
...🌺 Assalamualaikum 🌺...
...{Welcome to my novel, terimakasih sudah memilih novel ini untuk di baca. Semoga suka dengan cerita nya. Ini novel pertama, banyak kesalahan dalam setiap kata maupun kalimat.}...
...Harap di maklumi....
...Mohon dukungan nya❤️...
Usai shalat ashar mereka kembali melanjutkan ekstrakurikuler Tabog(tata boga).
"Karena kalau satu kelompok sepuluh orang jadi kita bagi dua,satu kelompok lima orang" ucap Bu Sarah.
"Gue gak mau tau, gue harus sekelompok dengan Yura." ucap Yoon so yang berada tepat di samping kiri Yura. Dengan jarak sekian meter.
"Lah gue juga harus no debat."Sahut Rachel.
"Ihhh,ribut ae,kita berlima sekelompok." Ucap Fitri kesal.
"Kelompok yang ini anggota nya ganti !"ucap Valen mendatangi kelompok Yura.
Eh siapa lo ngatur-ngatur kelompok kita."Protes Fitri.
"Tau tuh."
"Lo ,Yura si tukang caper,lo pindah ke kelompok sebelah sana, tukar dengan Vika." Perintah Valen.
Vika yang mendengar namanya di sebut dengan sangat senang hati kalau berpindah ke kelompok Rachel.
"Gue juga pindah."Ucap Yoon so.
"Gue juga !!"Sahut yang lainnya serentak.
"Ihh,lo semua nantangin gue ya !!" bentak Valen kesal membuat semua mata tertuju ke arahnya.
"Kenapa di sana,"tanya bu Sarah menyelidiki.
Yoon jin dan Deha berjalan menghampiri Valen.
"Udah lah valen jangan ganggu mereka, biarin aja mereka satu kelompok." Ucap Deha lembut.
__ADS_1
"lembut banget,"ucap ciwi-ciwi histeris mendengar suara Deha.
Yoon jin berdiri tepat di depan wanita yang sedari tadi melihat ke arah lain,ekspresi datar,
ciri khasnya tidak ketinggalan bersedekap dada.
'Nih cewek enggak bisa apa natap wajah tampan gue sekali aja,yakali badan gue yang tinggi gini kagak kelihatan,' batin Yoon jin heran dengan sikap Yura didepannya.
'Nih orang hobi banget berdiri didepan gue sambil ngelirik-ngelrik,ngeri gue jadinya," Yura membatin tak kalah heran dengan Yoon jin.
"Ehem,"Yura berdehem agar Yoon jin segera pergi dari hadapannya. Benar saja Yoon jin peka dengan maksud Yura langsung pergi dari hadapan Yura.
"Nah kamu di kelompok ini ya," ucap Bu sarah kepada Yuki, Yang tiba-tiba menghampiri kelompok Yura
"Baik bu terima kasih banyak,"ucap Yuki menundukkan kepalanya.
"Siapa ketuanya."
"Yura Bu,"ucap Yoon so semangat.
Yura yang baru sadar dari pikirannya mengangguk bingung.
"Iya Bu."
Yuki tersenyum manis kepada setiap anggota kelompok Yura. Semua membalas manis senyuman Yuki kecuali Yura. Sudut bibir yang sedikit menaik itu yang ia tampilkan diwajahnya untuk menyambut Yuki.
"Senyummu itu sangat kecut, mau aku ajari cara tersenyum," tawar Yoon so tersenyum manis.
"Begini ya,kamu bisa senyum menampilkan deretan gigimu yang rap,i" ucapnya sambil tersenyum menampilkan deretan giginya yang rapi putih berseri.
"Terus kamu bisa senyum menampilkan lesung pipi,"ucapnya lagi tersenyum menampilkan lesung yang terbentuk di pipinya.
"Ayo coba."Pinta Yoon so .
Yura yang merasa geli dengan wajah Yoon so tersenyum lebar menampilkan gigi ginsulnya.
"Manis,"ucap dua pria yang sedari tadi melihat tingkah Yoon so dan Yura. Keduanya saling bertatapan terkejut. Apalagi Deha ia tak menyangka Yoon jin pria berwajah datar sedingin kutub Utara akan mengatakan hal yang sama dengan nya.
.
__ADS_1
"Manis" ucap Yoon so dan Rachel serentak setelah Yura menjauh. Yuki mendengar jelas apa yang dikatakan Yoon so dan Rachel.
Wajahnya tampak murung melihat pria yang ia idamkan menyukai wanita lain.
'Yura emang cantik tapi dia kan kutub.' Batin Yuki kesal.
...****************...
Yura Aikawa
Kim Yoon so
Adik angkat Kim Yoon jin keturunan China-Korea yang berkelana di Indonesia.
Kim Yoon jin
Oppa Tabog wkwkw.
Rachel
Blasteran Amerika.
Anak motor.
Valensa Ardinafa
Blasteran korea
Pengagum Yoon jin
__ADS_1