
Setelah mendengar penjelasan dari Lili , tentang keluarga dari sang suami yang tidak menyukai dirinya , semua mata tertuju pada Reyna yang merasa kasihan dengan nasib hubungan nya dengan Arga . Meski Reyna terlihat biasanya aja tidak ada raut kesedihan di wajahnya , tetap saja mereka tidak ingin Reyna merasakan kesedihan . “ kalian kenapa sih ? ko liatin aku nya gitu banget . “ ujar Reyna , karena semua keluarga nya terus memperhatikan Reyna . Reyna tahu , keluarga nya sangat mengkhawatirkan dirinya yang mendapat penolakan dari keluarga rahardian .
“ Za , lalu bagaimana kelanjutan hubungan kamu dengan Arga ? jika keluarga Arga tidak merestui hubungan kalian . “ tanya Lala yang merasa kasihan dengan nasib adiknya , Lala tahu betul siapa keluarga Rahardian dan Reyna tidak akan mampu melawan mereka .
“ Ah aku mah bagaimana mas Arga aja sih kak , kalo mas Arga mau menyerah dengan hubungan yang belum lama ini kita jalani tidak masalah kok . “ sebenarnya Reyna pun merasa sedikit sedih saat hubungan yang baru akan dimulai , malah tersandung restu dari keluarga Arga . Untungnya Reyna terus memberi benteng untuk hubungan nya dengan Arga , jadi Reyna tidak terlalu sakit jika nanti Arga meninggal kan nya .
“ Kamu pasti sedih yah Za ? “ sahut Lili , meski adiknya terlihat biasa saja , pasti Reyna menyimpan kesedihan di dalam hati nya .
“ Sotoy banget sih , siapa juga yang sedih . “ balas Reyna . “ udah siang ini , kakak sama ayah emang gak pada telat apa ? “ Lili pun langsung melihat jam ditangan nya , saat Reyna mengingat kan nya dan benar saja diri nya sudah sangat terlambat untuk berangkat kerja .
“ Ya Allah sudah setengah delapan . “ Lili langsung berlari menuju kamarnya terlebih dulu untuk mengambil tas kerjanya dan juga kontak motor nya yang masih Lili simpan di dalam kamar nya “ Assalamu'alaikum semua nya . “ Lili pun mengucap salam dengan berlari keluar .
Tidak ada kelanjutan pembasahan tentang keluarga rahardian lagi . Karena setelah Lili pergi , Reyna kemudian di susul Ayah pergi .
Sementara Arga terlihat murka , setelah melihat kiriman video dari Agung tentang apa yang sudah terjadi dengan istri dan juga keluarga nya . “ Mau apa lagi wanita ini , apa belum puas dia merebut papa dari mama . Apa sekarang dia berencana menghancurkan hidup ku , dengan menjauh kan ku dengan Reyna . Benar - benar licik perempuan ini . “ Arga benar-benar sudah muak dengan tingkah istri muda Ayah nya . Dulu pun Arga memilih hengkang dari kediaman rahardian , karena Arga sudah sangat muak satu atap dengan istri muda papa nya serta kedua anak tiri dari papanya .
__ADS_1
“ Dev cari kan tiket pesawat untuk penerbangan siang ini . “ ujar Arga pada assisten nya . Arga berniat pulang , karena ingin memberi peringatan pada istri muda papanya . Untung Arga sudah menyelesaikan pekerjaan nya dalam waktu cepat , sehingga Arga bisa kembali siang ini .
Devan pun menganggukkan kepala tanpa mau membantah , lagian pekerjaan di sini sudah selesai jadi buat apa menunggu besok . Apalagi ibu tiri dari tuannya kembali berulah , mungkin kalo tidak mengganggu istri nya , atasan nya masih bisa diam . “ Baik tuan . “ balas devan , kemudian langsung bergegas keluar dari kamar hotel atasannya untuk mencari tiket pesawat , seperti yang atasan nya perintah kan .
Setelah devan mendapat tiket untuk penerbangan siang ini , Arga di ikuti devan langsung menuju ke bandara untuk kembali pulang . Rencana nya Arga terlebih dulu menuju ke rumah utama rahardian , sebelum menemui istri nya di kampusnya . Arga benar-benar ingin memberi pelajaran pada wanita yang sudah merusak kebahagiaan maminya , apalagi sekarang dia mengusik kehidupan nya dengan Reyna .
Dan untuk pertama kalinya Arga kembali menginjakkan kakinya ke rumah utama rahardian , setelah kepergian Arga 8 tahun lalu dari rumah utama rahardian . Selama itu pula Arga menganggap dirinya tidak mempunyai keluarga , hanya kakeknya yang Arga hargai dan kenapa di saat Arga mempunyai hubungan baru , mereka datang untuk merusak ke bahagiaan nya .
Dog
Dog
Dog
Cek lek
__ADS_1
Arga langsung menerobos masuk , saat seorang maid membuka pintu untuknya dan juga devan . “ Mana nyonya mu ? “ tanya Arga yang masih di liputi kemarahan .
“ Siapa anda ? ada perlu apa , anda mencari nyonya sanum . “ maid nya tidak mengenali Arga , mungkin dia bekerja setelah kepergian Arga dari rumah ini .
“ Jaga sikap mu , sekarang tunjukkan di mana keberadaan nyonya sanum karena tuan muda mau bertemu dengan beliau . “ sahut devan , saat seorang maid , tidak tahu siapa Arga .
“ Maaf tapi nyonya mengatakan _____ “ Arga langsung memotong ucapan maid nya , karena tidak segera memberitahu ke beradaan ibu tiri nya.
“ Cepat katakan di mana . “ ujar Arga dengan tidak sabaran , Arga yakin perempuan penghancur rumah tangga kedua orang tua nya berada di rumah .
“ Di taman . “ Arga pun langsung menuju kearah taman , setelah seorang maid mengatakan keberadaan sanum .
“ Waw sungguh bahagia hidup mu sekarang . “ ucap Arga , saat melihat istri muda dari papinya , asyik bercengkrama dengan teman - teman sosialita nya di gazebo , tempat kenangan sekaligus tempat favorit Arga dan maminya menghabiskan waktu bersama , sebelum perempuan di depan nya menghancurkan semua nya .
Bersambung
__ADS_1