Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Kedatangan polisi yang mencari keberadaan Ibu Nur


__ADS_3

“ Yang , kamu sudah sadar . “ ujar Arga dengan mengusap - usap kepala reyna , saat reyna mulai membuka mata nya setelah pingsan beberapa waktu lalu .


Reyna jatuh pingsan , setelah kedatangan seorang laki-laki berwajah campuran timur Tengah dan Eropa yang reyna ketahui klien dari suaminya tuan usman , ralat bukan kedatangan tuan usman yang membuat reyna tidak sadar kan diri , melainkan reaksi berlebihan dari perempuan yang melahirkan nya pada laki-laki yang baru saja nyelonong masuk ke ruang kerja reyna . Ketika tuan usman datang ke ruang kerja reyna , justru yang terlihat sangat syok adalah ibu Nur , sampai - sampai Ibu Nur melempar alat - alat medis yang ada di meja periksa . Ibu Nur pun sempat akan melempar gunting di wajah tuan usman , jika saja Lala tak mencegah nya dengan mengambil paksa yang sudah di tangan Ibu nya . Tapi Lala tidak bisa mencegah tangan kiri sang ibu yang mengangkat bak instrumen , kemudian melempar dengan kencang ke arah laki-laki yang semenjak tadi tidak mau beranjak atau pun menghindari alat-alat yang di lempar perempuan yang terlihat sangat emosi .


Reyna pun dengan gerakan spontan mendekati tuan usman , agar bak instrumen yang di lempar sang ibu tidak mengenai laki-laki yang sedari tadi hanya pasrah dan tidak ada niatan sedikit pun untuk menghindar dari lemparan bak instrumen yang hampir saja mengenai nya kalau saja reyna tidak pasang badan , tapi naas nya bak instrumen tersebut malah mengenai pelipis reyna , sehingga reyna jatuh pingsan karena terkena benturan bak instrumen yang cukup kencang , untung nya lagi bak instrumen tersebut tidak membuat kepala reyna sampai bocor dan berdarah - darah , reyna hanya cedera memar di bagian pelipis dan darah nya pun hanya sedikit yang keluar . “ Mas Arga kapan datang , kok tiba-tiba kamu ada di sini ? “ ujar reyna dengan mengedarkan pandangan nya seluruh penjuru ruangan .


“ Kamu nyariin siapa yang ? keluarga kamu sudah mas suruh pulang , kamu sampai seperti ini gara-gara mereka . Mas juga berniat akan melaporkan orang yang sudah membuat mas hampir kehilangan calon penerus Rahardian . “ tandas Arga , entah lah Arga benar-benar serius akan melaporkan perempuan yang sudah melahirkan sang istri atau hanya gertakan sambel .


“ Mas Arga , kamu ngapain mau ngelaporin Anne ke kantor polisi segala , aku kan tidak apa - apa dan calon anak kita juga baik - baik saja di dalam perut ku ini . “ tukas reyna dengan geram , karena sang suami sudah bertindak terlalu jauh .

__ADS_1


“ Yang , yang , bukan nya kamu itu membenci Anne , ngapain ngebelain perempuan yang sudah membuat diri kamu celaka . Harus nya Anne kamu itu jangan di biarkan berkeliaran di luar dan tetap di kurung di penthouse, Anne kamu itu belum sembuh total dari penyakit jiwa nya . “ dada reyna tentu saja terasa sesak mendengar ucapan sang suami , meski tak di pungkiri semua yang di ucapkan sang suami benar adanya .


Merasa tidak terima dengan ucapan sang suami mengenai perempuan yang melahirkan , meskipun reyna sendiri pun belum memberikan maaf ataupun melupakan memori buruk nya dengan sang ibu , tetap saja reyna merasa ucapan sang suami sangat keterlaluan mengenai perempuan yang melahirkan nya . Dengan gerakan cepat , reyna menghempaskan tangan Arga yang masih berada di atas kepala nya , bahkan tidak hanya itu saja perlawanan reyna terhadap Arga , reyna pun membalikkan tubuh nya membelakangi Arga . “ Jangan menyentuh putri dari Ibu yang mempunyai penyakit jiwa , lebih baik mas Arga keluar dari sini ! aku sedang ingin sendirian . “ rajuk reyna .


Gara-gara tidak terima dengan ucapan sang suami , reyna sampai lupa menanyakan kondisi dari laki-laki yang dia selamat kan . Sementara Arga tanpa sepengetahuan reyna , arga justru mengembangkan senyum nya melihat sang istri tidak terima , mengenai perempuan yang sudah melahirkan sang istri ke dunia ini . ’ Aku pikir istri ku membenci Ibu nya selama ini , ternyata jauh di lubuk hati nya istri ku begitu menyayangi beliau . Seperti nya aku harus ektra kerja keras untuk menyatukan istri ku dengan beliau , apalagi tuan usman sudah kembali ke indonesia dan aku tidak tahu apa yang sedang di rencanakan tuan usman untuk istri ku . ’ batin Arga .


Sementara itu di ruang rawat sebelah ruang rawat reyna , Ibu Nur terlihat belum sadarkan diri setelah mencoba memotong denyut nadi nya sendiri dengan gunting yang sudah Lala singkirkan , hanya saja Lala meletakkan gunting tersebut tidak jauh dari jangkauan Ibu Nur . Ibu Nur mencoba memotong nadi nya , karena Ibu Nur merasa penyebab reyna celaka itu diri nya . Ibu Nur beranggapan reyna pasti semakin membenci dirinya , apalagi diri nya lah penyebab putri bungsunya celaka . Itu sebabnya , Ibu Nur nekat memotong nadi di tangan nya dengan gunting yang Lala simpan tidak jauh dari nya , Ibu Nur melakukan nya saat Lala tengah melihat keadaan reyna yang jatuh pingsan karena ulah sang ibu .


Di ruang rawat Ibu Nur pun sudah ada ayah ahmad serta Lili yang menunggu di dalam , sedangkan Lala ditemani fahri menunggu di luar , sekalian Lala juga ingin tahu kondisi reyna yang berada di sebelah kamar rawat sang Ibu . “ Nurmala tenang kan diri kamu , kamu harus ingat calon anak kita yang masih berada di dalam perut kamu . Mas tahu kamu khawatir dengan Ibu dan adik kamu , tapi apa tangisan kamu bisa membuat Ibu dan za sadar sekarang juga ? dari pada menangis terus , lebih baik berdoa untuk kesembuhan Ibu dan juga za , sayang .“ fahri memperingati sang istri dengan pelan - pelan , karena Lala terus menangis karena kecerobohan nya .

__ADS_1


“ Mas kalo terjadi sesuatu dengan Ibu , aku benar-benar tidak bisa memaafkan diri ku sendiri . Coba saja kalo Lala menjauhkan gunting itu , Ibu juga tidak akan melakukan hal seperti ini . Lala juga penyebab celaka nya za , mas . Sungguh semua ini karena kesalahan saya mas .


Melihat sang istri terus meratapi kesalahan nya , padahal fahri tahu semua ini bukan lah kesalahan dari sang istri , fahri pun memegang kepala Lala dengan kedua tangan nya , agar Lala melihatnya . “ Dengarkan mas sayang , tadi dokter yang menangani Ibu bukan nya mengatakan jika Ibu sudah melewati masa kritis nya , kita tinggal menunggu Ibu membuka mata nya . Sedangkan za , tadi dokter yang menangani adik kita menjelaskan jika za , tidak mengalami luka berat di kepala nya . Za hanya mengalami luka memar di kepala nya , bukan nya bocor . Jadi bisa kah kamu berhenti menangis , mas takut orang yang berlalu lalang di sini mengira kamu di sakiti oleh mas , sebab kamu terus saja menangis .


Saat fahri masih menenangkan sang istri , fahri dan Lala di dekati tiga laki-laki yang berseragam aparat . “ Maaf mengganggu , mau tanya di mana ruang rawat Ibu Nur syamsiah ? “ Lala pun menghentikan tangisan nya , kemudian menatap sang suami sebelum menjawab pertanyaan salah satu aparat yang mencari keberadaan Ibu nya yang belum sadar kan diri .


’ Apa laki-laki yang di selamatkan za , melaporkan kejadian tadi pada pihak berwajib yah . ’ batin Lala .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2