
“ Ayah kak Lala pingsan setelah aku memberitahu ______ “ belum selesai Reyna menjelaskan , ayah mengangkat tangan nya menampar Reyna .
Plak
“ Kenapa kamu gegabah Reyna , kondisi nya belum pulih tapi kamu sudah memberitahu nya . “
*****
Reyna memilih keluar dari ruang rawat Lala , setelah mendapat tamparan dari ayah yang membesarkan nya . Reyna bahkan Tidak hanya keluar dari ruang rawat kakaknya , karena sebelum meninggal kan ruang rawat Lala , Reyna mengemasi tas serta ponsel nya yang Reyna letak kan di atas nakas dan berniat pergi . “ Yah , za pamit pulang . “ Reyna pun bergegas keluar dari ruang rawat kakaknya , tanpa mendengar terlebih dulu jawaban dari ayah dan Lili yang tengah mengkhawatirkan keadaan Lala .
Reyna yang pada dasarnya mudah sekali mengeluarkan cairan bening nya alias cengeng , Reyna terus menyeka air mata sepanjang jalan nya . Hingga saat di koridor rumah sakit , Reyna melihat kehadiran sang suami yang sekarang mampu menjadi penguat hatinya . “ Mas Arga . “ panggil Reyna dengan menghampiri Arga dan menangis di dalam pelukan nya Arga.
Arga yang faham , istrinya tengah bersedih karena kondisi Lala pun membiarkan sang istri menangis di dalam pelukan nya . Arga pikir , istrinya pasti menangis seperti ini , karena calon keponakan nya tidak bisa di selamat kan . Setelah cukup lama Arga membiarkan sang istri menangis di dalam pelukan nya , Arga meminta Reyna untuk berpindah tempat , Arga melihat banyak pasang mata yang terus memperhatikannya , terlebih anak - anak . Karena tanpa di sadari Reyna , mereka berdua berdiri pas di depan ruangan poli anak . “ Kita ke taman yuk yang , Lihatlah ! kita jadi pusat perhatian banyak orang dan anak - anak . “ bisik Arga .
Reyna pun langsung melepas pelukan nya dan benar saja banyak orang yang memperhatikan dirinya . “ kita pulang saja mas . “ balas Reyna dengan langsung menarik tangan Arga , agar segera pergi . Rasanya Reyna ingin sekali memakai topeng saat ini , untuk menutupi wajahnya .
__ADS_1
“ Maaf semua , istriku menangis karena baru kehilangan ponakan nya . “ jelas Arga untuk mengurangi perasaan malu sang istri , pada orang - orang yang terus memperhatikan istri nya .
*****
“ Ayah , tolong kembali kan anakku . “ setelah siuman , Lala kembali menangis di pelukan sang ayah . Sungguh Lala berharap , ini semua hanya mimpi buruknya .
“ Istighfar La , anakmu sekarang sudah menjadi bunga Surga untuk kamu La . “ nasehat ayah .
Tidak di pungkiri , ayah pun sangat sedih atas kehilangan sang cucu , terlebih sang putri . Karena Tidak ada orang tua yang tidak remuk redam hatinya ketika ditinggal sang buah hati. Jangankan ditinggal ke rahmatullah, anak yang mengalami sakit atau kecelakaan dan terluka sudah cukup membuat hati orang tua pilu dan berduka.
“ Jangan berbicara seperti itu la , kamu tahu la ? harus nya kamu bangga karena anakmu kelak akan menjadi penolong dan syafaat untuk kalian sebagai orang tua di hari kiamat agar dapat masuk surga . “ lagi ayah menasehati sang putri .
“ Ayah percaya , putri ayah yang ayah banggakan selama ini pasti bisa melewatinya dengan sabar dan tawakal . Allah pasti punya rencana yang indah untuk putri ayah yang kuat ini , bukan nya Lala selalu menasehati kedua adik mu , terutama adik bungsu mu agar kuat dalam menjalani kehidupan . Kali ini nasehat yang selalu kamu berikan untuk za , terapkan untuk dirimu sendiri . Ayah yakin , kamu pasti kuat . “ tutur sang ayah dengan bijak .
Sementara Lili terus terisak di belakang tubuh sang ayah , sungguh Lili merasa sangat bersalah pada kakaknya , terlebih kejadian kakaknya yang harus kehilangan sang anak secara tidak langsung karena dirinya . “ Kak , maafin aku , karena aku kakak kehilangan ___ “ rasanya Lili tak sanggup menerus kan ucapan nya .
__ADS_1
Melihat adiknya yang terus menyalahkan diri nya sendiri , Lala pun merentang tangannya untuk merengkuh adiknya kedalam pelukan nya . “ Kemari lah dek ! “ Lili pun menghampiri Lala dan masuk ke dalam pelukan kakaknya .
“ Jangan seperti ini dek , kejadian ini bukan salah kamu . Bantu kakak untuk kuat menjalani semua nya , jika kamu seperti ini , lalu siapa yang akan membuat kakak tegar dek . “ tutur Lala dengan suara paraunya .
Lala pun saat ini sangat rapuh dan sakit jika mengingat tentang anak nya , tapi seperti biasa Lala tidak boleh terlihat lemah dan rapuh di mata adik - adiknya , terlebih Lala anak tertua . “ Kamu tadi dengar kan ucapan ayah , jika ponakan kamu itu sekarang sudah menjadi bunga surga , jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkan nya . “ balas Lala .
Sungguh Lala sangat pandai menyembunyikan kerapuhannya , sehingga Lala terlihat sangat tegar saat ini . “ kenapa kakak sangat tegar ? padahal kakak itu jauh lebih sakit dan rapuh di banding aku . “
“ Terkadang kita harus bersabar dan mengikhlaskan semua yang kita lakukan tidak sesuai dengan apa yang telah kita rencanakan. Terus dampingilah usaha kakak untuk bisa menjalani segala yang sudah di takdir kan untuk kakak dengan kesabaran dan keikhlasan." Tutur Lala .
Lili semakin menangis dengan tersedu-sedu , mendengar nasehat dari kakaknya . Seharusnya dirinya yang menjadi penguat untuk kakaknya , bukan malah sebaliknya .
**Bersambung .......
MARHABAN YA RAMADHAN
__ADS_1
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA UNTUK YANG MENJALANKANNYA** .