
“ Yang ___ “ Arga terus merengek , karena sang istri yang notabene nya seorang dokter obgyn melarang nya untuk tidak terlebih dulu berhubungan intim , reyna beralasan kehamilan nya sangat riskan untuk berhubungan intim dan masih terlalu muda juga , Arga yang tidak ingin terjadi apa - apa dengan calon penerus nya bisa menahan nya . Memang awal nya Arga bisa menahan hasrat nya untuk tidak menyentuh sang istri , tapi saat melihat sang istri memakai baju tidur yang menurut Arga sangat memancing hasrat nya , tentu saja Arga langsung kalang kabut mengingat iman Arga setipis tisu yang di belah menjadi tujuh , apalagi melihat sang istri mondar mandir di dalam kamar hanya memakai tengtop dan celana pendek sepaha .
Sebenarnya reyna hanya sedang membalas perlakuan sang suami yang pergi selama satu minggu tapi tak memberi kabar apapun padanya , padahal reyna sudah uring-uringan karena tidak tahu menahu keberadaan sang suami di mana dan dengan siapa dia pergi , sungguh tega bukan suami nya dan kini waktu nya reyna membalas nya . “ Apa sih mas . “ sebisa mungkin reyna harus tahan dengan sikap sang suami yang benar-benar terlihat uring-uringan , mengingat selama satu minggu ini Arga tidak menyentuhnya sama sekali karena Arga harus menyelesaikan pekerjaan nya , selain itu kepergian Arga pun karena terlanjur kesal dengan sang istri , mungkin .
’ Suruh siapa pergi tanpa mengatakan apapun pada ku , udah gitu sama sekali tidak memberi kabar apapun lagi . Di kira situ aja yang bisa tega pergi tanpa berkabar - kabar padaku , lah aku juga bisa kali menjadi super tega pada seorang suami yang sudah melupakan istri nya sendiri . ’ batin reyna .
“ Tidur mas sudah malam ! memang nya kamu gak capek apa baru pulang minggat selama seminggu ini . “ balas reyna dengan sedikit menyindir .
__ADS_1
“ Apa sih yang , siapa yang minggat coba . Orang mas pergi karena ada yang harus mas kerjakan , bukan karena mas minggat seperti tuduhan kamu itu . “ elak Arga . “ Yang , kalo nempel masih boleh kan ? “ Arga masih berusaha menawar , karena memang Arga benar-benar sudah tidak bisa menahan nya lagi .
Reyna pun jadi mempunyai ide , agar sang suami semakin tidak karuan karena ulah nya . Reyna yang masih duduk di depan violet pun beranjak dari duduk nya dan dengan sengaja mendekati sang suami kemudian duduk tepat di atas pusaka nya , bahkan bukan hanya itu saja yang reyna lakukan , reyna pun dengan sengaja mengelus pusaka sang suami yang sudah berdiri tegak di balik celana nya . “ sudah nempel kan mas , bahkan bukan hanya nempel tapi aku elus - elus tuh . Kurang baik apa coba aku sebagai istri mu , tidak seperti mas yang melupakan istri nya sendiri . “ ujar reyna .
Tentu saja perbuatan reyna semakin membuat Arga frustasi karena tidak bisa di tuntas kan . Tapi sejurus kemudian , Arga pun mempunyai ide agar hasrat nya bisa di tuntas kan tanpa menyakiti darah daging nya yang masih di dalam perut rata sang istri . “ yang , mas punya cara lain untuk bisa menuntaskan hasrat mas yang sudah lama terpendam ini tanpa menyakiti calon anak kita di dalam sini . “ ujar Arga dengan memegang perut sang istri yang masih berada di atas nya .
***
__ADS_1
Keesokan harinya untuk pertama kalinya Arga ikut sarapan dengan semua anggota keluarga nya , itu pun karena sang istri yang memintanya untuk ikut sarapan bersama keluarga nya . Padahal rencana nya Arga ingin mengajak sang istri sarapan di luar , selain Arga ingin mengganti waktu nya yang terbuang selama satu minggu ini karena kesalahpahaman Arga pada sang istri , Arga pun ingin menghindari satu meja dengan laki-laki yang sudah menyakiti hati perempuan yang sudah melahirkan nya . Semenjak kedua orang tua nya berantakan kemudian berpisah , Arga tak sekali pun ikut bergabung di meja yang sama dengan laki-laki yang dia sebut papa .
Kakek Arga tentu saja terlihat bahagia sekaligus terharu melihat sang cucu duduk di meja yang sama untuk pertama kalinya dalam 8 tahun ke belakang , karena semenjak kebodohan putranya yang lebih memilih batu kerikil seperti perempuan bernama shanum dan membuang istri sebaik Gendis , perempuan yang sudah melahirkan cucu laki-laki nya . Sungguh kehadiran reyna di sisi sang cucu , benar-benar suatu anugrah yang besar untuk nya terlebih pada sang cucu . Kakek Arga memegang tangan reyna yang ada di atas meja , untuk mengucapkan rasa terima kasih nya karena sudah membuat Arga bergabung di meja yang sama . “ Terima kasih . “ ucap kakek Arga pada reyna .
“ Pagi - pagi sudah cari muka . “ sahut Shania , saat reyna mendapat dukungan atau terima kasih dari kakek Arga .
Arga sebagai suami dari reyna , tentu saja tidak terima dengan apa yang sudah di lontarkan putri dari wanita yang sudah merebut papa nya . “ siapa yang kamu maksud cari muka sama kakek ?
__ADS_1
Bersambung