
“ Yang , hari ini kita mau kemana dulu nih ? “ tanya Arga , saat sudah dalam perjalanan pulang .
Reyna mengernyitkan dahinya , mendengar pertanyaan aneh suami nya . “ mas , kamu gak lihat jam ini sudah jam berapa ? ini sudah jam 12 malam loh , gak mungkin kita ke Moll atau pun kemana dulu , karena aku yakin tengah malam seperti ini semua nya tutup . “ tandas reyna dengan menggelengkan kepalanya .
“ Maksud ku , kita pulang kemana ayang . Tapi kalo semisal nya kamu mau mampir ke Moll juga , ayo aja sih . Kamu belum mengenal siapa suami mu yang , suami mu ini dengan sangat mudah membuat Moll kembali , hanya dengan menghubungi satu orang dan kamu pasti tahu siapa yang akan mas hubungi . “ balas Arga dengan Jumawa .
Mendengar penuturan Arga , Reyna malah membayangkan bagaimana reaksi karyawan Moll pasti begitu kesal tapi tidak bisa membantah perintah Arga dan Arga pun melakukan nya karena dirinya . “ Gak usah ngaco deh mas , lagian siapa juga yang mau mampir ke Moll . “ balas Reyna .
“ Pengen nya sih pulang ke rumah ayah , tapi kok rasanya aku belum mampu bertemu dengan keluarga ku semua . “ balas reyna dengan terus menghirup napas dalam-dalam .
“ Mas punya ide , bagaimana kalo kita kembali menginap di hotel saja . Selain ayang bisa melupakan apa yang tengah terjadi , ayang juga akan mas ajak ke surga dunia . “ balas Arga , dengan tak tahu malu .
’ Tetap jatah mah tidak pernah lupa , nasib punya suami mesum ’
__ADS_1
“ Gimana , mau kan malam ini kita kembali menginap di hotel . “ Reyna malah pura-pura sibuk dengan gawangnya , saat Arga kembali memastikan . Lagian tengsin banget dong jika Reyna menjawab Iya , meski Arga suaminya tetap saja Reyna merasa malu
Reyna pun tidak punya pilihan lain lagi selain kembali menginap di hotel , Reyna pun tidak mungkin kembali ke penthouse , mengingat di penthouse masih ada ibunya yang sekarang tinggal di penthouse nya .
Karena istri hanya diam , Arga anggap istrinya setuju dengan usul nya .“ yang , kita ke hotel di mana aku mendapatkan pertama kali keperawanan kamu yah . Aku ingin mengenang momen itu , kalo perlu kita mengulang seperti yang pernah kita lakukan di hotel itu . “ seronoh Arga .
Mendengar ucapan tanpa filter dari suaminya , Reyna pun berniat mencubit paha Arga , tapi sebelum tangan Reyna menyentuh paha sang suami yang sudah berbicara tanpa filter itu , tangan Reyna menyenggol pusaka yang sebentar lagi berdiri dengan tegap .
Reyna melongo , melihat tonjolan di balik celana milik sang suami , padahal niat awal nya Reyna hanya ingin memberi pelajaran dengan mencubit paha dari sang suami , tapi Reyna malah membangun kan nya . “ apaan tuh , kenapa tegak banget berdiri nya . “ ujar Reyna dengan spontan .
Arga pun menghentikan mobilnya . “ yang tanggung jawab pokoknya , tidurin dulu si otong nya baru kita lanjut lagi . “ tandas Arga .
“ Gak usah ngadi - ngadi deh mas , cepetan jalanin lagi mobil nya atau aku turun nih . “ gertak Reyna , tapi karena Arga dalam mode turn on , alias pikiran mesumnya lagi merasuki jiwa dan raganya , Arga sama sekali tak mengindahkan ancaman Reyna .
__ADS_1
Entah dari mana awal nya , bibir Arga sudah nempel saja di atas bibir Reyna yang ranum , bahkan Reyna kini sudah berada di pangkuan Arga saja . ( Author saja gak tahu , kapan Arga mengangkat Reyna ke pangkuan nya ) .
Mphh
Reyna terus berusaha lepas , dengan memukul dada bidangnya sang suami . Reyna masih bisa berpikir waras , tidak mungkin juga Reyna memberikan jatah di dalam mobil . Suami pun seperti nya tidak menyadari di mana dirinya menghentikan mobilnya , pukulan Reyna pun sama sekali tak berarti bagi Arga yang sudah di kuasai dedemit mesum .
Mungkin dalam pikiran Arga saat ini adalah menuntaskan hasrat nya yang sudah terlanjur bangun , tapi tidak bagi Reyna yang masih sadar situasi . “ lepas mas , kamu ini benar-benar yah kalo si otong nya sudah bangun . Kamu gak lihat di depan itu kantor polisi , mendesah nya tidak tapi malah di gelandang ke kantor polisi kita mas yang ada . “
“ Jika kamu benar-benar ingin di tuntas kan sekarang juga hayu aja , tapi dengar baik - baik jatah kamu akan aku potong selama satu bulan , ingat satu bulan jatah nya di potong dan ingat jika kamu malah melampiaskan hasrat kamu dengan jajan di luaran sana , siap - siap saja bukan hanya jatah kamu yang akan aku potong , tapi si otong pun akan menjadi korban ku . “ papar Reyna dengan sedikit menggertak .
Arga meneguk ludah nya sendiri , mendengar ancaman menyeramkan buat si otong masa depan nya , bahkan Arga pun sudah mengembalikan istrinya ke tempat duduk nya yang semula lagi dan dengan cepat menjalan kan mobil nya . Lebih baik Arga menahan nya , dari pada harus kehilangan jatah si otong nya selama satu bulan .
Bersambung
__ADS_1