Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Rasa Ternyaman Saat Berada Di pelukan Suami


__ADS_3

Di dalam mobil , Arga terus mendiamkan istrinya . Meski Reyna terus bertanya , apa yang membuat suaminya sebegitu marahnya sampai memukuli sahabat nya. “ Diam . “ Arga sampai harus membentak istrinya , agar tidak lagi memikirkan sahabat laki-laki nya lagi .


Ternyata bentakan Arga membuat Reyna kembali mengeluarkan bulir-bulir air mata , tapi Reyna buru - buru menghapus air nya . “ kamu sebenarnya kenapa sih mas ? aku gak ngerti , kenapa tiba-tiba sikap kamu seperti ini . “ Reyna masih mencoba mencari penyebab kemarahan suaminya , tapi Arga bukan nya menjawab malah mempercepat laju mobilnya agar cepat sampai ke Penthouse nya . Arga berencana memberitahu kesalahan apa yang telah di perbuat istrinya hingga diri nya murka , sekaligus akan memberikan pelajaran setelah sampai Penthouse .


Sampai di basement , Arga langsung keluar dari mobilnya dan menarik tangan istrinya agar segera turun dari mobil agar mengikutinya . Reyna yang merasa lelah dengan kejadian demi kejadian yang telah menimpa nya hari ini pun pasrah di perlakukan sedikit kasar oleh suaminya , Reyna sama sekali tidak mengeluarkan suara nya saat Arga terus menarik tangannya hingga depan penthouse .


Setelah sampai Penthouse , Arga langsung membawa Reyna ke bathroom yang berada di kamarnya . Entah apa yang ingin di lakukan Arga dengan membawa Reyna ke bathroom ? yang jelas Arga akan menghukum istrinya , karena kedapatan sedang berpelukan dengan laki-laki lain sekalipun mereka hanya bersahabat . Tapi saat Arga akan membersihkan bekas tubuh dika yang menempel di badan istrinya , Arga urungkan saat tatapan matanya bertemu dengan tatapan mata sang istri yang terlihat begitu terluka . Arga pun menyimpan kembali shower yang akan dia gunakan untuk menghukum sang istri .


Reyna masih belum bersuara , Reyna ingin lihat apa yang akan di lakukan Arga padanya setelah ini . Ternyata di luar dugaan Reyna , suaminya tidak melakukan apapun padanya . Arga malah menarik Reyna ke dalam pelukan nya , setelah itu langsung membawa Reyna keluar kembali dari bathroom dan mendudukkan istrinya ke ranjang sementara dirinya memilih berjongkok di bawah sang istri dengan memegang kedua tangan Reyna . “ kenapa tidak mencari ku , di saat membutuhkan sandaran ? “ Arga bicara dengan sangat lembut , sungguh perasaan marah , kesal ketika melihat istrinya berpelukan dengan laki-laki lain seketika sirna sudah .

__ADS_1


“ Kamu tahu apa kesalahan mu itu ? “ Reyna pun menggelengkan kepalanya . “ berpelukan dengan laki-laki lain . “ Reyna ingin menjawab tapi Arga buru - buru memasang telunjuk nya di mulut Reyna , agar tidak menyela ucapan nya .


“ Dan kamu tahu apa yang membuat ku marah ? datang ke tempat laki-laki lain tanpa seijin ku . Kamu lupa , kalo kamu itu perempuan yang sudah bersuami jadi tak sepantasnya datang ke tempat laki-laki lain , meskipun laki-laki tersebut adalah sahabat mu . “ Reyna menunduk , setelah Arga memberitahu kesalahan apa yang telah di lakukan nya . a


Arga mengangkat wajah sang istrinya saat menunduk . “ bisa kah aku menjadi sandaran mu , di saat rasa sedih mu datang menghampiri . Aku sadar , jika aku bukan laki-laki yang kamu inginkan . Tapi percayalah aku bisa membuat mu nyaman , karena bahu ku cukup lebar untuk menjadi sandaran . “ butiran air mata Reyna benar - benar turun , mendengar penuturan sang suami . Reyna benar-benar berdosa , karena mengabaikan kehadiran Arga selama ini .


Arga beranjak dan duduk di samping sang istri . “ Sudah jangan membuang air mata mu lagi . “ ujar Arga menghapus air mata reyna . “ aku bicara seperti ini , bukan ingin membuat mu semakin menangis . “ imbuh nya dengan merengkuh memeluk Reyna .


“ Sudah lah sayang , kita ambil hikmah dari masalah yang kita alami sekarang . Kamu tahu sayang hikmah nya apa ? “ Reyna menggelengkan kepala “ hikmahnya itu , mas baru tahu ternyata kamu itu cengeng . “ Reyna pun langsung mencubit pinggang Arga , karena telah menggoda nya .

__ADS_1


“ Awww sakit yang . “ ujar Arga dengan menggosok pinggang nya .


“ Makannya jangan ngatain aku cengeng . “ balas Reyna tanpa melepas pelukan nya .


“ Is ternyata istri ku multitalenta juga . Karena tidak hanya membuatku jatuh cinta , kamu juga sangat pandai menyiksa lahir dan batin ku . “ goda Arga .


“ Mas Arga , aku lepasin nih pelukan ku kalo mas terus menggoda ku . “ ancam Reyna , padahal Reyna sendiri yang tidak mau lepas pelukan nya pada sang suami . Reyna merasa begitu sangat nyaman memeluk suaminya , sampai - sampai dia lupa dengan rasa lukanya .


“ Baik lah , suami ganteng mu tidak akan menggoda mu lagi . Tapi sayang , apa kamu tidak ingin mengenalkan suami ganteng mu

__ADS_1


pada ibu sayang ? “ Reyna melepas pelukan nya , setelah Arga membahas ibunya yang selama ini membencinya .


Bersambung


__ADS_2