North Pole Couple

North Pole Couple
Episode 30


__ADS_3

✨Assalamu'alaikum ✨


Happy reading ✨


Di bawah pohon rindang di taman sekolah Rachel sedang berbincang-bincanng santai dengan Lee wei,yang sudah lama tak berjumpa membuat keduanya merasa senang dapat bertemu kembali.


Berteman sejak duduk di bangku Sekolah Dasar,terpisah ketika Lee wei melakukan operasi pada kakinya yang patah di negara asal orang tuanya China.


"Gimana kaki lo bro,udah sembuh ?."


"Udah sembuh ini mah,gue aja udah tanding balap lagi."


"lo enggak trauma ?."


"Gue enggak kenal yang namanya trauma."


"Ya gue kan khawatir sama lo."


"Mendingan lo enggak usah ikut-ikutan balap liar lagi deh."Sambung Rachel.


"Gue kan ketuanya, kayaknya kalau gue enggak ikut-ikutan balap liar, enggak asik."Sahut Lee wei santai.


"Ya, terserah lo deh, yang penting gue udah ngingatkan."


"Ya, thank you bro,"sahut Lee wei sembari memukul pelan pundak Rachel.


Lama tak ada pembicaraan diantara kedua nya. Mereka saling diam memandang ke depan dengan pikiran masing-masing.


"Gue,mau nanya sesuatu sama lo."


"Tanya apaan ?."Tanya Rachel penasaran.


"Teman lo yang pakai kerudung ya...."


"Namanya Yura."Potong Rachel yang tahu tujuan pertanyaan Lee wei.


"Yang mana woi,gue belum selesai ngomong, yang pakai kerudung kan ada tiga ora..."


"Yang paling tinggi, putih, mancung, cantik."Potong Rachel.


"Nah iya,benar."


"Ngapain lo nanya-nanya dia ?."


"Gue mau pacarin dia."Jawab Lee wei santai penuh percaya diri.


Rachel terperangah tak percaya.


"Serius lo."


"Seriburius."


Rachel terdiam menatap wajah Lee wei tak percaya.

__ADS_1


"Bukannya lo ada pacar ya ?."Tanya Rachel.


"Ada."


Rachel tak suka dengan jalan pikiran temannya yang suka bergonta-ganti pasangan.


"Lo enggak berubah ya dari dulu."Ucap Rachel dengan wajah tak bersahabat.


"Apa nya yang enggak berubah ?."Tanya Lee wei sembari tersenyum bangga.


"Tahu ah, yang pasti si Yura banyak pawangnya,salah satunya gue."


Kini giliran Lee wei yang terperangah tak percaya.


"Heh!!!, serius lo suka sama Yura."Ucap Lee wei menepuk-nepuk pundak Rachel.


"Gue hanya sebatas kagum aja sama Yura, enggak ada harapan untuk memiliki nya."


"Lah, kenapa enggak lo sikat ?."Tanya Lee wei penasaran.


"Apa karena cowok putih, tinggi yang selalu ada di sampingnya Yura."Tebak Lee wei.


"Yoon so ?."


"Atau Yoon jin ?."Sambung Rachel.


"Mereka mah teman lo,mana gue tahu, intinya ada cowok yang mukanya kayak orang Korea-china gitu, wajahnya imut kayak yang maskulin gitu."Jelas Lee wei.


"Lo kalah saing ya ?."


"Lah,di lihat dari mana pun,gue menang telak."Sahut Rachel berbangga diri.


"Yoon jin yang mana ?,namanya mirip."


"Yoon jin abang nya."


"Kayaknya mereka berdua suka sama satu cewek."


"Ya gitu deh,cuma si Yoon jin sama Yura sama--sama kutub,jadi saling jual mahal gitu."


Rachel manggut-manggut paham dengan penjelasan Rachel tentang Yura yang menjadi informasi penting baginya.


"Satu lagi."


"Apaan tuh ?."


"Di sekolah semua orang tahu kalau Yoon jin itu pacarnya si Yura, gara-gara foto romantis mereka berdua tersebar."


"Yang benar."Lee wei tak percaya.


"Adik lo yang fotoin diam-diam, padahal kata Yoon so kronologinya enggak kayak begitu."


"Terus Yura sama Yoon jin benar-benar pacaran ?."

__ADS_1


"Enggak,itu cuma untuk jagain Yura dari Valen mantan lo."


Lee wei paham dengan apa yang Rachel katakan. Hatinya merasa sangat puas ketika mendapatkan informasi yang sangat penting dari Rachel.


"Gue bakal buat lo jatuh hati sama gue."Gumam Lee wei menyeringai.


Rachel yang mendengar itu hanya diam menatap Lee wei tak suka.


.......................................................


Di tempat lain Valen dan Vika juga sedang berbincang namun raut wajah keduanya terlihat sangat serius.


Valen yang tak menyangka mantannya Lee wei sudah kembali ke Indonesia usai operasi kaki ia bingung harus bagaimana.


Pasalnya ia memutuskan hubungannya dengan Lee wei karena Lee wei yang saat itu sedang cacat.


Ia belum menjalankan operasi kaki. Valen yang melihat Lee wei duduk lemah di kursi roda merasa bahwa Lee wei sudah tak pantas bersamanya lagi.


Ada rasa sayang untuk memutuskan hubungan nya dengan Lee wei yang berparas sangat tampan dengan gaya super keren terlebih lagi dia adalah ketua geng motor yang terkenal.


Namun melihat kondisi nya saat itu, Valen tanpa ragu langsung memutuskan hubungan nya dengan Lee wei.


"Lo enggak bohong kan."Valen memastikan kembali apa yang Vika ucapkan.


"Apa sih untungnya gue bohong sama lo."


"Sekarang abang lo mana ?."


"Mana gue tahu."


Valen tampak kesal dengan jawaban ketus Vika.


"Abang gue kayak nya suka sama Yura si rakus."


"Apa!!!!!."Valen teriak keras tak percaya.


"Kurang ajar,tuh cewek ganjeng banget ya, bisa-bisanya semua cowok suka sama tampang pasaran kayak begitu."


"Dia pakai mantra pelet apaan sih."Sambung Valen kesal dengan amarah yang sudah di ubun-ubun.


"Muka datar kayak begituan doang di taksir,si Yoon jin juga,ko bisa sih dia kena pelet si Yura."


"Lo mau ngajak abang gue balikan ?."Tanya Vika.


"Lo mendingan diam aja, lo masih kecil masih bau kencur."Jawab Valen sembari menatap Vika kesal.


"Enggak bisa dapattin si Yoon jin,eh mau ngajak abang gue balikan."Singgung Vika sinis.


"Lo juga enggak pernah di lirik tuh sama Rachel, rupanya adiknya Lee wei yang ganteng nya bukan main enggak punya daya tarik ya."Sindir Valen menatap Vika dengan tatapan remeh.


"Kayaknya kita perlu kerja sama deh, supaya Yura enggak ada lagi di hadapan cowok-cowok itu."Ucap Valen sembari menaik turunkan alisnya.


Vika menatap horor wajah Valen yang terlihat mengerikan dengan pikiran liciknya.

__ADS_1


__ADS_2