
Setelah mengetahui keberadaan putri bungsu nya , keesokan harinya ayah pun tidak membuang waktu untuk menyusul Reyna ke penthouse milik menantunya . Ayah merasa sangat bersalah dan menyesal , karena sudah mengangkat tangan nya dan menampar putri kesayangan nya . “ Beyza “ panggil ayah .
Reyna pun menghentikan langkah nya dan berbalik , saat mendengar suara ayah nya memanggilnya . “ Loh , ayah kok di sini . Padahal aku sama mas Arga mau ke rumah sakit . “ Reyna sedikit kaget , melihat keberadaan ayah nya , untung Reyna belum masuk ke dalam lift .
“ Ayah menyusul mu , karena perasaan ayah sangat tidak tenang kepikiran putri ayah yang tengah marah . Ayah takut putri kesayangan ayah , tak menganggap ayah sebagai orang tua nya lagi karena sudah membuat kesalahan padanya . “ tutur ayah , menjelaskan kedatangan nya .
“ Ck _ tidak mungkin aku tak menganggap ayah sebagai orang tuaku lagi . Ayah kan hapal sendiri , aku kan tidak bisa lama - lama marah sama ayah . Lagian , orang tua yang ku punya dan menyayangiku hanya ayah . Justru aku yang takut , kejadian kemarin membuat ayah tak menganggap ku anak ayah lagi , gara-gara aku telah membuat kesalahan . “ balas Reyna .
“ Kamu beneran gak marah sama ayah kan , karena ayah sudah ____ menamparmu ? “ Reyna pun menggelengkan kepala nya . “ syukur deh kalo kamu gak marah sama ayah , ayah tenang sekarang . Sini za ! peluk ayah , kalo za beneran gak marah sama ayah . “ ujar ayah dengan merentangkan kedua tangan nya .
Reyna pun mendekati ayah nya dan masuk kedalam pelukan hangat sang ayah . “ ayah sampai gak bisa tidur , gara-gara mikirin putri ayah yang marah ini . “ ujar ayah dengan mengelus kepala Reyna dengan sayang .
“ Sama yah , aku juga semalam gak bisa tidur . Tapi bukan karena mikirin ayah sih ____ Hehe _____ karena semalam Reyna denger suara rintihan orang menangis yah di penthouse . Apa karena sudah lama tidak di tempati penthouse nya , sampai penghuninya berganti alam ghoib atau makhluk tak kasat mata . “ adu Reyna , dengan melepas pelukan hangat sang ayah .
Deg
’ Apa itu suara tangisan Nur , bukan nya kata Lili , Nur tinggal di penthouse Arga . Kalo Reyna menginap di penthouse nya , lalu Arga menyembunyikan Nur dimana . ’ batin ayah .
__ADS_1
“ Suami kami kemana ? “ tanya ayah dengan mengalihkan perhatian putri nya .
“ Masuk lagi , katanya ada yang ke tinggalan . “ balas Reyna .
“ Mau bareng ayah ke rumah nya , atau nungguin suami kamu ? “
Reyna yang heran dengan ucapan ayah nya , menautkan kedua alisnya . “ kok ke rumah sih yah , kan Reyna mau lihat keadaan kakak dulu di rumah sakit sebelum Reyna berangkat kerja yah . “ balas Reyna
“ Gak usah ke rumah sakit , ayah lupa ngasih tau kalo kakak kamu semalam memaksa minta pulang dari rumah sakit . Kamu kan tahu sendiri , bagaimana kakak kamu . Belum lagi dia tuh mencemaskan kamu , karena semalam kamu susah di hubungi . “ terang ayah .
“ Padahal kakak kan belum sembuh , kenapa gak mengikuti anjuran dokter dulu . “ Reyna sangat menyayangkan keputusan Lala , memaksa pulang . Sekaligus merasa bersalah , karena secara tidak langsung dirinya lah penyebab kakak sulungnya memaksa keluar .
“ Mas ahmad . “ panggil seseorang .
Ayah membeku , saat melihat seseorang yang sangat dia kenal memanggil namanya . Sedangkan Reyna yang berlawanan , membalikkan tubuhnya untuk melihat orang yang mengenal nama ayah nya .
Bugg
__ADS_1
Reyna sampai menjatuhkan ponsel nya dan terpaku , saat melihat dengan jelas siapa yang memanggil nama ayah nya . Detik berikut nya Reyna pun bersembunyi di belakang tubuh sang ayah , Reyna takut ibunya akan histeris seperti sebelumnya , setelah melihat dirinya .
' Anne , kok bisa ____ ’ batin Reyna .
Reyna masih tak menyangka , melihat ibunya berada di sini . Padahal yang Reyna tahu dari Lili , ibunya di bawa ke Bandung untuk menjalani pengobatan . “ Mas ahmad , bagaimana kabar mas ahmad ? “ ibu sengaja tak menyapa Reyna yang tengah bersembunyi di balik tubuh sang suami , ralat maksudnya mantan suami nya , karena ibu takut Reyna akan pergi dan menghindari nya .
Padahal tujuan ibu ke penthouse untuk melihat keadaan putri nya yang selama ini dia sakiti . Ibu tahu Reyna berada di penthouse , karena mendengar pembicaraan sang dokter dengan seorang laki-laki muda , jika putri nya berada di tempat dimana ibu sempat tinggalin .
“ Nur , kamu mengenaliku ? “ tanya ayah dengan heran , saat mantan istri nya sudah bisa mengenalinya . Ayah juga memicing kan matanya herannya , saat melihat cara berpakaian mantan istri nya yang dia kenakan . “ Nur , apa itu beneran kamu ? “ ayah masih tak percaya , jika orang yang ada di hadapan nya itu mantan istri nya .
Ibu menganggukkan kepalanya . “ Iya mas ini aku . “ balas ibu dengan lembut .
Sementara Reyna masih bersembunyi di belakang tubuh sang ayah , tanpa menyadari dan memperhatikan perubahan ibu yang signifikan . Ingin rasanya Reyna berlari menjauh dari wanita yang selama ini terus memberi luka padanya , tapi tangan Reyna terus di genggam sang ayah , seolah ayah tengah memberi kekuatan padanya . “ tetap di sini . “ ucap ayah dengan pelan .
“ Ibu , untung ibu berada di sini . Aku pikir , Ibu pergi kemana . “ Reyna menajamkan pendengaran nya , karena sangat mengenali suara yang tengah berbicara dengan ibunya .
’ **Mas Arga , aku yakin itu suara mas Arga . Tapi dari mana mas Arga mengenal Anne ? dari nada bicara nya pun , seperti nya mas Arga tengah mengkhawatirkan keadaan Anne . ’
__ADS_1
Bersambung**