Nasab Yang Berbeda

Nasab Yang Berbeda
Kepanikan tuan usman


__ADS_3

“ Beyza , Anne tidak akan pernah menyayangi kamu . Seharusnya , Anne tidak melahirkan kamu ke dunia ini . “


“ Kamu juga tidak akan pernah mendapatkan kasih sayang ku , sebagai orang yang telah melahirkan kamu . Itu semua , karena kamu dan ayah kamu itu orang yang paling Anne sangat benci . “


Setiap kali ucapan ibunya yang pernah di lontarkan muncul kembali dalam ingatannya dan bagaimana perlakuan buruk Ibu nya pada reyna dulu , reyna seperti kesulitan bernapas jika memori itu tiba-tiba muncul . Reyna juga akan menutup kedua telinga nya , seandainya suara - suara masa lalu nya bergema kembali .


Dika yang berada di dekat reyna pun , menjadi khawatir saat melihat kondisi sahabat nya seperti teringat dengan rasa trauma nya . “ jenong , tenang lah ! ambil napas dalam-dalam lalu buang . Ambil napas lagi , lalu buang . Lakukan terus menerus , sampai kamu tenang . “ ujar Dika .


Reyna bukan nya menjalankan instruksi yang di arah kan dika , reyna malah geleng-geleng kepala . “ kampret dika , aku kan bukan mau lahiran . “ reyna sedikit melupakan perasaan gundah di hati nya , melihat ekspresi panik Dika .


Dari dulu , Dika lah yang terlihat paling panik sekaligus khawatir saat keadaan reyna seperti ini .


“ Itu kan teori buat orang agar rileks , bukan cuma buat ngelahirin doang . Makanya , kalo lagi seperti ini tuh otak pintar nya di bawa jangan malah di tinggalin . Kamu kenapa sih Nong ? jangan bikin aku khawatir dong . “ cerocos dika .


Dika khawatir , karena sahabat nya pernah bahkan sering mengalami seperti ini jauh sebelum Ibu Nur sakit gangguan jiwa .

__ADS_1


“ Aku sekarang udah sangat lelah dika . Kamu adalah saksi bagaimana kehidupan ku dari dulu , mereka seperti tak ada yang mengharapkan kehadiran ku , terutama Anne . Kamu tahu dik , keadaan Anne sekarang jauh lebih baik dan sudah seperti sedia kala kembali . Kamu tahu juga dika , berkat siapa Anne bisa sembuh ? Mas Arga , Mas Arga suami ku lah yang membuat Anne sembuh . “ cerita reyna pada sang sahabat .


Dika mendengar curhatan sahabat nya dengan sabar , ingin sekali rasanya dika menenangkan sahabat nya dengan membawa nya ke dalam pelukan nya , seperti yang biasa dika lakukan . Jelas sekarang dika tak mungkin melakukan nya , walau bagaimana pun sahabat nya sudah menjadi seorang istri dari laki-laki lain dan dika akan menjaga batasan nya sesuai apa yang di inginkan sahabat nya .


Untuk mengurangi perasaan canggung nya dan dika juga ingin sedikit menghibur sahabat nya yang terlihat frustasi , dika pun menarik sebelah kiri pipi reyna sebagai respon curhatan dari sang sahabat . “ ini hukuman dari ku , karena kamu tidak menghargai keberadaan ku selama ini . “ Kemudian dika menarik pipi sebelah kanannya , tanpa melepas tarikan sebelah kirinya . “ Dan ini perwakilan hukuman dari mami , mami selalu pilih kasih padaku yang jelas anak kandung nya , hanya untuk membela mu . Tapi lihat lah , orang yang mami bela sama sekali tak menghargai keberadaan nya . Mami sampai menjuluki bandot tua , karena kamu melangkahi ku .


Kalo kamu bicara seperti tadi lagi , tanda nya kamu tidak pernah menghargai ku dan mami . “ balas dika dengan sedikit panjang kali lebar .


Reyna meringis , saat mendapat cubitan pipi dari sahabat laki-laki nya . “ Awwww , sakit pea “ ujar reyna dengan mengelus kedua pipinya .


Tak di pungkiri , jawaban dari sahabat laki-laki nya sedikit benar ada nya . Hanya saja reyna selalu membayangkan , bagaimana rasanya di sayangi dan di cintai wanita yang telah melahirkan kita , seperti kebanyakan yang reyna lihat di sekitar nya .


“ Ya kamu benar dika , seharusnya aku lebih banyak bersyukur lagi . Sudah ah sesi curhat nya , waktu istirahat kita juga sebentar lagi mau habis. “ reyna dan dika pun beranjak dari tempat duduk nya dan segera keluar dari kantin menuju ke ruangan kerjanya dengan wajah masih terlihat muram .


’ Ternyata mengeluarkan unek-unek pada dika tak lagi sama rasanya , setelah kehadiran Arga dalam hidup nya .

__ADS_1


*****


Di penthouse


Tuan usman ternyata sama sekali belum meninggal kan penthouse , meskipun Ibu Nur dan dokter Risa sempat mengusirnya sebelum Ibu Nur tak sadar kan diri . Tuan usman enggan meninggalkan penthouse , sebelum mengetahui kondisi mantan istri nya baik - baik saja .


“ Kenapa tuan masih berada di sini ? “ dokter Risa pikir , tuan usman sudah pergi setelah dirinya cukup lama menenangkan Ibu Nur .


“ Aku tidak tahu , ada kisah apa antara tuan dengan ibu Nur . Tapi Sebaiknya tuan tinggalkan gedung apartemen ini ! aku gak mau kehadiran tuan malah membuat Ibu Nur kembali ke kondisi semula . “ pinta dokter Risa .


Tentu saja tuan usman tak mengerti dengan penjelasan sang dokter yang mengatakan jika kondisi mantan istri nya akan kembali ke kondisi yang semula , pasalnya tuan usman sama sekali tidak mengetahui kondisi mantan istri nya selama ini seperti apa . “ Maksud dokter kondisi semula bagaimana yah ? “ tanya tuan usman dengan bingung .


“ Saya tidak bisa menjelaskan pada tuan , saya minta tuan tidak dulu datang menemui Ibu Nur , karena kondisi Ibu Nur belum sepenuhnya pulih .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2