
POV REYNA
“ Mas , kok kamu diem . Apa kamu keberatan untuk membantuku ? “ tanya ku , saat mas Arga seperti tak menanggapi ucapanku . Mungkin aku terlalu percaya diri , mas Arga pasti akan mau membantu ku mengingat aku adalah istrinya , meski aku belum menjadi istri yang seutuhnya buat mas Arga .
Ada untungnya juga Reyna ambil kedokteran obigyn , karena Reyna bisa memeriksa sendiri jika ternyata selaput nya sampai saat ini belum berubah alias masih virgin .
“ Aku pasti akan membantu kamu sayang . “ ucap mas Arga dengan meraih satu tangan ku dan mengecup nya . Entah kenapa aku tidak pernah bisa menolak sentuhan - sentuhan mas Arga sekarang , sekalipun tengah marah padanya .
“ Tapi bisa kah kamu tak menyuruh ku , untuk membalas semua kebaikan Nurmala dengan menikahi Nurmala . Jelas aku tidak bisa membantu mu , jika benar seperti itu adanya . “ balasan mas Arga membuat ku ingin sekali tertawa sekaligus menangis , tapi ku tahan . Jadi mas Arga tak menanggapi ucapanku , karena pikiran malah kearah yang lain bukan karena mas arga tidak ingin membantu ku .
“ Kalo kamu masih mengharapkan kakak , ya silahkan kamu menikahinya . “ balas ku , tentu saja ucapan ku tak sungguh - sungguh . Meski aku ingin membalas kebaikan kakak , tapi tidak dengan mengorbankan hati ku yang sudah terlanjur cinta dan rumah tangga ku yang sudah terlanjur nyaman juga . Apalagi aku sadar , jika aku sekarang sudah sangat bergantung dengan mas Arga dan hanya mas Arga yang mampu membuat ku melupakan rasa sakit ku pada Anne .
CITT____
__ADS_1
Mas Arga tiba-tiba menghentikan mobil nya secara mendadak . “ Awww , mas kamu tuh apa - apaan sih . “ ucapku dengan mengusap kening ku yang terbentur dasbond .
“ Maaf sayang , mas tidak sengaja . “ balas mas Arga dengan membantu meniup kening ku . “ Mas kaget mendengar ucapan mu barusan , kenapa kamu mengira mas masih mengharapkan Nurmala , sumpah Demi Allah mas sudah melupakan Nurmala . Mas itu sekarang tidak bisa hidup tanpa _____ “ mas Arga belum menyelesaikan ucapan nya tapi secara spontan dan berani aku mengecup bibir nya yang sejak tadi terus berbicara .
Cup
“ Berhenti bicara mas dan jalan kan mobil nya . “ ucapku dengan memalingkan wajahku . Sungguh aku sangat malu telah mencium nya duluan , meski ini bukan ciuman pertama ku dengan Mas Arga tetap saja malunya gak ketulungan .
Seperti nya mas Arga masih syok dengan aksi ku barusan , karena mas Arga malah terlihat mematung dengan terus memegang bibir nya yang belum lama ku kecup . “ mas , aku udah telat . “ ucapku sekali lagi , agar mas Arga tersadar dari rasa syoknya .
Ternyata ucapan mas Arga , membuat ku semakin malu dengan tindakan ku barusan
“ Mas jalanin mobil nya cepetan deh . “ balasku agar cepat sampai rumah sakit , rasanya aku ingin segera menyembunyikan wajah ku dari mas Arga .
__ADS_1
“ Siap sayang . Tapi kenapa wajahmu merah begitu sayang ? “ ucap mas Arga dengan mengusap - usap bagian wajahku yang merah - merah , seperti aku terkena penyakit yang serius saja . Entah mas Arga hanya menggoda ku atau memang khawatir terhadap ku , tapi sungguh perlakuan mas Arga semakin membuat ku ingin menghilang dari hadapannya .
“ Mas , ih ____ . “ ucap ku sembari menutup wajah ku dengan telapak tangan ku .
Sementara di rumah
Ayah memilih untuk ijin bekerja sehari , untuk menemani putri sulung nya , karena khawatir dengan kondisi putri sulung nya . Lala telah menceritakan semua nya pada ayah nya , tentang penyebab utama dirinya menggugat cerai suami nya di saat tengah mengandung buah cinta nya . “ sebaiknya kakak jangan mengambil keputusan , di saat tengah emosi . Kamu kan tau , perceraian itu sangat menyakitkan . Tidak hanya kita yang merasakan sakit nya perpisahan itu , tapi juga anakmu kelak akan merasakan sakit seperti yang kakak pernah rasakan . “ ayah mencoba memberi pengertian , agar putri nya tak memutuskan untuk bercerai meski tau Fahri berselingkuh .
“ Tapi dia punya wanita idaman lain yah , bukan kah ayah bercerai dengan ibu karena ibu berselingkuh dengan ayah nya za ? “ balas Lala tapi malah mendapat tamparan dari sang ayah .
PLAK
Entah kenapa ayah selalu terlihat emosi jika menyangkut mantan istri nya , sekali pun putrinya yang mengatakan . “ Tak sepantasnya kakak berbicara hal buruk tentang ibumu , Dia itu wanita yang telah melahirkan mu ke dunia ini kak terlepas dari kesalahan yang sudah di perbuatannya . Ayah memilih bercerai dengan Ibumu bukan karena ibumu punya laki-laki idaman lain , melainkan ayah tidak bisa menerima satu kesalahan yang tidak bisa ayah maaf kan dan cukup ayah dan ibumu yang mengetahui nya , yang jelas satu pesan ayah , pikirkan lagi keputusan mu untuk bercerai . “ ayah kekeh tidak akan mendukung keputusan yang ambil Lala , mengingat kondisi Lala yang tengah mengandung .
__ADS_1
“ Maaf yah untuk kali ini , Lala tetap dengan keputusan awal . Lala akan tetap menggugat cerai mas fahri , setelah Lala melahirkan . Seperti halnya ayah yang memilih berpisah dengan ibu dari pada memaafkan kesalahan ibu , karena suatu alasan tertentu . Padahal Lala dan ade sudah memohon pada ayah , agar tak berpisah dengan ibu kala itu . LaLa pun akan sama seperti ayah , yang tetap memilih bercerai dari pada harus memaafkan seorang pengkhianat seperti mas fahri . “ balas Lala tak kalah sengit .
Bersambung