Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Keadaan reyna sudah baik - baik saja ?


__ADS_3

“ Mas Arga nya mana kak ? “ tanya reyna saat lala masuk hanya seorang diri ke ruangan nya .


Cek lek


Fahri masuk ke ruangan reyna , karena sang istri meminta nya untuk menjelaskan sendiri pada sang adik tentang keberadaan arga atau suaminya . “ loh kok mas fahri sendirian . Mas arga mana nya ? “ reyna mengira yang masuk di belakang sang kakak adalah suaminya yang dia tunggu , ternyata bukan .


“ Kamu kenapa fahri ? “ timpal ayah ahmad , saat sang menantu terlihat gugup di matanya .


“ Yah , katanya lapar ? ayah gak mau ke kantin dulu . “ sahut Lala , lala sengaja meminta sang ayah untuk keluar , karena di luar masih ada ibunya sendiri . Sama halnya dengan dirinya , ayahnya pun pasti mengira ibu sudah kembali ke penthouse di antar fahri .


“ Kamu lapar la ? “ ayah ahmad malah balik bertanya pada putri sulung nya , pasalnya dirinya sama sekali tidak lapar atau tidak mengatakan pada putri sulung nya jika dirinya ingin makan sesuatu .


“ Perasaan kita makan belum lama , kakak beneran udah lapar lagi ? perut apa karet sih itu . “ sahut Lili .

__ADS_1


Lala menggaruk tengkuk leher nya , baik ayah maupun adiknya tidak mengerti maksud dari ucapan nya , mereka malah mengira dirinya lapar . “ Ya___h Lala lapar yah . “ Lala tentu saja bingung sendiri menjawab nya , kemudian Lala pun meminta bantuan pada sang suami yang berdiri di samping nya untuk memberi pengertian pada ayah dan adiknya dengan menyikut lengannya , tapi seperti nya fahri pun tidak mengerti maksud dari Lala itu apa .


“ Iya nanti mas yang ngejelasin sama si za sayang . “ kali ini Lala menggeleng kan kepala nya , karena sang suami pun tidak mengerti maksud nya .


' Astagfirullah , kenapa tidak ada satu pun yang mengerti . ’ batin Lala


“ Aku keluar saja mas . “ Karena tidak ada yang mengerti maksud Lala , akhirnya Lala mengalah untuk menemani sang ibu yang masih berada di luar . Ibunya baru saja sembuh dari penyakit mental nya , itu pun belum 100 persen di nyata kan sembuh dari sakit nya . Lala hanya khawatir ibu nya masuk ke ruang rawat reyna dan menambah kesalahan lagi pada adik bungsu dengan kembali menyakiti perasaan reyna seperti dulu sebelum ibunya di nyata kan sakit mental , meskipun saat di luar tadi Lala melihat wajah cemas sang ibu , tapi Lala masih merasa takut atau parno sang ibu menyakiti reyna kembali .


“ Kakak gak jelas banget sih , tadi nyuruh ayah keluar beliin makanan karena kakak kelaparan , biar aku aja deh yang keluar nyari makanan . “ sahut Lili , kemudian keluar dari ruang rawat reyna .


“ Masalah nya tadi Arga bilang ada kerjaan yang harus dia urus , itu sebabnya Arga tidak ada di rumah sakit ini . “ sahut fahri .


Deg

__ADS_1


’ Mas Arga tidak ada di sini ? Jadi mas Arga lebih mementingkan pekerjaan dari pada aku yang berada di rumah sakit . ' batin reyna .


Setelah berperang dengan batinnya , reyna pun mencoba berpikiran positif saja pada sang suami , mungkin pekerjaan sang suami sangat penting sehingga sang suami memilih menyelesaikan urusan pekerjaan terlebih dulu , toh reyna pun sekarang merasa sudah baik - baik saja . “ Ya sudah , mas fahri anterin kakak , ayah sama kak Lili pulang ke rumah . Aku beneran sudah tidak apa - apa kok , aku ini seorang dokter jadi kalian gak perlu terlalu khawatir padaku , lagian ini kan rumah sakit banyak suster nanti yang membantu ku jika aku memerlukan sesuatu . “ tukas reyna dengan tenang .


“ Za , kamu itu adik sekaligus putri ayah , jangan sekali - kalinya kamu berpikir , kamu itu beban atau pun merasa tidak enak dengan keluarga sendiri . “ sahut ayah ahmad .


“ Betul apa yang ayah katakan , kita ini satu keluarga jadi kita masih wajib merawat dan menjaga kamu , apalagi suami kamu sedang ada urusan . “ sahut Lala .


“ Ayah , kakak beneran deh aku sudah baik - baik saja sekarang . Lagian aku ini sudah bersuami , jadi kalian sudah tidak berkewajiban menjaga atau pun merawat ku lagi . “ balas reyna dengan setenang mungkin , agar semua keluarga nya percaya jika dirinya sudah baik - baik saja dan tidak perlu merasa khawatir lagi , selain itu yang sangat reyna butuh kan adalah kehadiran sang suami di sisi nya , reyna ingin sekali menumpahkan segala keluh kesahnya di dada sang suami . Reyna mungkin hanya membutuhkan waktu sendiri , karena reyna merasa semua keluarga nya telah membohongi dan tidak sama sekali menganggap nya , karena sudah menutupi pernikahan ayah dan Anne nya .


Cek lek


Kedatangan seseorang ke ruang rawat reyna , membuat semua orang tertegun sekaligus terpaku , terkecuali reyna .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2