nya masuk ke dalam mobil nya .


Dalam perjalanan pulang Arga terus saja menggenggam tangan kanan Reyna , sampai tak ingin lepas barang sedetikpun . “ mas lepas ! kamu lagi nyetir . “ alasan Reyna . Padahal Reyna ingin memainkan gawangnya yang dia abaikan sejak siang .


“ Bukan nya sudah biasa seperti ini . “ balas Arga tanpa mau melepas tautan tangannya .


Dret

__ADS_1


Dret


’ Hallo assalamu'alaikum mih , za ganggu istirahat nya mami tidak ? ’ ujar Reyna , setelah mami nya dika mengangkat telepon dari Reyna .


’ Wa'alaikumusalam za , kamu baik - baik saja kan sayang ? kamu tidak di apa - apain sama suami kamu kan za ? ' Reyna jadi semakin merasa tidak enak hati , saat mami dari sahabat nya malah mengkhawatirkan dirinya .


“ Nelpon siapa sayang ? “ tanya Arga, tanpa berniat melepas tautan tangan Reyna .


Reyna tidak menjawab pertanyaan dari Arga , dia malah melanjutkan obrolan nya dengan mami dari sahabat nya . ' Za tidak apa - apa kok mih , justru za menelpon karena za mau minta maaf atas apa yang sudah suami za lakukan pada mami dan juga dika . ’ balas Reyna .


Setelah Reyna menyebut - nyebut nama sahabat laki-laki dari istrinya , Arga melepas tautan tangan nya dan mempercepat laju mobilnya . “ ngapain Reyna minta maaf pada ibunya si dika sih , Reyna juga keliatan nya deket banget sama ibunya dika sampai - sampai Reyna pun memanggilnya mami . “ batin Arga .

__ADS_1


“ Arga Rahardian . “ Arga membulatkan matanya , saat Reyna memanggil dirinya tanpa embel-embel mas di depan nya . “ jangan kebut - kebutan . “ Reyna memperingati Arga dengan nada bicara ketus , tapi saat berbicara dengan maminya dika , Reyna terlihat sangat penurut .


’ Ya sudah mam , sampai kan maaf ku dan suamiku pada dika juga ' Reyna pun menutup panggilan dari mami sahabat nya kemudian beralih memperhatikan sang suami yang sedang mengemudi dengan ugal-ugalan . “ berhenti ! aku tidak mau mati konyol sebelum mendapatkan gelar ku sebagai dokter . “ ancam Reyna .


__ADS_2