Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Keinginan Anne


__ADS_3

“ Assalamu'alaikum ayah , kak lala , kak Lili , aku datang membawa kabar gembira untuk kalian “ teriak reyna dengan terus mengembangkan senyuman bahagia nya .


Karena reyna sudah di mutasi ke rumah sakit Husada dan kebetulan rumah sakit Husada tidak terlalu jauh dari rumah sang ayah , selesai mengurus berkas - berkas pemindahan nya reyna pun langsung mampir ke rumah sang ayah .


Sejurus kemudian reyna menepuk jidatnya sendiri , setelah menyadari rumah ayahnya sepi seperti tak berpenghuni . “ aku lupa ini kan masih siang bolong , pantas saja rumah nya kosong melompong . Tapi kok gak ada orang pintunya nya gak di kunci sih , apa jangan - jangan kak Lala ada di kamar terus lagi merem . “ gumam reyna dengan melangkah kah kakinya menuju dapur untuk membasahi kerongkongan nya yang mulai mengering .


Setelah puas mengobati rasa dahaganya dengan meminum air hangat yang reyna tuang dari dispenser , reyna pun mulai mencari keberadaan kakak sulung nya , reyna begitu sangat yakin kakak sulungnya berada di kamar nya .


Tok

__ADS_1


Tok


Cek lek


Bukan pintu yang berasal dari kamar Lala yang terbuka , melainkan pintu yang berasal dari kamar sang ayah . Sontak saja baik reyna atau pun seseorang yang keluar dari kamar sang ayah tercengang secara bersamaan , saking kagetnya . “ beyza “ seseorang yang keluar dari kamar sang ayah adalah perempuan yang melahirkan nya .


Sementara ibu Nur sendiri masih terlihat tercengang , melihat reyna berada di hadapan nya saat ini . Ibu Nur sendiri masih bingung harus mulai dari mana , karena ibu Nur sadar kesalahan nya pada putri bungsu nya terlalu dalam dan tidak mudah juga untuk putri yang selama ini Ibu Nur sakiti memaafkan diri nya dengan cepat . “ Beyza , gimana kabar kamu nak ? “ akhirnya Ibu Nur membuka suaranya , di saat reyna mencoba melewati dirinya yang masih tercengang di depan pintu kamar nya .


Reyna tersenyum getir mendengar ucapan perempuan yang melahirkan nya . Mungkin kalo dulu , reyna akan sangat bahagia mendengar sang ibu menanyakan kabar nya , tapi untuk sekarang justru terdengar menyakitkan . Bertahun-tahun reyna selalu di abaikan perempuan yang telah melahirkan , tapi saat perempuan yang telah melahirkan kan mulai berbicara pada nya justru kata - kata menyakitkan yang reyna dengar dari mulut perempuan yang melahirkan nya sungguh ironis . “ Terima kasih karena anda sudah menanyakan kabar saya . “ balas reyna dengan kembali melanjutkan langkah nya .

__ADS_1


Tapi baru beberapa langkah , reyna kembali menghentikan langkah nya , karena ibu Nur kembali bersuara . “ Beyza , Anne sadar kesalahan Anne sama kamu tidak akan termaafkan begitu saja . Tapi Anne mohon , kembali tinggallah di rumah ini . Jika kamu keberatan dengan kembali nya Anne di rumah ini atau pernikahan Anne dengan ayah kamu , Anne akan pergi dari rumah ini asal kamu kembali berkumpul di rumah ini .


Reyna membalikkan tubuhnya , setelah mendengar ungkapan dari sang ibu . “ aku bukan siapa-siapa di rumah ini , aku juga hanya anak yang tidak di inginkan seperti yang sering anda sematkan pada ku . Tapi tidak usah khawatir , aku akan tetap menganggap anda ibu yang telah melahirkan ku . Jadi ibu tetap lah tinggal di rumah ini dan jangan pernah meninggalkan ayah ku , karena aku tidak ingin melihat ayah sedih karena kepergian ibu . “ reyna membalas perkataan yang pernah di lontarkan dari mulut perempuan yang melahirkan nya , dengan tangan kanan nya mengusap perutnya yang masih rata , reyna tidak ingin calon anaknya merasakan rasa sakit yang dia rasakan dari perempuan yang melahirkan nya atau calon anaknya akan mendapat Tula karena reyna telah melawan perempuan yang telah melahirkan nya .


Ibu Nur terisak mendengar ucapan reyna , sakit bahkan sangat sakit mendengar nya ternyata “ Beyza , beri Anne kesempatan untuk bisa dekat dengan kamu . Mungkin dengan kata maaf tidak akan cukup mampu menghapus semua luka yang pernah anne torehkan , karena kesalahan anne memang begitu dalam sama kamu . Maaf kan anne ___ “ ucapnya dengan terisak .


Melihat perempuan yang telah melahirkan nya menangis begitu pilu di hadapan nya , sungguh reyna pun merasa sedih karena sudah membuat nya seperti itu , reyna merasa menjadi anak yang sangat durhaka pada nya . Sungguh reyna pun ingin sekali menghapus air matanya dan memaafkan nya begitu saja , tapi apalah daya reyna benar-benar tidak bisa melupakan kesalahan perempuan yang telah melahirkan nya . “ beri aku waktu untuk melupakan semua nya . “ ujar reyna dengan berlari meninggalkan perempuan yang masih terisak karena dirinya .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2