Pak Ustadz I Love You

Pak Ustadz I Love You
Nyanyian Cinta


__ADS_3

Aula tempat berkumpulnya para santri sudah penuh. Ribuan santri sudah mengambil tempat duduknya masing-masing. Kegiatan ini sudah mendapatkan izin dari Abah, asalkan tetap menjaga tata Krama layaknya seorang santri.


Tempat duduk para santri putra dan putri bersebelahan. Dinding tinggi dari jenis kayu membentang memisahkan antara santri putra dan santri putri.


"Yeyy, duduk di depan." bersorak girang. "untung tadi kita duluan ya Ra jadi dapet tempat duduk di depan deh." Seru Ulfa bersemangat.


"Emang pinter ya sahabat aku. ututu." memainkan pipi Ulfa.


"Ehemm, anak siapa dulu ?" berlagak gaya sombongnya.


"Anak Pak Burhan !" seru Ara.


Ayah Ulfa yang bernama Burhanudin menjadi bahan candaan Ara dan Ulfa malam itu.


Mereka pun tertawa bersama.


"Sayangnya mbak Siti gak ikut ya. Pasti lebih seru."


"Iya Ra. Tapi gimana lagi, ayahnya mbak Siti sakit parah katanya."


"Kita doain aja semoga ayahnya Mbak Siti cepetan sembuhnya. Aamiin."


"Aamiin." sambut Ulfa.


Setelah beberapa saat menunggu, Kegiatan penutupan classmeeting dimulai. MC dari santri putra berjumlah dua orang sudah berada di posisinya.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh....."


Kegiatan penutupan berjalan dengan lancar, serangkaian acara terus berlalu. Sampai akhir acara pembagian hadiah untuk lomba classmeeting.


Pembagian hadiah di mulai dari santri putra.


"Baiklah untuk pembagian hadiah lomba futsal santri putra dipersilahkan untuk Pak ustadz Ghifari untuk menyerahkan hadiah." seru MC.


Sorak-sorai santri putri meledak mendengar nama ustadz idaman mereka disebut.


"Mbak-mbak tolong ya, harap tenang jangan gaduh, saya juga gak kalah ganteng dari Pak Ghifari." seru MC dengan pedenya.


"Huuuuuu."


Lantas saja sorakan dari semua santri tertuju pada si MC.


"Idihhh, Si Hasyim emang rada-rada tuh anak ya


"


"Kayak gak tau aja Hasyim gimana."


Dua orang itu lalu mentertawakan Hasyim dari jauh. Hasyim salah satu MC acara malam ini, melihat kelakuan sahabat mereka yang super pede itu, tentunya Ara dan Ulfa tak kaget lagi. Sudah jadi makanan sehari-hari bagi teman-teman kelas Hasyim termasuk Ara dan Ulfa sahabat dekatnya.


Bahkan dengan pedenya Hasyim menobatkan dirinya sendiri sebagai laki-laki tertampan di pesantren.


Memang gila, pikir Ara.


"Aaaaaa." teriakan santri putri menggema lagi melihat Rafan sudah mulai membagikan hadiah kepada para pemenang.


"Astaghfirullah, subhanallah, calon suami ganteng banget."


"Ya Allah suami akuuu, ihh gantengnya."


" Kyaaaa, Calon imam,calon imamkuuuuu tampan sekali."


Ya kira-kira seperti itulah berisiknya jajaran santri putri dengan kehaluan tingkat tinggi.


"Yang sabar ya Ra. Jangan dimasukin hati, biasalah orang halu aja bisanya." Ulfa mengusap pelan punggung Ara menenangkan.


Ara hanya tersenyum.


Dasar menyebalkan.


"Eh Ra liat deh, pak Rafan pake baju sama kayak kamu."


Ara senyum. "Udah tau yaa."


"Iss kan gak kasih tau akuu."


"Kan dia suamiku." bisik Ara malu-malu.


"Dahlah, emang nasib ya jomblo." Ulfa merengut memilin jilbabnya.


"Udah ah, gak fokus deh liatin suami." bisik Ara.


Rafan dengan segala ketampanan dan gagahnya tampil dengan maksimal. Baju couple berwarna hitam dengan garis warna maroon di dadanya, menambah daftar kehaluan panjang di pikiran santri Putri.


" Suami orang ganteng banget ya.!" Ulfa memandangi Rafan dari kejauhan dengan kagumnya.


"Jangan main-main ya, itu suami aku."tukas Ara.


"Iyaa, iya."


Kegiatan pembagian hadiah telah selesai. Pembacaan doa pun di pimpin oleh ustadz Imam.


"Alhamdulillahirobbilalamin. telah selesai acara kita malam hari ini. Kami selaku muqosimul auqot mohon ampun kepada Allah SWT dan meminta maaf kepada para ustadz, Ustadzah dan juga para santri, apabila selama memandu acara tadi banyak kata-kata yang kurang pantas dan berkenan di hati teman-teman semua, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami akhiri Wabilahitaufik walhidayah. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh." santri menjawab serentak.


"Maaf sebelumnya kita ada satu lagi penampilan spesial dari orang spesial.!!!" ucap Hasyim.


Santri yang hampir beranjak dari duduknya, kembali duduk ke tempat semula. Penasaran penampilan spesial apa dan siapa pikir mereka.

__ADS_1


"Baiklah teman-teman, marilah kita sambut Penampilan spesial dari Pak Ghifari!!!!! Waktu dan tempat kami persilahkan."


Wah, bisa dibayangkan bagaimana gaduhnya santri putri sekarang.


Rafan tersenyum dan sudah duduk di kursi yang disediakan panitia. Sebenarnya Rafan tidak mau duduk di kursi tinggi itu. Karena para teman-teman ustadznya duduk lesehan di bawahnya.


Tapi, setelah diyakinkan oleh para ustadz, Rafan akhirnya mau duduk di kursi yang sudah disediakan.


"Jadi teman-teman, Pak Ghifari mau memberikan kejutan ya Pak ? Mau menyumbangkan sebuah lagu benar Pak ?" tanya Hasyim memastikan.


Dijawab anggukan kepala Rafan.


"Oke, langsung saja Pak Ghifari." Hasyim menyerahkan mic ke tangan Rafan.


Rafan berdehem kecil mengurangi gugup. Padahal sudah sering kali Rafan tampil di khalayak ramai, tapi sekarang dia masih gugup. Mungkin keberadaan Ara yang berhasil membuatnya gugup.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh." Dijawab dengan semangat para santri terutama santri putri.


"Maaf teman-teman saya menyita waktunya sebentar."


"Aduhh pak ganteng jangan minta maaf, mau sampe lebaran besok kalo bapak yang disitu mah, betah Aku." ucap seorang santri putri.


"Udah bener imamku, kamu gak salah."


Ya begitulah celotehan halu yang terdengar di telinga Ara.


Dih itu mulut kalo ngomong ya. Pengen ku iket deh mulutnya. Astaghfirullah Ara gak boleh gitu. Ara sibuk dengan gumamannya.


"Langsung saja, disini saya mau sedikit menyumbangkan lagu sebagai kejutan."


Dan bisik-bisik tetangga terdengar di seluruh penjuru santri duduk. Mereka bertanya tanya kejutan untuk siapakah itu. Harap harap cemas, mereka yang dimaksud Ustadz Ghifari.


Jadi ini kejutannya.


"Cieee, kayaknya aku tau deh buat siapa."Ulfa berkali-kali menyenggol lengan Ara.


Ara tersenyum malu-malu sambil terus memandangi Rafan.


Rafan berdehem kecil, sebelum memulai menyanyi.


****


Saat kuputuskan bertemu orang tuamu


kuyakinkan diri kaulah yang terbaik


Dan saat kau memilih


Aku yang pantas untukmu


Hati ini berikrar tuk selalu menjagamu


*Ku yakin kaulah jawaban


Bisikan di sujudku di sepertiga malamku


Untuk kehadiranmu sempurnakan imanku


Saat kau memilih


Aku yang pantas untukmu


Hati ini berikrar tuk selalu menjagamu


*Ku yakin kaulah jawaban


Di setiap pintaku walau ku belum tahu namamu


Bisikan di sujud ku di sepertiga malam ku


Untuk kehadiranmu sempurnakan imanku


Buang cerita lama


Rangkai cerita baru


Menua bersama...


Lagu patah hati se-Indonesia di nyanyikan. Bagaimana tidak, itulah lagu milik Rey Mbayang yang notabenenya idaman para wanita . Tapi sayangnya dia sudah mempersunting seorang wanita yang sudah menjadi pilihannya. Pernikahan mereka membuat semua orang dihinggapi virus Baperr Pake Banget.


Termasuk Ara, hehehe.


Tepuk tangan dan Sorak Sorai lagi-lagi memenuhi aula perkumpulan itu. Semua orang tersenyum berharap mereka yang dimaksud, tapi sepertinya tidak mungkin. Spekulasi mulai bermunculan, untuk siapakah gerangan lagi itu dipersembahkan. Bahkan sudah ada yang siap siaga sok menjadi detektif kemalaman.


Tak lain halnya dengan Ara, hatinya terasa hangat. Ribuan kupu-kupu menari dengan indah di seluruh tubuhnya. Tatapan matanya tak lepas dari Rafan. Ulfa yang sedari tadi menggodanya tak di gubrisnya.


Terimakasih.


Hanya itu saja yang terus menerus terlontar dari hati Ara. Dia sendiri kaget, gugup dan lain sebagainya semua bercampur aduk jadi satu.


Tapi yang pasti dia bahagia.


Manik indahnya terus tertuju pada Rafan, menyaksikan bagaimana indahnya ciptaan Sang Maha Cinta yang di berikan padanya.


Malam itu Rafan tersenyum penuh ketulusan, hatinya pun merasa hangat dan gembira bisa melakukan yang terbaik untuk dilihat Ara.


"Wahhhh, bagaimana teman-teman. Keren bangetkan Pak Ghifari." ucap MC.

__ADS_1


"Kerennnnn." jawaban kompak santri.


"Kalau keren, gimana kalau kita minta satu lagu lagi. Setujuu !!"


MC tampak bersemangat sekali, pikir Rafan.


"Setujuu!!!"


"Pak Ghifari silahkan, hitung-hitung buat kenang-kenangan kita kan sebentar lagi mau liburan, hehehe." dengan santainya MC bercanda dengan Rafan, siap lagi kalau bukan Hasyim.


Rafan tak menolak, ia kembali meraih mic dan menarik nafas dalam-dalam.


"Baiklah karena besok-besok kita sudah berlibur, dan kita akan kembali ke rumah masing-masing, saya akan menyanyikan satu lagu lagi."


Sorakan fans Rafan terdengar lebih riuh.


"Ehem, tapi sebelum menyanyikan lagu ini. Saya mau bilang bahwa lagu ini saya persembahkan untuk orang spesial."


Ya, perkataan Rafan lagi-lagi berhasil memunculkan spekulasi baru di tengah tengah hiruk-pikuk santri. Bagaimana tidak ? selama ini Rafan tak pernah memiliki berita apapun terkait orang spesial. Hampir sebagian santri putri mulai gundah gulana dengan perasaannya.


Siapakah gerangan yang beruntung menjadi orang spesial bagi Rafan.


Disudut tempat duduk sosok insan dengan tinggi rasa pedenya beranggapan bahwa dialah orang spesial itu. Siapa lagi kalu bukan Ustadzah Nisa.


Menyebalkan bukan ?


*****


Tanpa embel-embel lagi Rafan mulai bernyanyi lagi.


Aku tak pernah meminta


Sosok pendamping sempurna


Cukup dia yang selalu


Sabar menemani dalam kekuranganku


Namun tuhan menghadirkan


Sosok wanita terhebat


Kuat tak pernah mengeluh


Bahagiaku selalu bersamamu


Andai ada keajaiban


Ingin ku ukirkan


Namamu diatas bintang bintang angkasa


Agar semua tau


Kau berarti untukku


Selama lamanya kamu milikku


Kini telah kubuktikan


Kamu pendamping setia


Kuat tak pernah mengeluh


Bahagiaku selalu bersamamu


Andai ada keajaiban


Inginku ukirkan


Namamu diatas bintang bintang angkasa


Agar semua tau


Kau berarti untukku


Selama lamanya kamu milikku


Namun kusadari diriku


Takkan mampu selalu


Bahagiakan kamu


Tapi akan kuperjuangkan untukmu yang terhebat


Kekasih impian


Andai ada keajaiban


Andai ada keajaiban


Ingin ku ukirkan


Namamu diatas bintang bintang angkasaa


Agar semua tau


Kau berarti untukku

__ADS_1


Selama lamanya kamu milikku


__ADS_2