Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Foto itu Lagi


__ADS_3

Karena lampu kamar Lala terlihat masih menyala , berarti kakak nya belum tidur . Karena setahu Reyna , kakak nya tidak akan bisa terpejam jika lampunya menyala terang .


“ Kak , za boleh masuk ? “ ucap Reyna di balik pintu .


“ Masuk aja Za , pintunya gak di kunci kok . “ sahut Lala dari dalam kamar .


Reyna pun langsung masuk , begitu si pemilik kamar mempersilahkan nya . Jangan lupa dengan Arga yang terus mengekor Reyna , hingga ikut masuk ke dalam kamar kakak iparnya . “ Ada apa za , malam - malam ke kamar kakak . “ tanya Lala dengan menyimpan buku yang sedang dia baca ke atas nakas .


Reyna langsung mengatakan tujuan nya . “ Kak tadi mas Arga bilang , kalo kakak akan bercerai dengan mas fahri . Apa itu benar kak ? “ Lala langsung menatap Arga yang berdiri di belakang Reyna . Sungguh Lala sangat kecewa karena Arga telah memberitahu rencana nya pada adiknya , seharusnya Arga bisa menjaga rahasia nya sebelum terealisasi rencana hubungan nya dengan fahri .


“ Siapa yang ingin bercerai Za ? “ secara tiba-tiba ayah sudah berada di belakang dan mendengar pembicaraan kedua putrinya . “ semua ke ruang tamu , ayah ingin bicara dengan kalian . “ ucap ayah sebelum meninggalkan kamar putri sulung nya .


Saat ini Reyna , Arga dan Lala yang menjadi terdakwa sudah berkumpul di ruang tamu , kecuali Lili yang sudah tertidur pulas di kamar nya setelah menjaga ibunya di Klinik . “ sekarang jelaskan pada ayah , siapa yang akan bercerai dan apa alasan nya . “ ucap ayah dengan intonasi orang yang terlihat marah dan kecewa , Lala seperti sedang diintrogasi oleh Jaksa penuntut .

__ADS_1


Lala terus menundukkan kepalanya dengan terisak . Padahal perpisahan nya dengan sang suami baru sekedar rencana , tapi semua keluarga nya sudah terlanjur mendengar nya . “ Maafin Lala yah . “ Lala belum sanggup mengatakan pada semua keluarga nya , kenapa dirinya memutuskan berpisah dengan fahri . Tak di pungkiri Lala pun sangat sakit , saat fahri mengatakan mempunyai wanita lain selain dirinya . Lala juga belum mengatakan keinginan nya pada fahri , jika dirinya memilih berpisah dari pada melanjutkan rumah tangga nya .


Reyna langsung mendekap tubuh sang kakak , Reyna kasian melihat kakak sulung nya jika nanti kakak sulungnya memilih berpisah dengan kakak ipar nya terlebih dalam kondisi mengandung . “ sebenarnya apa yang membuat kakak ingin berpisah dengan mas fahri ? bukan kah kakak sedang mengandung benih cinta kalian berdua ? Kakak juga dulu begitu kekeh ingin segera menikah dengan mas fahri , sampai - sampai kakak menyuruh za untuk membujuk ayah agar merestui hubungan kalian . “ ujar Reyna dengan ikut menginterogasi kakak nya .


Sementara Arga terus memperhatikan interaksi istri dan kakak nya , ingin rasanya Arga meminta maaf pada Lala , karena secara tidak langsung telah ceroboh memberitahu apa yang tengah di alami temannya pada istri nya . Arga sendiri tidak tahu apa yang mesti dia lakukan untuk membantu teman sekaligus kakak ipar nya , karena Arga tidak ingin menambah masalah baru dengan istrinya . Mungkin untuk sementara waktu ini , Arga akan menjaga jarak dulu dengan teman sekaligus kakak ipar nya untuk menjaga perasaan istrinya . “ maafin aku nurmala . “ batin Arga .


“ Jika kamu belum siap mengatakan nya , ayah akan tunggu sampai Lala mengatakan sendiri pada ayah . Ayah tahu kamu punya alasan yang kuat , itu sebabnya memilih berpisah dari fahri . Tapi bisa kah kamu memikirkan anak yang ada dalam kandungan kamu la , saat memutuskan ingin berpisah . Kamu juga pasti tahu , siapa yang akan menderita saat perpisahan itu terjadi . “ ayah memberi wejangan perpisahan , agar Lala mau mengubah keputusan nya untuk bercerai .


Ahmad langsung berlalu ke kamarnya . Sebagai seorang ayah , tentu hati ahmad hancur mendengar putri nya akan bercerai seperti dirinya dan sang mantan istri . Ternyata apa yang ahmad takut kan selama ini benar-benar akan terjadi pada putrinya . Perceraiannya dengan ibu dari putri - putri nya saja masih meninggalkan rasa sakit yang teramat dalam , sampai ahmad enggan kembali berumah tangga dan kini malah akan menimpa putri sulung .


Keesokan harinya


Saat ini Reyna tengah menunggu suaminya yang masih berada di dalam mandi , awalnya Reyna akan berangkat ke rumah sakit sendiri , karena tidak ingin suaminya nanti berbuat ulah jika kembali mengantarnya . Tapi lagi - lagi suaminya memaksa untuk mengantarkan nya , dengan berdalih SURUH SIAPA MEMILIH RUMAH SAKIT PERMATA YANG JAUH DIMATA , PADAHAL RUMAH SAKIT DI DEPAN MATA JUGA ADA . Reyna sudah tidak bisa berkutik jika suaminya sudah berkata demikian , karena memang rumah sakit permata adalah rumah sakit yang rekomendasi dika sahabat nya dan Reyna tidak ingin suaminya mengetahui akan hal itu .

__ADS_1


“ Mas cepetan mandi nya , nanti aku telat mas . “ teriak Reyna dengan terus melihat jam di pergelangan tangannya .


Arga keluar dari kamar mandi dengan menggigil kedinginan . “ Ngapain sih kamu takut telat sayang , kalo si zilan nanti berani memarahimu karena telat , nanti mas kasih pelajaran sama tuh orang kalo perlu mas akan runtuh kan rumah sakit nya dengan buldozer . “ balas Arga .


“ Udah cepetan ih , gak usah ngebual masih subuh juga . “ balas Reyna dengan langsung membantu mengeringkan rambut Arga dengan handuk kecil .


“ Sumpah Yang dingin banget tau , kamu gak mau ngasih mas kehangatan dulu apa . “ selonoh Arga , dengan menelusupkan tangannya pada pakaian depan sang istri .


Reyna terjingkat , saat tangan dingin Arga mengenai kulit nya . “ Mas gak usah modus deh , lagian mas tadi ngapain aja di dalam kamar mandi lama banget . “ balas Reyna dengan kesal .


“ Yang , mas kan benar-benar kedinginan bukan nya modus . “ balas Arga dengan bicara sedikit menggigil , agar istri nya benar-benar memberinya kehangatan . “ Coba nih rasakan , tangan mas dingin kan ? “ balas Arga dengan mengelus - elus bagian perut sampai pinggang Reyna , agar istri nya bisa percaya .


Karena tidak ingin lebih telat lagi , Reyna membiarkan tangan sang suami menelusup kedalam pakaiannya , sementara Reyna dengan segera membantu memasangkan baju , celana , dasi sampai jas Reyna yang memakaikan nya . Setelah suaminya terlihat rapi , Reyna langsung menggandeng tangan Arga agar segera berangkat . Saat Reyna berjalan di teras rumah nya , tanpa sengaja Reyna akan menginjak sebuah foto tergeletak di lantai . Merasa Reyna pernah melihat tulisan di balik foto tersebut , Reyna pun memungut nya untuk melihat nya dan benar saja foto tersebut adalah foto yang dia temukan di penthouse Arga .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2