North Pole Couple

North Pole Couple
Episode 66


__ADS_3

🌺 Assalamu'alaikum 🌺


Suasana senggang beberapa detik,jarum jam seakan berhenti berputar. Hanya debaran jantung Yura yang terdengar. Yoon so sang pelaku tetap santai dengan buah jambu yang tersisa sebagian.


Dugh!!


Tangan panjang itu memukul tepat kepala Yoon so merasa kesal.


"Akh!!" Yoon so meringis mengelus kepalanya mereda kan perih yang di rasakan nya.


"L-lo barusan ngomong apa sih." Yoon jin menarit kembali tangan panjang nya setelah puas memukul kepala Yoon so.


"Apa ? gue enggak sembarangan ngomong kok!"


Wajah tampan Yoon jt mengeluarkan aura dingin menatap adik angkatnya yang masih bersikeras dengan argumen nya.


"Gue! gue!"


"Apaan sih emang ben--"


Mulut mungil itu terbekap jari-jari panjang cantik yang di inginkan oleh para kaum hawa.

__ADS_1


"Diam!" Yoon jin semakin di buat kesal dengan Yoon so yang mulai jahil. Ia tak habis pikir apa motif terselubung dari Yoon so yang bersikap jahil kali ini.


"Emang berani ngomong sama Abi ?" Yura


bersedekap dada menatap Yoon jin dengan nada menantang. Semua diam menikmati suasana asik saat ini. Rachel terus menatap Yura dan Yoon jin bergantian dengan mulut yang kembali mengunyah seakan menikmati film layar lebar di temani popcorn.


"Hayo berani enggak Oppa ?"Fitri bertanya sambil merebut jambu biji dari tangan Rachel ikut menikmati pemandangan di depan nya.


"Emang apa yang gue enggak berani ?" Yoon jin melepas dekapan nya dari mulut Yoon so yang sedari tadi menggigit telapak tangannya.


"Widih sok cool banget,ntar mau makan apa anak istri lo."


"Hmm terserah lo lah,by the way. Gue mau pulang kalian enggak pada bubar ?" Yura bangkit dari duduknya menyudahi ritual makan ya. Yang lain ikut berdiri membantu Arin membersihkan lantai bekas kulit jambu biji yang terkapar di mana-mana. Jelas pelaku nya adalah Rachel.


Lantai dengan warna biru laut itu sudah bersih seperti semula. Tiga tamu jauh itu menaiki kendaraan nya masing-masing bersiap kembali ke rumahnya. Dengan lambaian perpisahan Yoon so melajukan mobilnya perlahan paling depan memimpin jalan pulang. Di susul Rachel dan Yoon jin. Sebelumnya Yoon jin memberi kan bingkisan kecil berisi beberapa cokelat di dampingi snack ringan karena tak sempat membuat kue untuk Yura sang pujaan hati.


Yura menyunggingkan senyum sembari terus memandangi punggung Yoon jin yang perlahan menghilang tertelan jarak. Di genggam nya erat-erat bingkisan mini itu dengan senyum yang semakin mengembang.


"Hyung Jin mau ngelamar lo."


Kalimat singkat itu berhasil memenuhi otak Yura. Yura menggelengkan kepalanya merasa ada yang tak beres dengan otaknya saat ini.

__ADS_1


"Pulang sana,udah jauh Oppa nya."Arin menepuk pundak Yura pelan.


"Oppa mana sih Yoon so atau Yoon jin."Fitri tersenyum jahil terus menggoda Yura sampai Yura jengah dengan godaan receh Fitri.


"Berisik ah!"Yura menyebrangi jalan kecil sebagai pembatas area rumah mereka.


Brak !


"Assalamu'alaikum!"


Yura mendorong keras pintu rumah yang berukuran besar dilapisi besi bewarna hitam. Tak ada jawaban mungkin Ummi lagi di dapur pikir Yura berlalu menuju kamar nya dengan langkah lebar. Tak sabar membuka hmm lebih tepatnya melahap habis bingkisan yang Yoon jin berikan.


Yura jenis spesies penikmat manis, menikmati sebatang cokelat dengan potongan kacang almond di dalam nya. Yura memejamkan matanya merasakan nikmatnya cokelat manis dengan perpaduan kacang almond yang terasa renyah di setiap gigitan.


"Eh apaan nih ?" Yura melihat selembar kertas kecil yang terselip di sela-sela tumpukan cokelat dan snack.


"Makan cokelat nya jangan kebanyakan, ntar manis lo nambah."


Yura menutup mulut nya yang ternganga lebar menghitam penuh cokelat.


"Sok romantis ! hoek!!"Yura di buat histeris dengan apa yang barusan ia baca. Tak pernah terbesit di benaknya kalau Yoon jin yang dulu berwajah datar tanpa ekspresi bisa menulis kan kalimat menggelikan seperti itu untuk nya. Dan yang membuat ia lebih heran kenapa ia bisa menaruh rasa pada pria yang sikap nya sebelas dua belas dengan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2