
...🌺Assalamu'alaikum 🌺...
...{Welcome to my novel, terimakasih sudah memilih novel ini untuk di baca. Semoga suka dengan cerita nya. Ini novel pertama, banyak kesalahan dalam setiap kata maupun kalimat.}...
...Harap di maklumi❤️....
"Terimakasih kasih sandwich nya."Ucap Yura tak menatap wajah Yoon jin.
Yoon jin membalikkan badan sembari tersenyum manis berlalu keluar kelas.
"Ya elah Yur,cuma mau bilang terima kasih aja, dramatis banget."Goda Arin.
"Gue yakin hati nya Jin oppa pasti jedag-jedug slow mo."Ucap Fitri tertawa senang.
"Berisik lo!!."Sahut Yura kesal.
...****************...
Bel pulang telah berbunyi siswa siswi SMA Turnagara berbondong-bondong keluar kelas.
Namun kali ini mereka tak pergi ke parkiran melainkan pergi menuju lantai tiga.
Yura and the group di buat bingung dengan keramaian siswa siswi yang berlarian menuju eskalator.
Begitu juga dengan Rachel yang tergesa-gesa ingin keluar kelas.
"Rachel!!!."Teriak Arin membuat Rachel menghentikan larinya menoleh ke sumber suara.
"Kenapa ?."
"Lo mau kemana ko buru-buru ?."
"Rachel tunggu!!."Teriak Yoon so.
"Kalian mau ke mana ?."Tanya Yura penasaran.
"Kita mau ke lantai tiga."Sahut Rachel.
"Oo iya ayo Yura,Arin, Fitri kita daftar lomba di atas."Ajak Yoon so.
Fitri langsung menarik tangan Yura dan Arin berlari mendahului Yoon so dan Rachel yang kini mematung melihat kepergian tiga sekawan.
"Kita yang ngajak,kita yang di tinggal."Oceh Rachel.
Kini mereka berlima sudah sampai di lantai paling atas, di penuhi siswa-siswi yang ingin berpartisipasi dalam lomba ulang tahun sekolah.
"Widih, ramai banget yang mau ikut lomba."Ucap Fitri antusias.
"Kita cari Kak Deha dulu yuk."Ajak Arin.
"Ngapain ?."Tanya Yura bersedekap dada.
"Udah lah lo ikut aja,"sahut Arin menarik tangan Yura.
Dari kejauhan tampak Deha sedang sibuk mencatat para pendaftar lomba bersama Yoon jin dan Valen.
"Nah itu Kak Deha."Ucap Yoon so.
"Ayo kesana."Ajak Rachel.
Mereka berjalan menembus kepadatan siswa-siswi yang berdesak-desakan.
"Eh gila kepala gue puyeng nih."Arin memegangi kepalanya.
"Nih manusia banyak banget yang mau ikut lomba."Keluh Fitri.
"Kalian kualahan ya."Deha berucap sembari terkekeh melihat lima adik kelas yang terlihat lelah.
__ADS_1
"Kakak enggak capek apa nyatat nama manusia sebanyak ini ?."Tanya Arin.
"Capek tapi asik, artinya lomba tahun ini sukses juga."
"Memang sebelumnya enggak sukses ?."
"Sukses terus,cuma kakak khawatir kalau di periode Kakak lomba yang kakak adakan enggak sukses."
"Lah pasti sukses ko kak."Ucap Arin memberikan semangat.
Deha tersenyum manis menampilkan deretan gigi rapinya.
"Kalian mau daftar lomba apa ?."Kini Yoon jin ikut berbicara.
"Gue mau ikut lomba fotografer."Sahut Fitri semangat.
Yoon jin menaikkan sebelah alisnya.
"Modelnya ?."
"Nih, Arin."Memukul pundak Arin lembut.
"Gue ?."Arin menunjuk dirinya sendiri.
"Iya lo,sama Yoon so kali ya ?."
"Eh jangan-jangan ini si Rachel aja."Mendorong Rachel maju ke depan Fitri.
"Aa, boleh-boleh, teman--teman gue ko cakep-cakep amat sih."Puji Fitri semangat.
"kenapa enggak Yura aja."Yoon jin memberi saran.
Semua menatap Yura yang berdiri santai bersedekap dada.
"Enggak!!."Jawab Yura cepat.
Semua terkekeh mendengar guyonan Fitri.
"Oke Valen tolong catat ya, Fitri ikut lomba fotografer."Ucap Deha.
"Lo aja,gue mau ke toilet,"sahut Valen sinis.
"Eh Yura."Tegur Bu Sarah.
"Ibu Sarah."Sahut Yura sembari menyalami tangan Bu Sarah.
"Kamu mau ikut lomba masak ?."
"Hm.."
"Iya Bu Sarah,Yura ikut lomba masak."
"Wah pasti menang ini lombanya."
"Nanti di seleksi,yang terpilih bakal di pasangkan sama Yoon jin."Sambung Bu Sarah.
"Wah, cocok banget tuh Yur,"goda Fitri senang.
Yura mengerutkan dahi nya tak suka.
"Pasangan seleksi Yura siapa ?."Tanya Bu Sarah.
"Saya Bu."Jawab Yoon so semangat.
"Sekalian pasangan hidup."Sambung Yoon so kembali.
"Sini gue tampol dulu,udah kuat belum buat jadi pasangan hidup Yura."Ucap Rachel mendorong tubuh Yoon so.
__ADS_1
"Jiakh Oppa Yoon so."Goda Arin dan Fitri bersamaan membuat wajah Yoon so memerah malu.
"Lo bisa masak ?."Tanya Yura.
"Enggak, tapikan ada kamu yang jago masak,aku jadi pelengkap aja."Sahut Yoon so santai sambil tersenyum manis.
"Idih Yoon so oppa makin jago ngegombal."
"Jin oppa, belajar gombal sama Yoon so,biar bisa gombalin Yura."Sahut Fitri.
Yura dan Yoon jin mengerutkan dahinya tak suka bersamaan.
"Valen ikut lomba lagi ?."Kini Bu Sarah bertanya pada Valen yang terlihat sangat kesal.
"Iya Bu."
"Tahun kemarin sekolah kita menang lomba masak di wakilli Yoon jin dan Valen."Ucap Bu Sarah.
Semua membulat kan mata kecuali Yoon jin dan Deha. Tak percaya jika Valen dan Yoon jin menjadi rekan lomba.
"Tapi sepertinya tahun ini kita akan menang lagi, karena sekolah kita sangat unggul dalam lomba memasak."
"Kalau basket Bu ?."Tanya Rachel penasaran.
"Basket, sekolah kita sangat baik, namun SMA Yubesgara memang terkenal dengan siswa-siswinya yang atletik,ya karena memang sekolah mereka sekolah atletik."
Semua mengangguk kan kepalanya paham apa yang Bu Sarah sampaikan.
"Fotografer Bu ?."Kini giliran Fitri yang bertanya.
"Fotografer juga demikian poin kita tidak kalah jauh dengan SMA Darmagara,sekolah yang terkenal dengan sekolah Fashion,sudah jelas mereka yang membondong piala fotografer."Jelas Bu Sarah.
"Kita juga ada ekstra Fotografer Ibu yakin kali ini kita yang akan memborong semua piala perlombaannya."Ucap Bu Sarah menyemangati siswa-siswinya.
Semua tersenyum senang penuh semangat.
"Mohon doanya Bu."Ucap mereka serentak.
Kini Bu Sarah berlalu meninggalkan mereka.
"Yur,lo dari tadi enggak ada semangat-semangatnya ya."Oceh Arin.
"Nama lo udah aku tulis sama Yoon so."Ucap Yoon jin datar.
'Semangat banget nulis namanya Yura.'Yoon so membatin.
"Kalian pikir seleksi cukup sekali,walau ini hanya sekedar lomba ulang tahun sekolah,ini juga lomba yang diikuti sekolah bergengsi semua."Ucap Valen sinis berlalu pergi.
"Dih,dia pikir kita main-main mau ikut lomba."Kesal Fitri.
"Lo harus tampil elegan ya photoshoot nanti."Ucap Fitri kembali.
"Iya--iya bawel ah."
"Udah belum ngocehnya gue juga mau daftar lomba."Kesal Vika yang berdiri tepat di belakang Yura dengan dua sahabatnya.
"Daftar ya daftar aja,ngapain ribut!!."Kesal Fitri.
Semua menatap ke arah Fitri yang berbicara dengan nada keras.
"Hush,udah jangan marah-marah,entar cepat tua."Ledek Rachel.
"Heboh banget lo."Kesal Vika.
"Dasar.."
"Gue mau pulang,"ucap Yura memotong ucapan Fitri, berlalu meninggalkan semua teman--teman nya yang mematung memandangi kepergiannya.
__ADS_1
"Gue lagi kisruh dia santai banget ya,"kesal Fitri menyusul Yura.