North Pole Couple

North Pole Couple
Episode 68


__ADS_3

🌺 Assalamu'alaikum 🌺


Pembelajaran telah dimulai sejak pukul tujuh pagi. Guru yang selalu semangat mengajar di depan. Menjelaskan dengan panjang kali lebar sama dengan luas berbanding terbalik dengan siswa-siswi penghuni kursi paling belakang. Yang memasang wajah malas bertumpu pada lengan tangan. Tergambar jelas pada raut wajah mereka kalau mereka sedang tak bersemangat mengikuti pelajaran pagi ini.


Tapi tidak untuk pria tampan dominan imut yang duduk sendiri di pojokan dengan senyum yang terus mengembang menatap ke laci meja nya. Ternyata ada jimat agar tetap melek walau di terjang materi Bk yang bikin ngantuk.


Yoon so membuka lembaran demi lembaran kertas yang berisi suara hati seorang pria yang sudah lama tertulis. Tertanggal di sana, Sabtu 14 Maret 2016. Sekarang sudah memasuki bulan November 2022.


Saat itu Yoon so berteriak memanggil Hyun


ng nya untuk sarapan. Tak mendapat respon usai berteriak keras hingga leher nya mengering. Yoon so masuk ke dalam kamar luas bertema gelap. Seprai hingga tirai yang berwarna hitam itu tertata rapi pada tempat nya.


Yoon so menekan tombol on pada saklar lampu agar bisa melihat sekeliling kamar.


Tak!


"Jin Hyung! where are you?"


Yoon so menatap sekeliling mencari sosok Yoon jin. "Enggak ada orang."Yoon so celingukan berjalan masuk lebih dalam memasuki area kamar Yoon jin yang berubah terang di penuhi cahaya lampu.


"Hyung ! masih hidup enggak ?"


Dug!!


"Eh!" Yoon so terlonjak saat jari kaki nya menabrak benda tebal yang tak berbahaya untuk kakinya.


"Apaan tuh ?" Yoon so mengamati benda sebelum tangan berjari panjang itu mengambil benda di bawah sana.


"Buku ?"Yoon so mengambil,kembali mengamati benda tebal yang ternyata sebuah buku. Bercover pria tinggi yang tengah menuntun sepeda di terjang angin dengan dedaunan kering menguning berterbangan di sekitar nya.

__ADS_1


"Wow !!"Bibir tipis itu membulat terkagum-kagum dengan cover yang ia duga hasil gambaran Hyung nya.


Hati Yoon so tergelitik ingin segera membalikkan lembar cover itu. Pada lembar pertama tertulis.


14 Maret 2016


"Yoon so!!"


Sang pemilik nama refleks menutup buku itu, berjalan tergopoh-gopoh, seperti maling yang ketahuan mencuri.


"Hyung ! dari mana aja ?" Yoon so berpeluh keringat saat Hyung yang ia cari berada di depan kamar nya.


Untung saja kamar Yoon jin dan Yoon so saling berhadapan. Saat Yoon jin menghadap ke kamar Yoon so otomatis ia akan membelakangi kamar nya.


Dengan pelan Yoon so berhasil menutup pintu kamar Yoon jin tanpa mengeluarkan suara.


"Hyung dari depan."


"Ayo makan! lapar nih." Yoon so menuntun Yoon jin menuju meja makan.


Begitulah awal mula Yoon so menemukan buku diary Yoon jin. Ia tak menyangka Hyung kutub itu mau membuat diary. Terlebih kata--kata puisitis melimpah memenuhi setiap lembar. Benar-benar berbanding terbalik,Yoon jin benar-benar menyembunyikan rapat-rapat bakat nya itu.


Tet!tet!


Bel panjang berbunyi nyaring menyebar keseluruh penjuru ruangan.


Waktu yang penuh penantian akhirnya tiba,di sambut dengan riang oleh para penghuni kelas.


Dengan cepat mereka menyusun buku yang terkapar di mejanya memindahkan nya ke dalam laci. Atau pun di susun horizontal dengan pena di atasnya.

__ADS_1


Yura Rachel dan Yoon so sepakat pindah posisi. Dulu Yura duduk sendiri di pojok setelah mengusir Yoon so dari tempat ternyaman nya.


Setelah berpikir panjang Yura meminta Rachel dan Yoon so untuk tukar posisi.


Dan jadi lah Yura duduk sendiri di samping Arin dan Fitri.


Hari pertama masuk, huruf i sebagai penanda ada yang izin tertera pada barisan nama Rachel.


Anak itu belum memunculkan batang hidungnya yang mancung. Alasannya dia masih berlibur. Dan akan pulang besok.


Yura menoleh ke belakang, menatap Yoon so yang masih tersenyum ke arah laci. Seperti nya ia tak sadar kalau waktu istirahat telah tiba.


"Yoon so!! ngapain lo!"Fitri berteriak sembari mengebrak meja agar Yoon so berhenti senyum-senyum sendiri takut-takut kesambet setan.


Yoon so terperanjat kaget,tak heran dengan perangai Fitri. Yoon so diam kembali menunduk membaca benda tebal di tangannya.


"Astaga gue di kacangin."Fitri mendengus kesal


"Yoon so lo enggak ikut ke kantin ?"


Yura berdiri bersedekap dada menunggu Arin dan Fitri selsesai berkemas.


Yoon so diam tak merespon, masih setia dengan kegiatan nyamannya itu.


Yura berjalan meninggalkan Yoon so yang tak merespon nya.


"Astaga!! Yoon so!! lo enggak ikut !"Fitri berteriak kesal berdiri di ambang pintu.


"Ehh i--iya!"Dengan tergesa-gesa Yoon so bangkit dari duduknya meletakkan benda yang sedari tadi ia pegang sembarangan. Segera menyusul tiga sahabat yang telah jauh meninggalkan nya.

__ADS_1


__ADS_2