Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Ke hotel ?


__ADS_3

“ Apa seorang suami bisa dikatakan egois, jika ingin tetap mempertahankan keutuhan rumah tangga nya ? “ arga pun tak kalah kekeh dengan reyna , dengan pendirian nya .


’ Kenapa kamu masih ingin bertahan dengan ku , di saat hatimu masih dipenuhi oleh kakak . Tidak bisa kah kau melihat , aku begitu tersiksa dengan pernikahan yang tidak ku harapkan ini . Aku harus cari cara , agar bisa lepas dari ikatan pernikahan yang tak sehat ini , sebelum benih - benih cinta nya datang dan menggoyahkan hati ini . ’ reyna bermonolog dalam hatinya .


“ Bukan nya anda tidak menginginkan pernikahan ini ? anda juga tidak mencintai ku, lalu kenapa anda malah kekeh sekali ingin mempertahankan pernikahan yang tidak seharusnya ini . “ kekeh reyna . Sebenarnya reyna sangat miris mengatakan nya , karena di saat reyna mempunyai ikatan dengan seorang pria , tapi sang pria malah tidak mencintai nya .


Arga sendiri pun tak mengerti kenapa arga kekeh mempertahankan reyna , padahal arga belum bisa menghapus nama nurmala di dalam lubuk hatinya , arga pun merasa tak memiliki hati dengan istri dadakan , entah mengapa ada sesuatu yang membuat arga ingin mempertahankan reyna sebagai istrinya . “ pokoknya tidak ada perpisahan dalam pernikahan kita sampai kapan pun . “ balas arga dengan sangat yakin .


Arga tetap dengan tekad nya , reyna pun akan melakukan hal yang membuat arga menginginkan peto7- menceraikan dirinya . Reyna menginginkan perpisahan , mumpung perasaan nya belum terlalu dalam dengan arga . “ Terserah “ jawab nya dengan sangat singkat , reyna pun langsung membuang muka dan kembali menatap jalanan dari jendela mobil .


Saat reyna masih sibuk menerawang masa depan yang sudah reyna rencana kan sebelum terjadi pernikahan dadakan nya , baik reyna mau pun arga tidak lagi mengeluarkan suaranya , tapi bunyi ponsel arga membuyarkan ke heningan suasana dalam mobil yang berisikan dua orang penumpang di dalam nya .


“ Ya Dev , apa terjadi masalah ? “ ucap arga , setelah arga memasang headset bluetooth di telinganya . Ternyata yang menelpon arga adalah assisten nya , devan pun memberitahu alasannya menelpon arga , padahal arga sudah memberitahu jangan mengganggu nya dulu .

__ADS_1


“ Tuan maaf jika aku mengganggu anda , tapi klien dari kalimantan tidak ingin aku menggantikan tuan di acara meeting kali ini , dia bilang kalo tidak langsung bertemu dengan pemilik nya , akan membatalkan semua kerja samanya . “ balas devan dari sambungan telepon .


Sementara reyna hanya melirik sekilas arga , saat arga menerima panggilan entah dari siapa reyna tidak peduli . Tapi sekilas reyna melihat kecemasan , saat suaminya menerima telepon .


“ Kamu tunggu sebentar , 20 menit aku sampai . “ Balas arga , setelah itu arga mengakhiri panggilan telepon dari assisten nya dan mengubah arah jalan nya sebelum menambah kecepatan mobilnya . “ aku harus cepat sampai , jadi kamu pegangan yang kuat . “ ujar arga, saat melajukan mobilnya dengan cepat .


“ Anda kalo mau mati jangan mengajakku , aku belum mendapatkan gelar dokterku , aku juga belum mendapatkan laki-laki yang mencintaiku . “ oceh reyna , saat arga membawa mobil dengan sangat cepat . “ anda mau membawaku kemana sebenarnya ? “ reyna bertanya tanpa melihat wajah arga , karena reyna terus menutup matanya saat arga membawa mobil seperti kesetanan .


Reyna membuka mata nya dan menatap arga dengan tatapan bengis , saking kagetnya saat arga mengatakan akan membawa nya ke hotel . “ ke hotel ? Anda mau membawaku ke hotel ? “ balas reyna , arga sudah bisa mengira jika saat ini reyna sedang salah faham , saat arga mengatakan akan membawanya ke hotel .


Reyna semakin cemas dan khawatir , saat arga benar-benar membawanya ke hotel bintang 5 . Sungguh reyna sangat takut arga akan kembali meminta haknya untuk yang kedua kalinya , setelah yang pertama suami nya melakukan nya saat reyna di pengaruhi obat perangsang sialan . Reyna memegang sabuk pengaman dengan sangat erat , saat arga menghentikan mobilnya tepat di depan pintu masuk hotel .


“ Turunlah “ ucap arga dengan melepas sabuk pengaman nya sendiri , tapi reyna yang tidak mau turun dari mobil menggelengkan kepala dengan cepat .

__ADS_1


“ Aku tidak mau turun . “ reyna semakin erat memegang sabuk nya , agar arga tidak bisa melepasnya . “ reyna cepat lah turun , sudah tidak ada waktu lagi buat ku sekarang . “ arga kembali membujuk , agar reyna mau turun dari mobil , karena arga tidak mungkin meninggal kan reyna di mobil .


Arga melihat jam di pergelangan tangannya , untuk melihat sisa waktu yang dia punya . Ternyata waktu yang sudah di janjikan pada assisten nya sudah hampir habis , arga pun memutuskan untuk menghubungi assisten nya , agar devan segera datang untuk menjaga reyna saat dirinya meeting di dalam.


“ Segera ke valet parking sekarang . “ ucap arga dengan singkat dan cepat saat devan mengangkat ponsel nya , kemudian arga pun langsung mematikan kembali ponselnya .


Tanpa menunggu devan datang terlebih dulu , arga keluar dari mobilnya tanpa mengatakan apa pun pada reyna , karena arga sudah tidak punya waktu lagi untuk menjelaskan atau pun menunggu datang nya devan assisten nya .


Reyna bernapas lega , saat arga keluar dari mobil tanpa memaksanya untuk mengikuti nya masuk ke dalam hotel . Tapi hanya sebentar reyna merasakan lega , karena devan assisten suaminya masuk ke mobil untuk menggantikan


suaminya . “ selamat siang nona . “ ucapnya . Sungguh reyna tak mengira arga akan menyuruh assisten nya untuk menggantikan nya .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2