North Pole Couple

North Pole Couple
Episode 26


__ADS_3

...🌺Assalamu'alaikum 🌺...


...{Welcome to my novel, terimakasih sudah memilih novel ini untuk di baca. Semoga suka dengan cerita nya. Ini novel pertama, banyak kesalahan dalam setiap kata maupun kalimat.}...


...Harap di maklumi❤️....


Diperjalanan menuju rumah sakit jalanan di penuhi kendaraan membuat dada serasa sesak.


Yoon jin hanya bisa memajukan sedikit demi sedikit ban mobilnya.


Wajah penghuni mobil keluarga Kim kini tampak gusar dengan kemacetan yang mereka alami.


Di depan mobil keluarga Kim di hadang satu motor GP yang sedari tadi hanya diam tak bergerak.


Tin-tin!!!!!, klakson kendaraan di belakang mobil keluarga Kim berbunyi terus-menerus membuat telinga penghuni keluarga Kim semakin gusar.


"Kurang hajar banget sih tu orang."Kesal Arin.


"Iya nih, enggak tahu apa,kalau kita juga harus enggak bisa jalan gara-gara motor orang di depan."Sahut Fitri.


Rachel yang tepat di belakang mobil keluarga Kim merasa bingung kenapa mobil Yoon jin tak jalan-jalan.


Rachel turun dari motornya berjalan menghampiri mobil yang Yoon jin kendarai.


Tuk-tuk,Rachel mengetuk pelan kaca mobil Yoon jin.


"Kenapa enggak jalan bro,di belakang udah pada ngantri."


"Lo enggak lihat motor di depan enggak jalan-jalan,jangan nyalahin kita dong."Sahut Yoon so.


"Yah gue nanya doang bambang."Kesal Rachel


Dilihatnya satu motor GP hitam yang tak asing baginya.


Perlahan Rachel mendekati pemilik motor yang sedang memainkan ponselnya santai.


"Bro,udah lampu hijau nih, kenapa belum jalan."Ucap Rachel.


Pria berjaket hitam menoleh ke arah Rachel yang berdiri tepat di samping nya.


"Li wei!!!!."Teriak Rachel terkejut.


Melihat Rachel yang malah asik mengobrol dengan pria penghadang jalan membuat Fitri dan Arin semakin kesal.


Arin dan Fitri keluar bersamaan dengan penuh amarah.


"Woi!!!,kalau mau ngobrol jangan di jalan."Teriak Arin.


"Lo pikir,ini jalan,punya bapak lo apa!!!."Teriak Fitri penuh kekesalan.


Seketika pria berjaket hitam yang tengah bertenggek santai dia atas motornya menoleh ke sumber suara.

__ADS_1



"Eh, buset ganteng banget!!!."Fitri dan Arin histeris bersamaan.


"Helmnya di buka aja bang,"ucap Fitri tersenyum


senang.


Pria berjaket hitam tak merasa enggan dengan permintaan dua wanita cantik di depannya.


Segera ia melepaskan helm nya memperlihatkan wajah yang tersembunyi di balik helm.



"Aaa!!!, Kenalan dong bang."Pinta Fitri histeris.


"Nomor WhatsApp sekalian bang!!!."Timpal Arin.


Dari dalam mobil semua kesal dengan teman-teman nya yang malah mengajak pria penghadang jalan mengobrol.


Bahkan kesenangan dengan pria penghadang jalan.


Yoon so yang ingin keluar di cegah Yura, yang kini amarahnya sudah di ubun-ubun.


Brak!!!,Yura menghempas keras pintu mobil keluarga Kim membuat Yoon so,Yoon jin,dan Dhafir yang berada di mobil terlonjak kaget.


"Marah besar si kutub,"ucap Yoon jin datar dengan sorot mata yang terus memantau gerak-gerik Yura.


Semua yang berada di depan mobil Keluarga Kim ikut kaget tanpa terkecuali pria berjaket hitam penghadang jalan yang Rachel sebut Li wei.


Arin sudah masuk kedalam mobil melihat wajah Yura yang tak bersahabat.


"Masuk."Ucap Yura lebih datar dari biasanya.


"I-iya,i-ini gue mau ma-masuk."Fitri berlari secepat kilat.


Berjalan dengan bersedekap dada, mata yang tajam dengan wajah datar sudah terpasang Yura berjalan menghampiri Li wei.


'Eh,tu cewek lebih cantik dari yang tadi,tapi wajahnya datar amat, jalan tol kalah datar sama ni muka.'Li wei membatin kagum sekaligus bingung.


"Lo ngapain halangin jalan."Ucap Yura datar.


"Gue lagi telphonan sama pacar gue."Jawab Li wei santai.


"Norak banget, angkat telpon dari pacar sampai halangin orang lewat,lo takut kalau pacar lo ngajak putus cuma gara-gara enggak angkat telephon."Ucap Yura sembari menyeringai.


Li wei mengerutkkan dahi tak percaya dengan kata-kata pedas wanita datar dihadapan nya.


"Lo cepetan pergi,atau gue tabrak motor lo sekalian lo nya juga."


"Oke,gue pergi, tapi gue pergi bukan takut di tabrak lo."

__ADS_1


"Tapi takut dengan debaran jantung gue yang mau keluar lihat wajah cantik lo."Sambung Li wei terdengar sampai telinga penghuni mobil keluarga Kim yang langsung membulatkan matanya tak percaya.


Wajah Yoon jin dan Yoon so kini tampak semakin kesal,ingin rasanya menampar wajah pria aneh yang berani menggoda Yura.


"Lo pergi,jangan pakai ribut."Ucap Yura datar kembali masuk ke dalam mobilnya.


Li wei masih menatap mobil keluarga Kim.


"Bro,gue pulang dulu."Ucap Li wei memakai kembali helmnya.


"Oke,bro nanti ketemu lagi,"sahut Rachel dengan salam andalan laki-laki sebelum pergi.


"Gila ya tu orang."Ucap Yoon so di dalam mobil yang kini sedang berjalan menuju rumah sakit.


'Yura keren banget,aku hanya bisa diam tanpa melakukan apa-apa di mobil ini.',Batin Dhafir yang kagum dengan Yura.


Dua puluh menit menunggu antrian akhirnya nama Dhafir di panggil untuk menemui dokter.


"Biar gue aja yang masuk."Ucap Yoon jin dan Yura bersamaan.


Membuat semua menatap keduanya bingung.


"Gue aja."Ucap Yura datar.


"Gue."Sahut Yoon jin lebih datar.


Yura tak menghiraukan Yoon jin dan langsung mendorong kursi roda Dhafir menuju ruang konsultasi.


Yoon so langsung ikut masuk bersama Yura di susul Yoon jin.


"Anterin Dhafir konsultasi aja pakai berebut."Ucap Fitri.


"Si Yura kenapa mau ikut masuk ?."Tanya Rachel penasaran.


"Yura mah kalau nolong enggak mau setengah-setengah."Ucap Arin.


"Langsung sampe tuntas."Timpal Fitri.


Di ruangan konsultasi dokter dikejutkan dengan pemandangan indah di hadapannya.


Dua pria tampan berdiri tegak di belakang wanita cantik yang sedang mendorong pria yang tak kalah tampan di kursi roda.


"Permisi Dokter."Ucap Yura ramah.


"Iya , silahkan."


"Yang sakit siapa ?."Tanya Dokter cantik dengan rambut sebahu.


"Bukannya sudah jelas ya,Dokter."Sahut Yura yang tak menyadari dua pria tampan sedang berdiri tepat di belakangnya.


"Hmm,yang di belakang."Ucap Dokter.

__ADS_1


Yura menoleh ke belakang dilihat nya wajah Yoon so yang tersenyum manis,bersama Yoon jin yang terlihat cool dengan wajah datarnya.


Like,komen,nya ya, readers ❤️


__ADS_2