Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Dukun beranak


__ADS_3

“ ARGA RAHARDIAN . “ reyna berteriak memanggil nama suami nya , padahal keadaan di dalam kelas masih sangat ramai . Alhasil reyna pun jadi pusat perhatian di kelas nya , karena tiba-tiba reyna berteriak memanggil nama orang yang saat ini lagi viral di jagat maya .


Dika pun langsung mendekati reyna dan membekap mulut reyna dengan tangan nya , karena jeritan reyna malah akan menjadi perhatian teman - temannya yang masih berada di kelas . “ jenong , anak - anak pada ngeliatin bego “ dika pun memperingati reyna karena teman - teman yang masih berada di kelas melihat ke arah nya . Reyna pun langsung mengedarkan pandangannya untuk melihat benar tidak nya ucapan dika barusan dan benar saja , jika saat ini semua nya sedang melihat kearah nya .


“ Kamu tadi manggil nama Arga Rahardian ? “ sahut salah satu teman kelas Reyna .


“ Arga Rahardian siapa dulu , mungkin bukan arga rahardian yang terkenal itu kali . “ sahut teman yang lainnya .


“ Lagian gak mungkin lah Reyna kenal sama arga rahardian seorang presdir dari Rahardian grup itu . “ komentar lainnya .


Ternyata teman - teman kelas Reyna cukup update juga , sampai - sampai mereka tahu berita tentang suami Reyna , hanya Reyna yang tidak tahu jika suaminya adalah seorang presdir dari Rahardian grup , reyna hanya tahu Arga adalah keturunan Rahardian . “ maaf teman - teman ku yang budiman , aku tidak kenal dan tidak tahu sama arga yang kalian maksud itu . Karena Arga yang panggil itu , orang nya sangat - sangat menyebalkan . Jadi , bukan Arga yang kalian maksud . “ reyna membalas , ucapan teman - temannya dengan sebal .


Dika membawa Reyna keluar dari kelas , dengan merangkul lehernya . Dika melakukan nya , agar reyna tidak melakukan hal ceroboh lagi . Apa lagi , jika sampai yang lain melihat tanda di lehernya .


“ Dik lepas ! ngap tahu . “ dika pun melepas rangkulan nya dan memberikan sapu tangan nya, agar menutupi leher reyna . Dika pun sebenarnya , sangat panas melihat tanda di leher reyna .

__ADS_1


“ Nih buat nutupin leher kamu ! sok - sokan bilang nikah karena terpaksa , kenapa cupangan sebanyak itu coba . “ sungut dika , entah kenapa dika tidak suka melihat begitu banyak tanda di leher sahabat nya .


“ Apaan sih , orang aku aja gak tahu kapan dia melakukan nya . “ sanggah reyna dengan menutupi lehernya dengan sapu tangan milik dika .


“ Kalo cuma satu atau dua mah wajar kalo kamu tidak tahu atau tak berasa , orang itu cupangan banyak ko kamu tidak merasakannya , Aneh banget lah . “ jawab dika dengan ketus . Dika merasa , jawaban reyna hanya untuk menutupi perasaannya pada suami dadakan nya itu .


“ Dih ngapa loe , cemburu ? “ dika pun terlihat salah tingkah , setelah mendengar apa yang reyna lontarkan . Pasalnya , dika memang dari dulu sudah menyukai sahabat nya . Itu sebabnya , dika lebih memilih fakultas kedokteran dengan reyna dari pada fakultas ekonomi dan bisnis seperti danis , reymon dan juga hari .


“ Dah ah cabut , ketemu yang lain . “ balas dika . Selain menghindari ucapan reyna , dika pun tidak kuat melihat keadaan reyna yang di penuhi bintang kejora hasil karya orang lain .


Reyna malah mengikuti dika pergi . “ ikut dika , kok aku gak diajak sih . “ dika menghela napas panjang , niatnya untuk menghindari reyna tidak berhasil . “ emang yang lain udah pada nunggu di tempat biasa ? “ tanya reyna , setelah dika menghentikan langkah nya .


“ Ya udah cepetan jalan , udah lama juga aku gak ikut nongkrong bareng lagi . “ ujar reyna dengan semangat , reyna tidak tahu bagaimana keadaan hati dika saat ini .


******

__ADS_1


Sampai di tempat biasa gang Sultan bertemu , reyna hanya melihat keberadaan danis dan juga hari tanpa adanya Rey .


“ Wess , ada apa neng jenong kemari ? sapa danis saat mengetahui kedatangan reyna dengan dika .


“ Iya tumben amat kamu kemari , kirain lagi sibuk jadi dukun beranak . “ reyna pun langsung menoyor kepala hari , karena hari mengatainya dukun beranak .


“ Kita ini calon dokter , bukan dukun beranak . “ balas reyna yang tidak terima , saat di katai dukun beranak oleh hari .


Sementara dika langsung duduk di kursi biasa dia tempati dengan wajah murung , tanpa membalas ejekan hari seperti biasanya .


“ Jenong , kamu apain patner dukun beranak kamu ? “ tanya danis , saat melihat dika yang kurang bersemangat .


“ Jangan - jangan gara-gara kamu makan sendiri , hasil dari menjadi dukun beranak itu . hayu ngaku kamu jenong ? “ hari kembali menimpalinya dengan bercanda .


“ Sialan kamu . Sekali lagi ngatain kita dukun beranak , aku lempar kamu ke plangon sekalian silaturahmi sama saudara kamu . “ balas reyna dengan kesal .

__ADS_1


“ Maaf nyonya , tuan sudah menunggu nyonya di dalam . “ reyna membulat kan matanya , saat assisten suaminya tiba-tiba datang dan memberitahu keberadaan suaminya berada di tempat yang sama dengan nya .


Bersambung


__ADS_2