
Di dalam mobil , Arga terus mendiamkan istrinya . Meski Reyna terus bertanya , apa yang membuat suaminya sebegitu marahnya sampai memukuli sahabat nya. “ Diam . “ Arga sampai harus membentak istrinya , agar tidak lagi memikirkan sahabat laki-laki nya lagi .
Ternyata bentakan Arga membuat Reyna kembali mengeluarkan bulir-bulir air mata , tapi Reyna buru - buru menghapus air nya . “ kamu sebenarnya kenapa sih mas ? aku gak ngerti , kenapa tiba-tiba sikap kamu seperti ini . “ Reyna masih mencoba mencari penyebab kemarahan suaminya , tapi Arga bukan nya menjawab malah mempercepat laju mobilnya agar cepat sampai ke Penthouse nya . Arga berencana memberitahu kesalahan apa yang telah di perbuat istrinya hingga diri nya murka , sekaligus akan memberikan pelajaran setelah sampai Penthouse .
Sampai di basement , Arga langsung keluar dari mobilnya dan menarik tangan istrinya agar segera turun dari mobil agar mengikutinya . Reyna yang merasa lelah dengan kejadian demi kejadian yang telah menimpa nya hari ini pun pasrah di perlakukan sedikit kasar oleh suaminya , Reyna sama sekali tidak mengeluarkan suara nya saat Arga terus menarik tangannya hingga depan penthouse .
Setelah sampai Penthouse , Arga langsung membawa Reyna ke bathroom yang berada di kamarnya . Entah apa yang ingin di lakukan Arga dengan membawa Reyna ke bathroom ? yang jelas Arga akan menghukum istrinya , karena kedapatan sedang berpelukan dengan laki-laki lain sekalipun mereka hanya bersahabat . Tapi saat Arga akan membersihkan bekas tubuh dika yang menempel di badan istrinya , Arga urungkan saat tatapan matanya bertemu dengan tatapan mata sang istri yang terlihat begitu terluka . Arga pun menyimpan kembali shower yang akan dia gunakan untuk menghukum sang istri .
Reyna masih belum bersuara , Reyna ingin lihat apa yang akan di lakukan Arga padanya setelah ini . Ternyata di luar dugaan Reyna , suaminya tidak melakukan apapun padanya . Arga malah menarik Reyna ke dalam pelukan nya , setelah itu langsung membawa Reyna keluar kembali dari bathroom dan mendudukkan istrinya ke ranjang sementara dirinya memilih berjongkok di bawah sang istri dengan memegang kedua tangan Reyna . “ kenapa tidak mencari ku , di saat membutuhkan sandaran ? “ Arga bicara dengan sangat lembut , sungguh perasaan marah , kesal ketika melihat istrinya berpelukan dengan laki-laki lain seketika sirna sudah .
__ADS_1
“ Kamu tahu apa kesalahan mu itu ? “ Reyna pun menggelengkan kepalanya . “ berpelukan dengan laki-laki lain . “ Reyna ingin menjawab tapi Arga buru - buru memasang telunjuk nya di mulut Reyna , agar tidak menyela ucapan nya .
“ Dan kamu tahu apa yang membuat ku marah ? datang ke tempat laki-laki lain tanpa seijin ku . Kamu lupa , kalo kamu itu perempuan yang sudah bersuami jadi tak sepantasnya datang ke tempat laki-laki lain , meskipun laki-laki tersebut adalah sahabat mu . “ Reyna menunduk , setelah Arga memberitahu kesalahan apa yang telah di lakukan nya . a
Arga mengangkat wajah sang istrinya saat menunduk . “ bisa kah aku menjadi sandaran mu , di saat rasa sedih mu datang menghampiri . Aku sadar , jika aku bukan laki-laki yang kamu inginkan . Tapi percayalah aku bisa membuat mu nyaman , karena bahu ku cukup lebar untuk menjadi sandaran . “ butiran air mata Reyna benar - benar turun , mendengar penuturan sang suami . Reyna benar-benar berdosa , karena mengabaikan kehadiran Arga selama ini .
Arga beranjak dan duduk di samping sang istri . “ Sudah jangan membuang air mata mu lagi . “ ujar Arga menghapus air mata reyna . “ aku bicara seperti ini , bukan ingin membuat mu semakin menangis . “ imbuh nya dengan merengkuh memeluk Reyna .
“ Sudah lah sayang , kita ambil hikmah dari masalah yang kita alami sekarang . Kamu tahu sayang hikmah nya apa ? “ Reyna menggelengkan kepala “ hikmahnya itu , mas baru tahu ternyata kamu itu cengeng . “ Reyna pun langsung mencubit pinggang Arga , karena telah menggoda nya .
__ADS_1
“ Awww sakit yang . “ ujar Arga dengan menggosok pinggang nya .
“ Makannya jangan ngatain aku cengeng . “ balas Reyna tanpa melepas pelukan nya .
“ Is ternyata istri ku multitalenta juga . Karena tidak hanya membuatku jatuh cinta , kamu juga sangat pandai menyiksa lahir dan batin ku . “ goda Arga .
“ Mas Arga , aku lepasin nih pelukan ku kalo mas terus menggoda ku . “ ancam Reyna , padahal Reyna sendiri yang tidak mau lepas pelukan nya pada sang suami . Reyna merasa begitu sangat nyaman memeluk suaminya , sampai - sampai dia lupa dengan rasa lukanya .
“ Baik lah , suami ganteng mu tidak akan menggoda mu lagi . Tapi sayang , apa kamu tidak ingin mengenalkan suami ganteng mu
__ADS_1
pada ibu sayang ? “ Reyna melepas pelukan nya , setelah Arga membahas ibunya yang selama ini membencinya .
Bersambung