Pak Ustadz I Love You

Pak Ustadz I Love You
BAB 61


__ADS_3

Di sisi lain pusat perbelanjaan. tampak seorang wanita cantik yang tengah kebingungan, seperti sedang kehilangan sesuatu.


"Aduh Rafka kamu di mana sih nak ? mama bingung ini nyariin kamu." kesahnya. Hana terus kesana kemari bertanya kepada orang-orang yang yang lewat.


"Ibu saya saya ingin bertanya, apakah ibu tadi melihat anak kecil yang tingginya kira-kira segini Bu." ucap Hana meletakkan tangannya di pinggangnya.


"Aduh maaf ibu saya tidak melihatnya."


"Baik bu terima kasih." Hana pun melanjutkan pencarian yang lagi.


---


"Kakak cantik Rafka udah kenyang." ucap anak kecil itu sambil mengusap perutnya tanda kekenyangan.


"Oh kakak udah kenyang ?" tanya Ara.


"Hem." jawab Rafka sambil mengangguk.


"ya udah kalau Rafka udah kenyang kita lanjutin lagi yuk cari mamanya Rafka." disambut angguk kan oleh Rafka, kemudian mereka berdua menuju ke tempat biasa di mana dilakukan pengumuman untuk barang atau orang hilang di pusat perbelanjaan.


"Kok kita ke sini kak ? katanya mau cari mama ?" tanya Rafka.


"iya sayang kita tunggu mama Rafka di sini aja. nanti di sini kamu nama kamu bakal diumumin ke seluruh tempat di mall ini. jadi nanti misalnya mama kamu masih di mall bisa tahu kamu ada di mana. Terus nanti mama Rafka jemput deh ke sini. dan Rafka bisa ketemu lagi sama mama gitu." tutur Ara mencoba menjelaskan pada Rafka.


"Oh gitu ya Kak." Rafka mengangguk kecil sebagai tanda paham.


Ara dan Rafka pun memasuki ruangan dan tampak Ara sedang berbincang menjelaskan sesuatu kepada salah satu staf di ruangan tersebut.


----

__ADS_1


"Apa hilang ! kamu gimana sih kok bisa hilang Rafka ?! kamu bisa gak sih jaga dia ? kalau kamu gak bisa jaga dia mending gak usah bawa dia ikut kamu belanja. kalau gini kan gimana coba astagfirullah ?" papan mengusap wajahnya kasar. kerjaannya yang sedang menumpuk dan kini dia mendapat kabar dari istrinya Hana bahwa anak mereka hilang di mall.


"Oke kamu tenang dan tunggu sana aku akan kesana sekarang." Rafan langsung menutup telepon tanpa mendengar balasan dari Hana.


Dengan bergegas Rafan mengambil kunci mobilnya dan terpaksa meninggalkan tumpukan dokumen yang sudah menggunung yang sedari pagi menyebutkan dirinya.


"Eh bos mau ke mana?" tanya seorang dengan laki-laki dengan perawatan lebih tinggi dari serapan.


"Anakku hilang di mall kau tunggulah di sini. nanti aku kembali." ucap Rafan sambil berjalan cepat.


"Baiklah bos semoga cepat bertemu dengan anakmu." triad pria itu kan ada fun sudah berjalan jauh darinya .


kurang dari 30 menit Rafan sudah sampai di mall dan mencari keberadaan Hana. Hana yang melihat suaminya datang langsung menghampiri suaminya sambil menangis.


"Hiks, maafin aku mas. Hiks, maafin aku sudah lalai." isak Hana sambil memeluk Rafan.


Rafan melepaskan pelukan Hana "Tidak ada gunanya kamu menangis ayo kita cari Rafka. Kalau tidak bisa menjaganya tinggalkan saja dia dirumah biar ada yang menjaganya. Disini kau hanya sibuk dengan teman-teman sosialita mu yang bahkan mereka pun tak membantu ketika anakmu hilang !"


"Diberitahukan kepada seluruh pengunjung mal Bahagia telah ditemukan seorang anak bernama Rafka kepada orang tua yang merasa anaknya bernama Rafka dan hilang silahkan menuju ke pusat pengumuman di lantai 4 terima kasih."


"Mas itu Rafka mas bener itu Rafka," ucap Hana tanpa kegirangan, tanpa banyak bicara Rafan langsung menuju ke lantai 4.


---


"Rafka tunggu di sini sebentar ya pasti mama sama papa neraka lagi menuju ke sini karena mereka sudah mendengar pengumuman tadi."


"iya kakak seneng deh kalau bisa ketemu mama sama papa lagi." Ara tersenyum dan mengelus kepala Rafka yang tampak bahagia.


Tidak lama kemudian Rafan dan Hana memasuki ruangan yang terdapat Ara dan Rafka di dalamnya. Hana mendahului Rafan masuk dengan cepat, Rafan hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Hana.

__ADS_1


"Pak dimana anak saya pak ? bapak bener kan tadi nemuin anak saya yang namanya Rafka pak ?" tanya Hana sambil celingukan mencari keberadaan Rafka diikuti Rafan di belakangnya.


"Ibu tenang ya bu. Iya tadi ada seorang wanita yang bawa anak laki-laki dia bilang dia menemukan anak ibu di lantai 3 seorang diri, jadi dia di bawah ke sini bu."


"Iya pak dimana anak saya pak saya mau ketemu pak ?" tanya Hana dengan tak sabarnya.


Rafan yang tampak diam saja sembari mencari keberadaan Rafka kemudian pandangannya tertuju kepada saat kejadian melihat mereka sedang berbincang dengan seorang wanita. Rafan tidak bisa melihat wanita yang sedang berbicara dengan Rafka karena posisinya membelakangi Rafan.


Mungkin itu wanita yang menemukan Rafka yang dikatakan pria tadi.


Dengan cepat Rafan berjalan menghampiri Rafka. "Papa !" teriak Rafka kegirangan.


Ara yang agak kaget dengan teriakan Rafka kemudian berbalik badan untuk melihat siapa sosok ayah Rafka.


Deg !


Rafandan Ara sama-sama terkejutnya dan saling membulatkan matanya ketika melihat satu sama lain.


Ara !


Mas Rafan !


Hai semuanya, author balik lagi nih☺️


Sebelumnya author mau minta maaf sebesar-besarnya kepada para pembaca, karena author berhenti nulisnya lama πŸ™.


Jujur author merasa kurang percaya sama cerita author sendiri, oleh karena itulah author memutuskan untuk berhenti nulis sejenak πŸ™.


Tapi sekarang insyaallah, author akan lebih percaya diri lagi dan terimakasih banyak untuk yang masih setia nungguin author πŸ™.

__ADS_1


πŸ’œπŸ’œπŸ’œ


__ADS_2