North Pole Couple

North Pole Couple
Episode 56


__ADS_3

🌺 Assalamu'alaikum 🌺


Suasana kelas tak pernah berubah, ribut rusuh dan membosankan. Yoon so duduk di depan bersama Rachel. Tepat nya di sebelah Arin.


Yura meletakkan tas nya di kursi sebelah yang kosong. Ia duduk di kursi yang sebelumnya di duduki Yoon so. Yura merasa luas duduk sendirian paling pojok.


Selama beberapa minggu ini hari-hari yang Yura lalui di sekolah berjalan mulus tanpa hambatan. Tak ada yang iseng lagi padanya. Valen juga tak pernah mengusik nya. Begitu pula dengan Vika teman sekelas Yura yang selalu rusuh dengan gerak-gerik Yura.


"Sekarang kita lagi jam kosong nih,ngegibah yuk,"ujar Fitri menghadap ke belakang.


"Gibahin siapa nih ?" Arin ikut menghadap ke belakang.


Yura menatap dua sahabatnya dengan wajah malas. Yura bukan lah tipikal cewek yang hobi gibah di saat jam kosong. Ia memilih membaca buku novel. Membaca novel lebih menyenangkan di banding bergibah yang malah menambah dosa.


"Lo ada topik gibah enggak ?"


"Bentar gue lagi cari inspirasi," Fitri berucap dengan sorot mata terus menelusuri setiap sudut kelas. Sorot mata Fitri tertuju tepat pada Vika yang tengah membenahi rambut nya sambil bercermin di kursi bersama bestie-bestienya.

__ADS_1


"Tuh si dempul lagi make up." Celoteh Fitri reflek.


Arin dan Yura ikut menatap ke arah Vika. Merasa di tatap Vika menoleh ke arah Arin dan Fitri yang langsung memalingkan wajah.


Tatapan nya berfokus pada Yura yang juga menatap nya dengan wajah datar. Kesal dengan tatapan Yura. Vika kembali melanjutkan aktivitas nya sembari mengoceh ria.


"Gue baru sadar kalau Yoon so enggak duduk bareng Yura lagi. Udah enggak ada hubungan lagi tuh orang," celoteh Vika sambil terus merapikan bedak di wajahnya.


Tuturan Vika berhasil membuat semua mata tertuju pada Yura dan Yoon so. Mereka juga tidak menyadari perubahan tempat duduk itu.


Yura tampak santai tak memperdulikan omong kosong Vika.


Penghuni kelas terutama kaum hawa langsung menanggapi ucapan Vika. Arin dan Fitri terus menatap kesal wajah dempul Vika. Ingin rasanya Fitri melempar botol yang ia pegang ke kepala Vika. Agar Vika berhenti mengoceh yang tidak-tidak tentang sahabatnya.


"Pakai apa sih bisa di kelilingi cogan. Gue aja susah banget mau dapetin Rachel."Vika kembali memanas-manasi suasana.


Mendengar namanya disebut Rachel ikut nimbrung merespon ucapan Vika.

__ADS_1


"Kalau menurut gue sih wajar-wajsr aja si Yura banyak yang suka. Secara kan Yura cantik. Dan mungkin lo semua enggak bakal percaya kalau gue bilang Yura baik. Yang pasti kalau mau berbuat baik enggak perlu di pamer-pamer ke semua orang."


Vika tak terima Rachel yang ia idam-idamkan malah membela Yura bahkan memuji-muji nya.


"Sial."


Vika meremas geram spon yang ia gunakan untuk merapikan bedaknya. Vika bangkit dari duduknya berjalan sembari menghentak-hentakkan kaki nya kesal.


Suasana di kelas semakin runyam. Semua mengiyakan ucapan Rachel. Mereka yang tak dekat dengan Yura benar-benar di buat penasaran oleh sifat dingin Yura. Walau tak akrab namun Yura tak pernah mengusik kehidupan mereka sedikit pun.


"Kalah telak woi !"Teriak Fitri heboh


"Gila si Rachel jago ya ngomong nya."


"Udah sering debat gue, kalau model kayak Vika mah kecil."


"Yur,lo udah di belain Bang Rachel nih. Enggak mau ngucapin terima kasih kek atau apa kek." Ujar Fitri

__ADS_1


Yura diam tak merespon Fitri. Bagi Yura Ia tak perlu merespon hal-hal yang tak berguna baginya. Sama saja dengan membuang-buang waktu tenaga dan membuat dahaga. Ia masih terhanyut dalam novel nya. Fitri yang sudah biasa dengan sifat Yura. Tak ambil hati dan terus bercanda ria bersama Rachel.


Yoon so yang sekarang duduk bersama Rachel mau tak mau ikut bercanda meski suasana hatinya tak begitu bagus.


__ADS_2