Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Tangis Ibu Nur


__ADS_3

Merasakan suasana yang begitu canggung antara ibu nya dengan sang adik , Lala pun mulai membuka obrolan santai dengan reyna yang terlihat tengah fokus memeriksa kandungan nya dan siapa tahu karena pertemuan tidak sengaja ini membuat adik dan Ibu nya bersatu . “ Za , kenapa gak bilang sama kakak kalo kamu pindah tugas kan di rumah sakit ini ? “ tanya Lala , dengan arah mata tertuju pada sang Ibu yang terlihat terus memperhatikan reyna yang tengah memeriksa kandungan nya .


Meski perempuan yang telah melahirkan nya berdiri di samping kiri sang kakak dan reyna sendiri pun berdiri di samping kanan kakaknya , Ibu Nur seolah makhluk tak kasat mata di mata reyna . “ Aku baru satu mingguan kok tugas di sini kak dan maaf aku belum sempat memberitahu kalian , selain karena kesibukan ku , mas Arga juga melarang ku untuk bepergian selain dengan diri nya , Mas Arga terlalu berlebihan mengkhawatirkan calon buah hati nya kak , padahal aku kan tidak selemah yang mas Arga pikirkan , betul kan kak ? “ balas reyna “ Ini usia kehamilan kakak baru memasuki 10 minggu ya kak jadi masih trimester pertama , jadi sangat wajar jika kakak mengalami morning sickness , nanti aku akan kasih obat untuk mengurangi mual muntah kakak . Kondisi janin kakak juga cukup bagus , hanya saja HB kakak rendah meski masih ringan . Kakak hanya harus perbanyak makan buah kering seperti kurma dan alpukat , kacang - kacangan juga bagus untuk menormalkan HB kakak ______ “ Reyna masih menjelaskan perihal kehamilan Lala dan di ruangan yang sama dengan kedua Ibu hamil ini , ada perempuan yang telah melahirkan keduanya terlihat menitikan air mata dengan terus memperhatikan bagaimana reyna tampak seperti dokter hebat seperti angan - angan nya selama ini .


Sekelebat Ibu Nur pun teringat kejadian , ketika putri bungsu nya masih duduk di sekolah menengah pertama . Saat itu reyna masih sekolah kelas 2 SMP kalo gak salah dan Ibu Nur pernah berkata , saat Lala dengan bangga menunjukkan rapot milik reyna pada dirinya dan juga ayah nya . ’ Apa yang kamu bisa bangga kan dengan peringkat ketiga ? bagaimana kamu bisa menjadi seorang dokter yang hebat seperti impian Anne coba , jika kamu hanya mendapat peringkat ke tiga . ’ sekelebat Ibu Nur teringat kata - kata yang pernah di lontarkan dari mulut nya , Ibu Nur pun semakin menangis tergugu kala teringat ucapan nya . Seharusnya sebagai seorang Ibu , Ibu Nur memberikan selamat atau pun merasa bangga atas pencapaian putri nya , tapi yang di lakukan Ibu Nur justru terlihat seperti bukan perempuan yang melahirkan reyna ke dunia ini .

__ADS_1


“ Ibu kenapa menangis , apa aku membuat kesalahan pada Ibu ? “ bukan reyna yang bertanya , melainkan Lala . Sementara reyna terlihat tengah menulis resep obat untuk Lala , tanpa memperdulikan kehadiran perempuan yang melahirkan nya maupun tatapan matanya yang penuh harap . “ za , apa kamu mau bersikap seperti ini selamanya sama ibu , za ? Ibu sudah berubah dan Ibu juga sangat menyesali perbuatannya sama kamu , apa hati kamu sama sekali tidak tergerak sedikit pun untuk bisa melupakan dan memaafkan Ibu ? “ cecar Lala dengan lugas pada sang adik .


Lala tentu saja tidak tega melihat sang ibu sampai menitikan air matanya dan tangis sang ibu pasti di sebabkan karena sikap reyna yang acuh padanya dan Lala selama ini salah karena telah membiarkan sang adik bersikap seperti ini terlalu lama pada perempuan yang melahirkan nya . Mungkin menurut Lala sudah cukup bagi sang adik untuk berbesar hati memaafkan semua kesalahan ibu pada nya , meski Lala tahu bagaimana sakit nya jika berada di posisi sang adik , karena Lala saksi bagaimana perempuan yang dia sebut Ibu begitu gigih ingin reyna pergi dari hidup nya dan keluarga nya , Ibu selalu mengatakan jika reyna hanya kesialan dalam hidup nya dan Ibu pun mengatakan jika dirinya menyesal telah melahirkan reyna ke dunia ini . Tapi Lala yakin seyakin - yakin nya jika perempuan yang telah melahirkan nya itu sudah banyak berubah dan tidak akan pernah melakukan hal yang sama seperti dulu pada reyna . “ Ini kak resep yang harus kakak tebus , jangan lupa banyak mengkonsumsi buah kurma atau buah alpukat , supaya HB kakak kembali normal . “ balas reyna , tanpa mengindahkan ucapan Lala atau pun menatap perempuan yang telah melahirkan nya .


“ Beyza , anne harus apa agar kamu bisa kembali menjadi putri bungsu anne ? “ tukas Ibu Nur dengan memegang tangan reyna yang berada di atas meja .

__ADS_1


Lala mengulum senyuman nya , padahal Lala sudah berniat akan memarahi reyna karena reyna sama sekali tidak menanggapi ucapan nya dan malah mengalihkan pembicaraan , kini di buat heran melihat reyna sama sekali tidak menolak sentuhan ibu nya . Meski begitu , Lala berharap sang adik benar-benar sudah mau memaafkan kesalahan ibunya dan mau berdamai dengan hati nurani nya . Ibu Nur pun kembali menitikan air matanya , karena terlalu bahagia putri bungsu nya sama sekali tidak menolak sentuhan dari nya .


Ceklek


“ Dokter reyna maaf , tuan ini memaksa masuk padahal saya sudah mengatakan jika dokter reyna masih bertugas di dalam . “ Terang suster rini , ketika seorang laki-laki paruh baya menerobos masuk ke ruang kerja reyna .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2