Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Lidah memang tak bertulang


__ADS_3

Reyna dan Lili , terpaksa harus mengubah rencana yang sudah di buat matang - matang semalam , karena harus mengikuti kemauan bumil terlebih dulu , tujuan ketiga bersaudara itu adalah Moll . Bumil ingin berbelanja keperluan calon bayinya , setelah kemarin fahri memberinya uang .


Sampai di moll , reyna langsung menggiring kedua saudari nya masuk ke restoran bernuansa Indonesia tapi cukup besar dan mewah . “ kita mau ngapain masuk ke sini za , bukan nya kamu tuh udah makan di rumah tadi ? “ tanya Lili dengan bingung , saat reyna malah membawa nya masuk ke sebuah restoran yang cukup mewah .


“ Mau makan lah , masa mau mancing keributan sih . Tadi kan


makan nya cuma sandwich doang , jadi gak kenyang lah . Aku kan perut Indonesia , jadi sebelum ke temu nasi ya belum makan lah . “ balas reyna .


“ Bukan nya kamu tuh sudah biasa , sarapan dengan sandwich za ? bi siti bilang , setiap pagi dia selalu menyediakan sandwich untuk sarapan kalian . “ sela Lala .


“ Iya sih emang , tapi sampai rumah sakit aku langsung makan bekalnya si Dika , jadi kuat sampai makan siang , coba kalo aku cuma makan sandwich doang , pasti badan ideal ku kaya tengkorak idup . “ balas reyna dengan berlebihan .


Mendengar jawaban reyna yang ambigu , Lili hanya geleng-geleng kepala . “ kamu kan dari dulu emang perut karet . “ balas Lili .


Lain lagi dengan pikiran Lala , dia malah bangga dengan sikap adik bungsunya . Lala berpikir , reyna melakukan semua itu karena dia ingin menghargai Arga suaminya . Reyna sampai rela makan apa yang di sukai suaminya setiap pagi untuk menemani nya , meskipun nanti rasa lapar nya akan kembali datang . “ adik kakak memang hebat . “ puji Lala , dengan mengelus puncak kepala reyna .


“ Hebat apanya sih kak , dia kan memang dari dulu tukang makan . “ cibir Lili .


“ Mulai deh iri nya , emang dari dulu aku kan selalu lebih hebat dari kak Lili . Kak Lala pesen gih , apa yang ingin kakak makan . Tenang aja sih kak , aku kan punya si item . Kakak hari ini bebas mau makan apapun yang kakak ingin kan , jangan mikir masalah bayarnya . Sekarang adik bungsu mu bukan lagi adik yang selalu ngerengek minta uang lagi sama kakak , sekarang giliran za , yang akan membalas semua kebaikan kakak dengan membuat kakak happy lagi . “ seronoh reyna dengan jumawa .

__ADS_1


“ Kamu cuma mau neraktir kak Lala doang , aku gak gitu ? Kartu model kaya gitu mah , kakak juga banyak di kantor . Lagian kamu punya kartu kaya gitu kan , menang ngangkang dari si Arga . “ seperti biasa Lili tidak akan mau kalah saing dengan reyna .


Ternyata ucapan Lili , berhasil membuat perhatian pengunjung restoran . Lala pun tak kalah kaget dengan ucapan Lili , Lili seolah mengatakan jika reyna adalah perempuan tidak benar . “ Dek , kamu kalo bicara di jaga . Kamu gak lihat semua orang jadi memperhatikan za , gara-gara ucapan mu barusan . “ tegur Lala .


Sementara reyna yang tengah menjadi pusat perhatian pengunjung restoran , malah asyik makan dengan lahap nya . “ aku kan hanya bercanda doang kak , mereka aja terlalu berlebihan menanggapi omongan ku . Lagian kakak gak lihat , za seperti nya cuek - cuek aja tuh di liatin pengunjung restoran . Dia tetap makan dengan rakus , mungkin tenaganya habis untuk melayani si Arga semaleman . “ Lala memukul mulut Lili , karena kembali berbicara sembarangan di depan umum .


“ Ternyata kecantikan nya , hanya untuk menjual diri . “ komentar orang yang melewati meja reyna .


“ Jaman sekarang , cantik itu butuh modal banyak jeng . Makannya dia rela jual diri , untuk modal kecantikan nya . “ komentar lainnya .


Lili yang tak terima dengan komentar dua Ibu - ibu yang melewati mejanya pun mengejar nya . “ Maksud ibu apa bicara seperti itu , emang ibu mengerti apa yang aku bicara dengan adikku ? “ tanya Lili dengan berani .


“ Emang bu , dia kan kakak gak becus jagain adiknya . “ sahut reyna , tanpa menghentikan makan nya .


Lala sampai memegang kepala nya , karena pusing dengan kelakuan kedua adiknya . Mau tidak mau , Lala harus bangun dari tempat duduk nya dan menjelaskan . “ Maaf Bu sebelum nya , sepertinya ibu sudah salah faham dengan kami bertiga . Dia ____ “ Lala menunjuk reyna . “ adikku sudah menikah bu dan semua yang dia punya itu pemberian suaminya , bukan pemberian orang lain .


“ Dan ucapan adik ku yang itu ____ “ sekarang Lala menunjuk Lili . “ dia hanya sekedar becanda , mereka memang seperti itu jika bercanda bu sedikit keterlaluan . “ Lala mencoba memberi pengertian pada kedua ibu - ibu yang sudah salah faham terhadap ucapan Lili .


“ Oh dia sudah menikah , maaf kalo aku sudah salah kira . “ balas ibu - ibu itu dengan segera meninggalkan restoran .

__ADS_1


“ Lain kali jaga sikap kalian berdua , ini tempat umum bukan di rumah . Gayanya mah mau jalan berdua saja tanpa kakak , tapi lihat kelakuan kalian jika sudah bersama . Selalu saja seperti ini , kakak sampai pusing melihat kelakuan kalian yang tak pernah berubah . Kamu juga dek , sebagai kakak seharus nya kamu bisa lebih dewasa dari za . Dan kamu za , kamu itu sudah punya suami , tapi kenapa sikap ke kanakan kamu tidak pernah hilang sih . “ murka Lala .


Lala sampai memijat keningnya nya , karena kedua adiknya kembali berdebat .


“ Kan , dia duluan yang mulai kak . “ bantah reyna .


“ Enak saja , tadi aku kan mau belain kamu dari ibu - ibu yang ngatain kamu jual diri . Kamu nya saja yang memperkeruh keadaan . “ seperti biasa Lili tidak akan mau di salah kan , sekalipun Lili yang memulai nya .


“ Astagfirullah , berikan aku kesabaran ekstra menghadapi kedua bocah seperti mereka . “ ucap Lala , kemudian beranjak dan keluar dari restoran dengan mulut terus komat kamit saking kesalnya dengan kedua adiknya .


“ Kak Lili , kejar kakak gih ! aku mau bayar dulu makanan nya . “ ujar reyna dengan santainya , seolah mereka berdua tidak pernah terlibat perdebatan .


“ Tapi nanti beliin kakak baju yah , sekali - kali kamu tuh beliin kakak baju mahal . Mumpung kamu lagi megang si item , nanti keburu di balikin si itemnya sama si Arga . “ balas Lili yang malah membuat penawaran .


“ Ea ih , beli sama tokonya juga kalo kakak mau mah silahkan . Udah sana kejar kakak , keburu jauh . “ balas reyna .


Keluar dari restoran , Lili langsung mencari keberadaan kakak nya yang entah pergi kemana dulu . Tapi saat mencari keberadaan kakak nya , Lili melihat kakak ipar nya dengan perempuan yang sama saat datang ke bank waktu itu.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2