Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Kenyataan tentang Reyna


__ADS_3

“ Jadi reyna bukan anak ayah ? kenapa bukan anne aja sih yang bukan ibu kandung reyna yah . “ ujar reyna dengan lirih setelah mendengar fakta tentang dirinya . “ kalo aku bukan anak ayah , lalu aku anak siapa yah ? apa jangan - jangan aku anak orang kaya yang sombong , sampai - sampai dia tidak mau bertanggung jawab dengan anne . “ ujar reyna .


“ Si jenong ada - ada aja sih ngomong nya . padahal ini kan lagi momen haru kamu , kenapa kamu merusak nya . " ujar dika dengan membawa kepala reyna kedalam pelukan nya . dika tahu , sahabat nya pasti sedih dan hancur saat mengetahui kenyataan dirinya bukan anak kandung dari ayah ahmad .


“ Dika ngap , lepasin ! “ rengek reyna .


“ Maafin ayah , karena ayah baru berani mengatakannya sekarang . “ ujar ahmad , ahmad pun melihat kesedihan di mata reyna , meskipun reyna menutupinya dengan tingkah konyol nya .


“ Tidak akan reyna maafin , kalo ayah menganggap reyna bukan anak ayah lagi . “ ujar reyna dengan terus menutupi kesedihannya .


Ahmad membawa reyna ke dalam pelukan nya. “ sampai kapan pun , reyna tetap putri bungsu ayah . “ ujar ahmad dengan membelai rambut reyna dengan sayang .


Air mata reyna tumpah , saat berada di pelukan ahmad . tapi , dengan cepat reyna menghapus air matanya . padahal reyna sudah menahannya , agar air matanya tidak tumpah ruwah saat masih bersama dengan ayah nya . “ yah , reyna pulang dulu , besok reyna kemari lagi sehabis kuliah reyna . “ ujar reyna setelah berhasil menguasai diri lagi .


“ Reyna harus ingat , sampai kapan pun reyna tetep anak bungsu ayah . “ ujar ahmad dengan mencium pucuk kepala reyna . meskipun reyna bukan darah daging nya sendiri , ahmad sangat sayang dengan reyna .

__ADS_1


Karena tak kuat berucap apapun , dina hanya mengangguk kan kepala nya untuk berpamitan pada ayah nya .


“ Kamu tidak apa - apa na ? “ tanya dika saat sudah di luar kantor polisi . dika melihat punggung reyna bergetar , saat dika mengikuti sahabat nya yang lebih dulu keluar .


“ Dika , bisa balik badan ! “ pinta reyna tanpa melihat kearah sahabat nya .


Dika pun mengikuti keinginan reyna dengan berbalik badan . “ aku sudah berbalik badan . “ ujar dika saat sudah membalikkan badannya .


Reyna langsung menubruk punggung dika dan menangis tersedu - sedu .


“ Srekk “ reyna malah buang ingus di baju dika .


“ Jenong sialan , teman laknat , kamprett . “ dika langsung misuh - misuh saat reyna buang ingus nya di bajunya .


“ Hehe maaf kelepasan . “ melihat kekesalan sahabat nya , reyna pun merubah tangisannya menjadi tawa .

__ADS_1


“ Sedih sih sedih , tapi jangan buang ingus di bajuku juga kali jenong . aku kan mau kencan sama susi yang punya body bohay bahenol , anak fakultas pendidikan . “ sungut dika .


Mendengar dika mau kencan sama si susi , reyna malah tertawa terbahak - bahak . “ Hahaha , susi mana mau sama kamu yang slengean . dia itu demennya sama si rey yang cool kaya kulkas , tapi mulutnya kaya boncabe level 30 . “ ujar reyna yang malah menghina sahabat yang lainnya . “ udah sana kamu pulang duluan , aku ada keperluan sebentar . “ reyna malah mengusir dika .


“ Mau kemana kamu nong ? bukan nya kamu lagi sedih ? apa perlu aku mengantarkan mu dulu ? “ dika masih mengkhawatirkan keadaan sahabat nya .


“ Gak perlu , udah sana pulang . “ reyna mendorong tubuh dika , agar dika pergi duluan .


“ Tapi nong , kalo kenapa - napa sama kamu gimana coba ? “ tanya dika dengan memakai helm di kepalanya .


“ Kamu mau meremehkan reyna . udah sana pulang ! aku baik - baik saja ko . “ reyna terus memaksa dika untuk pulang .


Mau tidak mau dika meninggal kan reyna sendirian , karena reyna kekeh menyuruh nya pergi .


Melihat dika sudah menjauh , reyna langsung menghentikan taksi untuk menemui seseorang .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2