Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Melanjutkan sesi kedua di pagi hari


__ADS_3

“ Mas hari ini kan aku libur , bisa tidak aku pinjam mobil untuk hari ini saja yah plis - plis . “ Hari ini rencananya Reyna akan menjalankan rencana yang sudah di susun Lili , setelah semalam Reyna dan Lili sudah membicarakan nya .


Arga yang tengah mengancing bajunya pun berhenti mengancing bajunya . “ kok kamu baru bilang sih yang , kalo hari ini libur . Coba kalo semalam bilang , kita kan bisa melanjutkan sesi keduanya yang tertunda . “ keluh Arga .


Semalam Reyna langsung ikut berbaring di samping Arga , setelah berbicara dengan Lili mengenai rencana untuk memberi pelajaran pada kakak ipar nya , Arga pun seperti nya ketiduran karena lelah menunggu Reyna yang tak kunjung kembali ke kamar .


Reyna melihat suaminya , urung memakai bajunya padahal Arga tinggal mengancing kan baju yang Reyna sudah siap kan . “ Mas , kenapa bajunya di buka lagi sih . “ tanya Reyna .


Arga tersenyum menyeringai , kemudian mendekati Reyna yang tengah bermain ponsel di ranjang nya . “ Lah ngapain mas berangkat pagi - pagi buta , kalo kamu nya juga libur . Mending ngelanjutin sesi kedua yang tertunda semalam kan , suruh siapa malah ikutan tidur , bukan nya bangunin mas . “ balas Arga .


“ Ck _ tadi tuh gak usah bilang libur yah . “ Reyna mengerucut kan bibir nya , saat Arga sudah berada di belakang nya dan menciumi tengkuk leher nya .


“ Yakin nih gak mau ngelanjutin sesi kedua kita . “ balas Arga , tepat di belakang telinga Reyna . Sehingga bulu kuduk Reyna pun meremang , karena Arga tak hanya berbicara di belakang telinga Reyna yang menjadi kelemahannya , Arga juga tengah membuat tanda kepemilikan nya .


“ Ma____ s , jang ___ an di leher . “ balas Reyna dengan terbata , karena tubuhnya sudah merasakan gelagar aneh .


Arga malah menghentikan aktifitas nya . Arga ingin lihat , apa Reyna akan meminta nya untuk menuntaskan hasratnya yang sudah terlanjur Arga lambung kan atau Reyna benar-benar sedang tidak ingin melanjutkan sesi kedua . “ mas kok berhenti sih , aku kan hanya minta jangan kasih tanda di leher , bukan berarti aku tidak mau melanjutkan sesi kedua . “ ujar Reyna dengan raut wajah kecewa , saat Arga benar-benar berhenti membuat nya melayang .


Padahal Reyna sudah sangat terpancing dengan sentuhan Arga padanya , sungguh Arga benar-benar memanfaatkan semua anggota tubuhnya untuk membuat Reyna melayang hingga ke Nirwana . “ bukan nya kamu tidak mau melanjutkan sesi kedua ? “ balas Arga dengan tangan satunya masuk kedalam baju Reyna dan memainkan bukit kembar favorit nya , sedang kan tangan Arga yang satunya sudah bermain di pusat inti Reyna .


Reyna tidak bisa menjawab ucapan Arga , karena tangan Arga terus bermain - main di pusat inti Reyna , Reyna pun hanya bisa menjawab dengan ******* yang begitu merdu di telinga Arga .


Ah ___ pasti pembaca sudah bisa menebak kan , apa yang akan di lakukan pasangan suami istri itu di pagi hari .

__ADS_1


“ Selamat pagi kakakku sayang _____ , Selamat pagi juga buat ayah ku Malang . “ sapa Lili dengan berkelakar pada kakak dan ayah nya , saat akan menyantap sarapan nya . “ Za , kok gak ikut sarapan sih . Jangan - jangan semalam dia habis di gempur si Arga , mentang - mentang libur . “ ujar Lili , saat tak melihat keberadaan adiknya .


“ Emang za hari ini gak ke rumah sakit dek ? “ sahut Lala .


“ Ea , emang adik kamu ada bilang sama kamu kalo hari ini libur Li ? “ ayah pun ikut menyahut ucapan Lili .


“ Semalam sih bilang nya dia libur hari ini , makannya aku sama Za , sudah menyusun rencana untuk ______ “ Lili hampir saja ingin bicara , kalo dia dan Reyna tengah merencanakan sesuatu untuk kakak ipar mereka .


“ Emang kalian punya rencana apa ? kok gak ajak - ajak kakak sih , kakak juga pengen kali keluar bareng kalian lagi seperti dulu . “ balas Lala .


“ Kakak itu lagi hamil besar , mana boleh ikut rencana kita . “ balas Lili , Lili tidak ingin melibatkan Lala dalam rencana nya membalas kakak ipar nya .


“ Kenapa kakak kamu gak boleh ikut sih Li ? ajak aja , siapa tahu calon ponakan kalian ingin ikutan tante - tante nya . “ timpal ayah .


Lala mengira kedua adiknya berencana jalan - jalan kemana , yang pasti Lala harus ikut . Mumpung belum lahiran , jadi Lala juga ingin sekali menghabiskan waktu dengan kedua adiknya . “ pokoknya , kakak harus ikut . Kakak bosan di rumah terus dek , seperti nya ini juga kemauan ponakan kalian deh . “ Lili geleng-geleng kepala , saat kakak nya memanfaatkan keponakan nya .


“ Ck ___ selalu saja keponakan ku di jadikan kekejaman ibunya . “ kelakar Lili .


“ Udah lah Li , ajak aja ! “ bela ayah . Lala tersenyum senang seperti anak kecil yang di kasih permen , mendapat pembelaan dari ayah .


“ Za nya aja , belum keliatan batang hidung nya . Kakak udah girang banget , emang aku udah bilang setuju mau ajak kakak . “ balas Lili .


“ Ya udah kakak bangunin za dulu , lagian za pasti ngebolehin kakak ikut lah , dia kan adik kakak yang baik dan penuh pengertian . “ ujar Lala .

__ADS_1


“ Hop ____ jangan bangun ! “ Lili menghentikan Lala yang hendak beranjak dari duduk nya . “ biar aku yang bangunin za , sekalian gangguin pasangan suami istri gak diri itu . “ ucap Lili , kemudian Lili beranjak .


Lili seperti nya harus mengubah rencananya dengan Reyna , karena Lala memaksa ingin ikut . Lagian gak mungkin juga , Lili terus menjalankan rencana nya di saat ada kakak nya . Lala pasti akan menggagalkan rencana nya , karena kakak pasti tidak akan tega melihat apa yang akan di lakukan Lili pada suami tercinta nya .


Dor


Dor


Dor


Lili dengan sengaja menggedor pintu kamar reyna dengan sangat kencang seperti mau nagih hutang pada pemilik kamar . “ za bangun , Arga bangun ! “ teriak Lili di balik pintu kamar reyna .


Pemilik kamar , tentu saja merasa terganggu dengan suara Lili yang begitu kerasnya , mengalahkan suara Toa . “ Ya ampun yang , kakak kamu benar-benar pengganggu . “ ujar Arga .


Hoam “ Mas mandi gih ! aku bukain pintu dulu . “ balas Reyna setelah menguap .


Arga pun masuk ke kamar mandi , sementara Reyna membuka pintunya .


Cek lek


Reyna membuka pintu kamar nya dengan rambut acak - acakan , Reyna pun hanya memakai selimut untuk menutupi bukit kembar favorit suami nya .


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2