
Bocil di skip aja 🤭
POV Hanum
Malam ini bulan begituh indah cahaya menyebar mengisi sela-sela kegelapan, aku berdiri menatapnya sambil berbicara mengutarakan isi hatiku, Aku tidak pernah menyangka jika begitu mudah bisa menjadi keluarga Wijaksono, langkah selanjutnya yang harus ku lakukan adalah mendapatkan kepercayaan Adam sepenuhnya.
Di kala pikiranku melayang memikirkan caranya, Tiba-tiba ada tangan kekar memeluk dari belakang menempelkan dagunya pada bahuku, hembusan napasnya begitu terasa dan aroma parfum maskulin membuat aku merasa nyaman dalam pelukannya. Aku seperti tersihir menikmati setiap sentuhannya yang memabukkan ,terkadang membuatku lupa pada tujuanku.
Apakah dengan cara menyerahkan diri bisa membuatku menjadi pemilik hatinya. Iya aku harus melakukannya, lagi pula dia suamiku.
POV End
" Apa kita bisa melakukannya sekarang!" Adam meminta Izin pada istrinya, yang menatap padanya.
Mendengar keinginan suaminya Hanum menganggukan kepalanya. Adam lalu membawa Hanum dan menidurkannya di ranjang. Saat ini Hanum berada di bawah Suaminya
Adam mencium bibir istrinya , membuat hanum Membalas ciuman suaminya, lama kelamaan ciuman itu semakin dalam dan menuntut.
Ciumannya turun ke leher hanum menyesapnya dan meninggalkan tanda merah sebagai bukti bahwa hanum adalah miliknya .
Tangannya bermain pada dua benda kenyal yang menjadi candu.
******* lolos dari bibir hanum yang mendapatkan perlakuan manis Adam.
Tidak terasa mereka sama-sama polos tanpa pakaian entah kapan suaminya melucuti pakaiannya itu.
Pergerakan bibir adam terus turun ke bawah menuju perut istrinya dan bermain-main dibagian sensitif membuat hanum bergerak tidak menentu, hingga sampai pada pelepasannya. Adam mencumbunya kembali. Tak berselang lama Adam sudah siap memasuki ke dalam inti istrinya.
__ADS_1
Hanum merasakan rasa sakit di bagian intinya
Melihat istrinya kesakitan Ia menghentikan gerakannya.dan mencium bibirbistrinya dengan lembut untuk mengalihkan rasa sakitnya.
Di rasa sang istri sudah menerima miliknya, Adam mulai bergerak kembali meluapkan rasa cinta yang mengukir di jiwa.
Malam nan indah menemani suara -suara sepasang suami istri yang memadu kasih di bawah rembulan, hingga sampai pada puncaknya melepas benih menyemburkan pada tempatnya yang halal, mereka berbagi peluh dalam kehangatan yang membuat melayang hingga di nirwana.
Kehormatan yang dulu di jaganya, telah di serahkan pada pemilik mahkotanya sang suami.
" Terima kasih sayang, I love u!" Ucap Adam membawa hanum dalam dekapannya.
Mendengar ucapan cinta suaminya membuat Hanum tersenyum bahagia, Apa itu senyumam cinta atau senyuman dimana rencana nya berhasil untuk membuat Adam mencintainya.
**
Pagi datang menyambut sepasang suami istri yang masih berada di bawah selimut yang sama, Hanum menggeliat ia membuka matanya. Pertama kali ia membuka matanya Ia melihat wajah tampan suaminya yang masih terlelap, ia mengangkat tangannya membelai wajah suaminya dengan hidung mancung rahang tegas di tumbuhi bulu-bulu tipis, membuat semakin tampan sangat tampan bak dewa yunani. Tiba-tiba mata suaminya terbuka membuat Hanum jadi malu dan salah tingkah ketahuan sedang menatap wajah suaminya itu.
" Sudah dari tadi saat kau menyentuh wajahku!" Adam dengan suara khas bangun tidurnya terdengar sangat seksi di telinga Hanum.
Blush
Wajah hanum memerah karena malu, dan itu berhasil membuat sesuatu milik suaminya terbangun, Hanum yang akan bangun , terhenti ketika suaminya sudah menindihnya kembali dan mulai beraksi tanpa aba-aba mengulang kegiatan panas tadi malam, hanya suara bersahutan memecahkan keheningan di kamar yang luas itu meneguk kenikmatan sepasang.
" Terima Kasih sayang!" Ucap Adam menciumi Istrinya yang kelelahan karena ulahnya. Mereka lalu membersihkan dirinya masing-masing.
Adam keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya menutup hanya bagian bawahnya dan bertelanjang dada terlihat tubuh atletis dengan kotak-kotak di perutnya, Hanum yang mempersiapkan pakaian kerja suaminya di walk in closet saat berbalik mendapatkan suaminya sudah berada di belakangnya, Ia menelan salivanya melihat tubuh suaminya yang masih nampak terlihat air bekas mandi pada dadanya yang bidang membuat hanum terpesona Adam yang sadar di pandangi istrinya , langsung menarik istrinya dalam pelukannya sehingga dadanya dan dada Hanum menempel tanpa ada ruang sedikitpun.
__ADS_1
" Mas lepas ! Aku harus menyiapkan sarapan!" Ucap Hanum yang berusaha lepas dari pelukan suaminya, jika ia terus bersama suaminya sedekat ini sudah di pastikan akan berakhir lagi di ranjang.
" Kenapa? kau suka bukan!" Adam tersenyum pada istrinya, ia menjahili istrinya yang nampak malu-malu.
Dengan penuh perjuangan Akhirnya Hanum bisa melepaskan dirinya dari pelukan suaminya Ia buru-buru berlari karena takut suaminya itu menerkamnya lagi, bisa remuk seluruh badannya di tambah intinya yang masih terasa sakit ulah suaminya.
Melihat istrinya berlari itu membuat Adam tertawa karena merasa lucu pada istrinya itu. Ia lalu memakai pakaian kerjanya yang sudah di siapkan sang istri.
" Ternyata enak sekali memiliki istri, Ada yang menyiapkan semua keperluan ku!"
Pagi itu Hanum Adam dan zea sarapan bersama, setelahnya mereka berangkat.
" Sampai nanti dad mom!" Ucap Zea melambaikan tangannya pada kedua orang tuanya , lalu masuk ke kelasnya melihat putrinya sudah masuk ke kelasnya Adam mengendarai mobilnya bersama sang istri menuju perusahaannya.
Dari kejauhan terlihat pria memakai topi hitam dan wajahnya tertutup masker diam di dalam mobilnya yang berada di sebrang sekolah Zea,sedang melaporkan situasi pada bosnya.
" Ada tiga pengawal yang menjaga putrinya!" Ucap si pria bermasker pada bosnya.
" Kau tau apa yang harus kau lakukan bukan! Singkirkan bocah itu secepatnya bagaimanapun caranya!" Ucap seseorang di balik teleponnya.
...****************...
Berhasil belah duren😁
Mohon maaf jika tidak sesuai harapan author masih belajar🙂
Mohon tingalkan jejak apresiasi 👏
__ADS_1
Like dan komennya 👍
terima kasih🙏🏻