Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Bodyguard untuk Reyna


__ADS_3

Ehem.


Reyna langsung mencari asal suara deheman tersebut dan betapa syoknya Reyna saat suara deheman tersebut adalah suara dari arga . “ kamu “ Reyna langsung melepas paksa bad cover ranjangnya dan memasangnya untuk menutupi tubuhnya yang hanya menggunakan handuk kecil . Meski Reyna tahu, arga sudah pernah melihat tubuhnya , tetap saja Reyna masih merasa sangat malu jika di lihat secara langsung seperti ini .


Saat Reyna membungkus tubuhnya dengan bedcover seperti lontong , perhatian arga langsung teralihkan pada rambut Reyna yang terlihat basah sampai masih terlihat menetes . “ apa ini artinya , aku sudah boleh buka puasa ? “ ujar arga dengan tersenyum bahagia . Arga terlihat senang , saat rambut Reyna terlihat basah . Padahal orang keramas kan belum tentu kalo dia habis mandi wajib , tapi arga sangat yakin kalo istrinya telah mandi wajib . Arga tinggal memikirkan cara apa lagi , agar malam nanti bisa buka puasa dalam keadaan kedua nya sadar . Arga seperti nya lupa dengan tujuannya pulang , setelah melihat keadaan istrinya yang sehabis keramas .


Melihat arga terus menampilkan senyum bahagia nya , Reyna langsung menuju ke arah lemari nya untuk memakai baju terlebih dulu , sebelum setan mesumnya menguasai otak suaminya . “ Kamu ngapain ada di sini ? bukan nya masih jam kantor juga . Jangan mentang-mentang kamu bossnya , seenaknya sendiri kerjanya . Harusnya kamu itu kasih contoh yang baik sama karyawan kamu , bukan nya bertindak semaunya sendiri . Lagian kakek ko bisa ngewarisin perusahaan sama kamu , emang kakek gak takut bangkrut apa . “ Reyna malah berceloteh panjang lebar .


“ Bukan nya jawab pertanyaan suaminya malah balik nanya lagi , itu gak sopan istriku . “ balas arga yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang Reyna yang sedang memilih pakaian untuknya .


Reyna seperti mau muntah , jika arga menyebutnya istriku . “ sumpah enek banget kalo dia memanggilku istri ku . “ batin Reyna .


“ Kenapa ? “ Reyna langsung membalikkan badan nya , saat suara arga terdengar di belakang nya . “ Apa sudah ada benihku yang jadi di dalam perutmu , sampai kamu mual seperti itu . “ Reyna mengernyitkan keningnya , mendengar ucapan ambigu suaminya . Bagaimana dirinya bisa hamil , jika dirinya aja baru bersih dari tamu bulanannya .


“ Minggir ih . “ Reyna mencoba melepaskan diri , dari kungkungan arga .


“ Jawab dulu pertanyaan ku , apa sudah ada benihku di dalam perut ini . “ ujar arga dengan memegang perut rata Reyna . Arga tahu Reyna tidak sedang dalam keadaan hamil , arga hanya sedang mencoba bermain - main dengan menggoda istrinya saja .

__ADS_1


“ Aku gak hamil . “ balas Reyna , dengan melepas tangan arga yang ada di atas perutnya .


“ Bukan kah kamu tadi merasa mual istriku ? “ arga masih terus menggoda Reyna .


“ Bagaimana aku bisa hamil , kita aja belum melakukan nya setelah aku bersih dari tamu bulananku . “ Reyna langsung membekap mulutnya sendiri , karena mulut nya malah berbicara seolah dirinya menginginkan hal tersebut .


“ Kalo begitu , kita lakukan sekarang . Bukan nya kamu juga menginginkannya sama seperti ku . “ ujar arga dengan santai nya , seolah Reyna lah sangat menginginkannya .


Reyna tercengang mendengar ungkapan sang suami ’ ini gara-gara mulut sialan ku , dia malah merasa aku yang menginginkannya . ’ Reyna terus merutuki dirinya dengan memukul pelan mulut nya .


Reyna tentu saja meronta - ronta , karena arga malah mengambil kesempatan untuk mencium nya . “ Mpphh “ arga menghentikan aksinya , saat ponsel yang dia simpan di saku celana nya bergetar .


Drett


Drett


“ Potong gaji 10 % “ ucap arga saat mengangkat ponsel nya . Arga kesal , karena devan mengganggu aktivitas nya dengan Reyna .

__ADS_1


“ Tapi tuan ? “ devan di buat bingung dengan kelakuan atasannya , bukan nya yang seharusnya marah itu dirinya , karena arga tak kunjung kembali ke mobil . Bukan nya dia bilang hanya sebentar masuk ke rumah mertua nya , karena ingin mengecek keadaan istri nya serta ingin memberitahu pada sang istri , jika dirinya akan ke kalimantan selama 3 hari .


“ Ada apa ? “ tanya arga kesal .


“ Tuan kita harus segera berangkat . “ coba kalo waktu nya gak mepet , devan tidak akan sudi menghubungi nya .


Arga menepuk kening nya , karena lupa dengan tujuan nya pulang . “ iya tunggu sebentar lagi . “ kemudian arga menutup panggilan telepon dari assisten nya .


“ Tunggu aku 3 hari lagi , karena aku ada perjalanan bisnis ke kalimantan . “ ucap arga . “ sekarang pakai bajumu dan aku akan mengantarkan mu ke kampus . “ Reyna tentu senang, jika arga akan berangkat ke luar kota . Berarti selama 3 hari diri nya akan bebas dari suami mesumnya.


“ Aku akan menempatkan 2 bodyguard untuk menjaga mu selama aku berada di Kalimantan . “ imbuhnya .


Senyum Reyna langsung memudar , karena bukan nya dirinya bisa terbebas dari suami mesumnya . Tapi arga malah membuat nya tidak bisa bergerak dengan memberinya bodyguard untuknya , lagian dirinya bukan anak kecil atau perempuan lemah . “ Tidak perlu , ngapain kamu memberiku bodyguard . Sebelum nikah sama kamu pun , aku sudah terbiasa mandiri kok . “ tolak Reyna


“ Tidak ada penolakan . “ arga menempatkan 2 bodyguard karena arga tidak ingin Reyna berkumpul dengan teman - teman cowoknya saat dirinya tidak didekatnya .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2