Panggil Aku Daddy

Panggil Aku Daddy
Rencana Bella


__ADS_3

Seorang laki -laki tampan bermata biru memandang ke arah luar di balik jendela kantornya. Ia menyimak penjelasan kekasihnya yang melaporkan situasi keluarga Wijaksono mulai membaik.


" Jadi bagaimana ?kita harus bertindak cepat sebelum Adam kembali Ke Mansion lagi." Bella mendekati kekasihnya Aldo sekaligus sekutunya , Aldo Utama sangat membenci keluarga Wijaksono terutama Adam karena masalah pertikaian antara dirinya dan Adam di masa lalu . Adam pernah menghajar dan mempermalukannya karena Aldo mencuri lembar jawaban Ujian dan memfitnah Adam. Hingga Adam bisa membuktikan jika dirinya tidak bersalah, Aldo di buat malu di hadapan orang banyak ketika Adam memberikan bukti jika yang mencuri lembar jawaban ujian adalah Aldo , Masalah ini membuatnya di keluarkan dari sekolah dan tidak bisa mengikuti ujian, hingga akhirnya orang tuanya membawa Dia Ke Amerika dan bersekolah di sana , Ia sangat membenci adam kebenciannya mendarah daging ia bersumpah akan mengambil apapun yang di miliki Adam .


" Dengar rencana pertama kita , singkirkan gadis kecil kesayangan Adam!" jawab Aldo mengambil sebuah botol yang berisi obat.


" Dan tukar obat mertuamu dengan obat ini!" Aldo memberikan obat itu kepada Bella mereka berdua tersenyum licik.


Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 Hanum bersiap siap pergi keluar sebentar karena hari ini Ia sudah memiliki janji dengan Jack seorang detektif yang Ia sewa untuk mencari informasi keberadaan Ka Nisa.


Cafe tempat bertemu dengan Jack tidak begitu jauh dari Az Kingdom ,Hanum sedang duduk di meja yang menghadap ke arah jendela luar , tiba-tiba seorang pria tinggi memakai baju serba hitam dan wajahnya sedikit tertutup topi datang menghampirinya dan ikut duduk di depannya.


" Nona Hanum!"


" Iya betul, Anda Tn. Jack?" Hanum berdiri dan menyalami Jack.


" Hem!" Jawab Jack Singkat


Hanum mempersilahkan Jack untuk duduk.


" Langsung saja! Apa yang sudah anda dapatkan!" Tanya hanum sudah tidak sabar. Jack memberikan sebuah tas yang agak besar kepada Hanum.


" Apa ini!" Hanum bingung melihat tas di atas meja


" Itu adalah barang -barang milik kaka Anda!"


" Barang ka Nisa !" Hanum membuka resleting tas itu Ia melihat ada satu stel baju bayi , lalu beberapa lembar baju Nisa, sebuah fht Nisa Ibu dan dirinya dulu, dan Id card sebagai karyawan W Corporation.


" Apa ini? Ka nisa pernah bekerja di sini? Dari mana kau mendapatkan barang-barang ini!" Hanun menatap Jack meminta sebuah penjelasan.


" Nona Nisa pernah bekerja di W Corp, sebegai seorang sekertaris dan barang-barang itu aku dapatkan di tempat Ia pernah mengontrak sebuah Rumah." Jack mencari tahu keberadaan Nisa hingga Ia sampai di tempat terakhir Nisa tinggal, saat sampai di sana Nisa sudah tidak tinggal di tempat itu , semua orang yang pernah mengenal Nisa Tidak ada yang tahu Nisa pergi kemana seolah menghilang di telan bumi, Lalu ibu pemilik kontrakan menyimpan barang-barang Nisa yang tertinggal di kamar kosnya dulu ia berpikir nanti nisa akan mengambil barangnya.


Mendengar penjelasan Dari Jack hanum terdiam ternyata Ia masih belum Bisa bertemu dengan kakanya.


" Hanya itu yang baru saya dapatkan! saya berpikir jika ada seseorang yang memiliki kekuasaan tinggi yang menutup Informasi kaka Anda."


" Apa maksud mu Tn. Jack!"


" Ada seseorang di balik ini Nona! Saya curiga semua berawal dari tempat kerja Nona Nisa!" Ucap Jack meyakinkan hanum.

__ADS_1


" W Corp!" ucap hanum


" Benar." jawab Jack


selaman satu jam Hanum berbincang dengan Jack Ia lalu menyerahkan amplop berisi uang kepada Jack.


" Tolong cari kakaku sampai ketemu! Meski yang ku dapatkan hanya makamnya saja!" ucap Hanum dengan suara yang bergetar.


Jack mengangukan kepalanya Ia pun pergi meninggalkan Hanum.


Saat Hanum akan berdiri dan melangkah pergi dari Cafe terdengar suara wanita memanggilnya.


" Hanum !" Ucap wanita paruh baya yang masih begitu cantik di usianya.


" Nyonya Besar." Jawab Hanum kaget karena melihat mamah Lidia menyapanya.


" Sedang apa kau di sini , bukankah ini masih jam kerja?"


" Eh.. Iya nyonya barusan saya meminta izin sebentar karena ada keperluan." Hanum beralasan.


" Lalu Ada perlu apa Nyonya kemari!"


" Oh... Iya aku ingin bertemu dengan putraku Adam , dan membelikannya Cake ini" jawab Mamah Lidia sambil menunjukan cake bawaannya.


Hingga Sampailah kedua wanita cantik berbeda usia di Kantor AZ Kingdom, Hanum mengantarkan Nyonya Lidia sampai ke Ruangan Adam.


Tok tok tok


" Masuk!" terdengar suara bariton Adam dari dalam ruangan.


" Adam Apa mamah mengganggu!" Mamah Lidia masuk ke dalam ruangan di ikuti oleh hanum di belakangnya.


" Mamah, Kau kesini! Masuklah!" Adam berdiri dari duduknya dan memeluk mamah lydia.


Hanum masih mengekor di belakang mamah Lydia Ia lalu menyimpan Cake di meja yang dibawa mamah lidia tadi.


" Nyonya saya permisi dulu!" Hanum berpamitan izin untuk kembali ke ruangannya.


" Terima Kasih Hanum sudah menemaniku!" mamah lidia tersenyum ramah kepada hanum, hanum menganggukan kepalanya dan keluar ruangan.

__ADS_1


" Kenapa mamah berterima kasih padanya!"


" Karena tadi mamah bertemu dia saat membelßi cake ini! Sepertinya dia habis bertemu dengan seseorang di cafe. "


Mendengar jawaban mamah lidia membuat Adam mengerutkan alisnya , untuk apa hanum keluar di jam kerja dan tidak meminta izin kepadanya.


" Dia sangat menyenangkan , gadis yang humble tidak sepertimu yang begitu dingin!" ucap mamah lidia sambil memegang rahang putranya yang ditumbuhi bulu-bulu halus.


" Adam datanglah ke mansion bersama Zea! papah ingin bertemu dengannya lagi, papahmu itu baru menyadari jika cucunya itu sangat mirip dengannya!" Ucap mamah lidia bahagia karena akhirnya papah Ibrahim mau menerima Zea, setelah kejadian kemarin membuat papah Ibrahim menyadari kesalahannya.


" Datanglah nanti malam kita makan malam bersama!" Ucap mamah lidia sambil berdiri dan berpamitan kepada putranya itu , ia tidak ingin menganggu pekerjaan putranya, sebenarnya Mamah lidia ingin lama berbincang-bincang bersama Putranya ditambah lagi ia harus segera pulang mengingat papah Ibrahim yang masih dalam pemulihan.


Saat mamah Lidia membuka pintu Ia kembali menoleh pada Adam


" Dam , kau ajak juga sekertarismu itu, mamah menyukainya!" Mamah Lidia tersenyum dan memperlihatkan deretan gigi putihnya lalu Ia beranjak pergi dari ruangan Adam.


" kenapa semua orang begitu menyukai Hanum!" Adam tersengum-senyum kecil hingga ia tampak berpikir sejenak


tunggu tadi kata mamah bertemu dengannya di cafe saat jam kerja. Siapa yang dia temui?


**


Di mansion papah Ibrahim terlihat Bella berjalan ke lantai atas setelah mengetahui mamah lidia sedang keluar tidak ada di mansion saat ini, Ia mengendap-ngendap0 masuk agar jangan sampai membangunkan papah Ibrahim. Lalu Ia mengambil botol berisi obat di dalam tasnya dan menukarnya dengan botol obat papah ibrahim yang berbentuk sama tapi isinya berbeda.


"Maaf papah mertua aku mempercepat kematianmu."


ucap batin bella


Tiba-tiba terdengar suara yang mengagetkan Bella


" Bella."


Bella terdiam mematung Ia menelan salivanya , ia takut jika apa yang barusan dilakukannya diketahui orang lain.


...****************...


Asyik makan malam♥️bareng keluarga W


Ketahuan gak ya si bella ?

__ADS_1


Jgn lupa like komen hadianya juga 😁


agar semangat dan rajin up....


__ADS_2