Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Upaya Lala agar sang Ibu tidak sampai masuk bui


__ADS_3

Saat fahri masih menenangkan sang istri , fahri dan Lala di dekati tiga laki-laki yang berseragam aparat . “ Maaf mengganggu , mau tanya di mana ruang rawat Ibu Nur syamsiah ? “ Lala pun menghentikan tangisan nya , kemudian menatap sang suami sebelum menjawab pertanyaan salah satu aparat yang mencari keberadaan Ibu nya yang belum sadar kan diri .


’ Apa laki-laki yang di selamatkan za , melaporkan kejadian tadi pada pihak berwajib yah . ’ batin Lala .


“ Saya menantunya , ada apa yah pak polisi mencari ibu mertua saya ? “ bukan Lala menjawab , melainkan suami dari Lala .


“ Oh kebetulan , kedatangan kita kemari karena ada laporan atas nama Ibu Nur syamsiah , ibu Nur syamsiah di duga telah melakukan penganiayaan terhadap saudari Reyna Beyza Ahmed dan ini surat penangkapan nya . “ polisi tersebut pun memberikan surat yang berisikan surat penangkapan pada fahri .


Mendengar Ibu nya yang malah jadi tersangka terhadap adik bungsunya , Lala tentu saja terlihat syok , sampai - sampai Lala membekap mulut nya sendiri untuk meredam suara tangisannya . ’ Bu , kenapa jadi seperti ini . ’ batin Lala dengan kembali menduduki bangku yang sempat lala duduki .


Bukan hanya sang istri yang tampak syok mendengar berita buruk ini , fahri pun seperti nya tidak kalah kaget dengan sang istri , hanya saja fahri seorang laki-laki jadi fahri terlihat tenang mengahadapi kedua aparat yang membawa surat penangkapan Ibu mertuanya . “ Pak maaf sebelumnya , memang siapa yang membuat laporan ini ? Ibu mertua saya masih berada di dalam karena belum sadar kan diri , sedangkan saudari reyna sendiri putri dari Ibu Nur syamsiah dalam arti reyna adalah adik ipar saya pak , saya rasa adik ipar saya tidak mungkin melaporkan Ibu kandung nya sendiri pada pihak berwajib . “ terang fahri .


“ Kalo bapak ingin tahu lebih jelas , bapak bisa datang ke kantor polisi . Kami datang hanya menjalankan tugas untuk menangkap Ibu Nur syamsiah , jadi bapak mohon kerja sama nya dan kami juga akan membawa ibu Nur syamsiah setelah Ibu Nur syamsiah pulih “ balas salah satu polisi tersebut .


*

__ADS_1


*


“ Mas , keadaan tuan usman bagaimana ? beliau baik - baik saja kan ? “ reyna baru ingat jika dia belum menanyakan keadaan laki-laki yang sempat reyna selamat kan dari amukan Ibu nya , pasalnya reyna sendiri tidak tahu apa yang selanjutnya terjadi , karena reyna langsung tak sadar kan diri setelah benda padat yang di lempar sang ibu membentur kepala nya .


“ Tuan usman baik - baik saja , tidak perlu kamu khawatir kan . Justru yang harus nya kamu khawatir kan adalah Anne kamu , karena _____ “


Belum selesai Arga menjelaskan kondisi Ibu mertua nya , reyna langsung salah mengartikan ucapan nya . “ Jangan bilang mas masih mau melaporkan Anne ke kantor polisi karena luka yang tak seberapa ini . Mas kenapa sih jadi jahat kaya gini , meski aku belum bisa melupakan sakit yang pernah di torehkan Anne pada ku , tapi dia kan tetep ibu mertua kamu . “ potong reyna .


Cek lek


Lala pun masuk begitu saja ke ruang rawat reyna , karena Lala ingin membicarakan masalah penangkapan sang Ibu , mungkin waktu nya tidak tepat karena kondisi sang adik baru saja siuman , tapi Lala tetap akan memberitahu sang adik perihal laporan pada Ibu nya dan Lala berharap reyna bisa membantu agar Ibu nya tak sampai masuk bui . LaLa mendekati ranjang reyna dengan lunglai , dengan air mata yang terus mengalir dari pelupuk mata nya .


“ Kakak kenapa ? “ tanya reyna kala melihat sang kakak di penuhi air mata di wajahnya , bukan apa- apa reyna khawatir dengan calon ponakan jika kakaknya terlalu sedih berlebihan seperti ini .


Setelah di dekat ranjang sang adik , Lala ternyata bersujud di bawah sang adik agar sang adik mau membantunya . Tapi hanya sejenak Lala bersujud , karena Arga langsung meminta Lala untuk berdiri kembali . “ Jangan seperti ini Nurmala , bicara baik - baik pada adik kamu , lagian kamu itu lebih tua dari istri ku tak sepantasnya kamu sampai bersujud seperti itu . “ tandas Arga .

__ADS_1


“ Za , untuk sekali ini tolong bantu Ibu kita , kakak tahu Ibu dulu selalu menyakiti kamu , mungkin kamu juga belum melupakan semua yang telah Ibu perbuat sama kamu , tapi kakak mohon tolong Ibu , za . “ pinta Lala


“ Apa kondisi Ibu semakin menurun Nurmala ? “ bukan reyna yang bertanya , melainkan Arga .


Reyna yang sama sekali belum mengetahui kondisi Ibu nya saat ini tentu saja bingung , karena baik sang suami atau pun kakak nya yang baru saja belum memberitahu kondisi Ibu nya , kakak nya malah datang agar dirinya mau menolong ibunya , sedangkan Reyna sendiri tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan Anne nya . “ Kakak , emang nya Anne kenapa ? “ tentu saja Reyna langsung berpikiran yang tidak - tidak dengan perempuan yang melahirkan nya , apalagi Lala masuk ke ruang rawat nya dengan isak tangis yang begitu menyayat .


“ Sayang tenang lah , Ibu di rawat di kamar sebelah kok . “ Arga pun mencoba menenangkan sang istri dengan memeluk nya , meski Arga sendiri tidak tahu kondisi Ibu mertua nya saat ini .


“ Memang nya apa yang terjadi dengan Anne , kenapa kamu tidak memberitahu ku mas . “ ujar Reyna disela tangisan nya .


“ Za , dengerin kakak kalo kamu memang sayang sama perempuan yang telah melahirkan kita . Za , bantu Ibu agar Ibu tidak sampai masuk penjara kalo bukan kamu yang melaporkan Ibu , tapi kalau kamu yang melaporkan Ibu , kakak mohon cabut laporan itu . Kamu tahu za , kenapa Ibu sampai masuk rumah sakit ? karena Ibu merasa bersalah telah membuat kamu celaka , itu sebab nya Ibu sampai memotong pergelangan tangannya sendiri . “ papar Lala .


Mendengar penjelasan Lala , Reyna pun langsung melepas pelukan Arga dengan kasar . Reyna merasa orang yang seharusnya bertanggung jawab adalah suami nya , karena suaminya lah yang telah melaporkan sang ibu pada pihak berwajib pikir Reyna . “ Mas , apa yang telah kamu lakukan ? kenapa kamu benar-benar melaporkan Anne , Anne itu masih sakit mas . “ rutuk Reyna .


“ Yang , demi Tuhan bukan mas yang melaporkan Ibu . “ elak Arga , karena memang bukan Arga yang melaporkan ini semua ke kantor polisi .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2