North Pole Couple

North Pole Couple
Episode 71


__ADS_3

🌺 Assalamu'alaikum 🌺


Rahasia, satu kata sakral yang berhasil membuat siapa saja yang mendengar kata rahasia mencari tahu sampai akhir nya kata rahasia itu tak menjadi sebuah rahasia lagi.


Saat rahasia itu terungkap perasaan ini bergejolak tak terbendung. Rahasia begitu sakral terus di jaga agar tetap menjadi rahasia sampai kapan pun. Dan tak boleh terkuak.


Rahasia yang baik atau pun buruk, tetap menghasilkan fantasi bergejolak siapapun yang mengetahui sebuah rahasia.


"Kapan lo mau balikin buku nya Yur." Dengan raut wajah bingung takut campur aduk tak karuan,Yoon so benar-benar ingin segera menggenggam buku keramat Hyung nya.


"Hahaha"


Yura tertawa kecil merasa geli dengan tingkah Yoon so yang begitu putus asa.


"Kapan lo minta di kembaliin ?"


Seperti biasa Yura selalu memutar balik pertanyaan pada lawan bicara nya seperti para politikus yang sedang berdebat. Mungkin Yura cocok nimbrung di dunia politik.


"Sekarang Yur,gue mau sekarang. Kenapa buku itu ada di lo ? dan kenapa lo baca buku itu ?"


Deretan pertanyaan yang terlontar dari mulut Yoon so berhasil mengalihkan perhatian para penghuni kelas yang saat itu tengah ramai-ramainya.


"Eh apaan tuh ?"


"Masak iya Yoon so ngamuk ?"

__ADS_1


Bisik-bisik teman sekelas mulai memenuhi ruangan dengan mata yang terus berpusat pada Yura dan Yoon so.


'Astaga malah jadi pusat perhatian.' Yoon so di buat semakin pusing delapan keliling dengan tatapan yang tertuju padanya. Padahal ia berusaha sebisa mungkin untuk tak mengundang kehebohan di kelas. Takut-takut mereka menanyakan penyebab Yoon so heboh di kelas.


"Iya." Satu kata singkat yang berhasil mendamaikan perasaan gelisah Yoon so.


Yoon so mengangguk cepat merespon Yura yang sudah duduk santai menikmati tidur siangnya.


"Huuft akhirnya." Dengan helaan nafas panjang Yoon so duduk di kursi nya.


"Kenapa lihat - lihat ?" Yoon so menggertak Fitri yang menatap nya curiga.


"Lo heboh kenapa tadi ?"


"Sstt enggak usah ikut-ikutan,kalau lo ikut-ikutan bahaya buat keselamatan hidup gue."


Dengan antusias Fitri bertanya pada Yura yang membaringkan kepala membelakanginya di meja sebelah. "Ada apa sih Yur ?"


"Berisik ah kepo banget sih," Yura berujar tak mengubah posisi nyaman nya.


Sia-sia sudah perjuangan Fitri, dengan terpaksa ia memendam rasa kepo nya, namun bukan Fitri namanya kalau tak bisa menguak fakta.


"Dasar ! lo berdua ! bakal gue gali rahasia lo berdua !"


Brak!!

__ADS_1


Fitri menggebrak meja dengan perasaan yang berapi-api.


"Minggir!"


"Apaan sih ? heboh banget nih bocah !" Arin ngedumel kesal saat Fitri mendorong pelan tubuh nya membuka jalan untuk Fitri.


"Jangan macam-macam lo Fit,gue dalam masalah serius nih,jangan coba-coba kepo lo."


Yoon so berujar sebelum Fitri melewati pintu keluar kelas. Gadis cerewet itu berhenti melangkah saat gendang telinga itu berhasil menerima pantulan suara lembut Yoon so yang cukup jauh dari tempat ia berdiri.


"Bodo lah,"Gadis itu kembali melangkah usai berujar tanpa menoleh ke lawan bicara nya.


Terlihat cool bukan hahaha.


Rasa ingin tahu yang tinggi itu menjadi sifat yang baik dalam dunia pendidikan. Rasa ingin tahu yang dapat mendorong seseorang untuk mencari tahu akan sesuatu. Orang dengan sifat seperti ini banyak memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan. Namun rasa ingin tahu yang tinggi juga memberi dampak buruk bila rasa ingin tahu itu melebihi batas normal.


Intinya berlebihan dalam segala hal pasti menimbulkan dampak yang tak baik.


Saat ini gadis yang berjalan di lorong sekolah berlantai bening mengkilat itu tengah beradu argument dengan dirinya sendiri. Sepanjang lorong ia berpikir dengan bantuan rumus matematika memikirkan rahasia antara Yura dan Yoon so yang belum terungkap.


"Jangan panggil gue Fitri kalau nama saya bukan Fitri. Huh! bakal gue bongkar rahasia lo Yoon so Yura hahaha!!!"


Fokus dengan pikiran nya gadis itu tak sadar kalau saat ini suara tawaan yang keras itu berhasil menjadi kan nya sebagai topik pembicaraan siapa saja yang melihatnya.


"Gila ya." Orang yang tak pernah ia kenali wajah nya dengan santai mengatainya gila saat kepergok tertawa terbahak-bahak tanpa ada lelucon di hadapannya.

__ADS_1


Bukan hanya orang itu yang lain pun berbisik-bisik merasa heran dengan gadis aneh yang masih tertawa terbahak-bahak tak memedulikan bisik-bisik orang di sekitarnya.


__ADS_2