
Semua orang yang berada di ruang makan bersamaan melihat pria yang memanggil Hanum, Pria itu adalah Asisten Tuan Besar Ibrahim tidak lain adalah Pak Leon.
" Nona Hanum!" Hanum terkejut melihat sosok pria yang usianya lebih muda tiga tahun dari papah Ibrahim ,Pak leon yang sudah Ia anggap seperti ayahnya sendiri ada di sini.
" Pak Leon!" Hanum bergegas menyalami pak Leon dengan hormat.
" Kau mengenalnya?" Papah Ibrahim bertanya kepada asistennya itu. Pak Leon menganggukan kepalanya.
" Anda juga mengenalinya Tuan!" papah Ibrahim tampak berpikir mengingat siapa Hanum. Hingga membuat semua orang yang berada di sana ikut penasaran, bagaimana bisa Ibrahim seorang Presdir W corp bisa mengenal Hanum yang hanya karyawan biasa.
" Dia ... Gadis yang berhasil menyelesaikan masalah perusahaan cabang Di Australia yang hampir gulung tikar akibat Disfungsi manajemen!" Mendengar penjelasan Pak Leon, membuat Tuan besar Ibrahim membulatkan matanya dan tertawa cukup keras.
" Gadis cabe rawit itu ha....ha.....ha!" papah Ibrahim tertawa , tawa yang jarang di lihat oleh semua orang tapi hanum bisa membuatnya tertawa lepas.
" Cabe rawit? apa maksud papah?" Adam meminta penjelasan.
" Leon Jelaskan pada mereka ! " Asisten Leon mengangguk dan menceritakan kenapa papah Ibrahim bisa mengenal Hanum.
Di mulai ketika Hanum mendapatkan Beasiswa Belajar yang di sponsori langsung dari Perusahaan Tuan besar Ibrahim , dan mendapatkan kesempatan terpilih dalam program pertukaran mahasiswa ke Australia, saat di Australia Ia melaksanakan praktek kerjanya di perusahaan cabang W Corp, Tetapi hanum tidak tau jika Perusahaan SMITH Australia merupakan cabang Perusahaan dari W Corp, Hanum menunjukan kinerja yang bagus semua Ide yang ia sampaikan di praktekan pada perusahaan Smith membuat perusahaan yang hampir bangkrut akibat mengalami disfungsi Manajemen kembali berdiri hingga sekarang berkembang dengan baik . hal ini membuat kagum Tn Besar Ibrahim ,tadinya Ia akan mengangkatnya untuk menjadi Direktur Di Perusahaan Smith, tetapi Hanum sudah menyelesaikan Pelatihan kerjanya dan memutuskan Kembali ke Indonesia untuk melaksanakan pesan terkahir ibunya.
Mendengar penjelasan Pak Leon membuat semua orang tidak menyangka jika wanita kampung itu adalah seorang wanita cerdas dan kompeten membuat Adam merasa bangga dia tidak salah memilih Hanum sebagai sekertarisnya, tepat sekali Tn. Ibrahim menyebutnya dengan sebutan Si gadis Cabe rawit.
"Rahasia apa yang kau sembunyikan lagi dariku, Begitu banyak pesona yang kau miliki hingga membuatku semakin jatuh Cinta padamu Hanum Nabila Putri!" Monolog Adam dalam hatinya sambil menatap takjub kepada gadis pujaannya itu Ia menyadari jika dirinya memang menyukai Hanum.
" Jadi sekarang kau berada di sini karena merupakan sekertaris putraku Adam!"Tanya Ibrahim
__ADS_1
" Iya Tuan besar, saya bekerja di perusahaan pa Adam! Saya bersyukur hari ini bisa di beri kesempatan untuk berjumpa langsung dengan Tuan, Dari dulu saya ingin berjumpa dengan orang yang membantu pendidikan saya, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Taun Ibrahim dan juga Pak Leon yang sudah banyak membantu." Ucap Hanum tulus , terlihat cairan bening jatuh di pipinya tetapi ia langsung menghapusnya.
" Justru Aku yang harus berterima kasih berkat ide dan kinerjamu yang bagus membuat perusahaan Smith semakin berkembang. Hanum Bekerjalah dengan ku aku akan memberikan posisi yang lebih bagus dari posisi yang Adam berikan." Papah Ibrahim bercanda menjahili Adam ia menunggu reaksi dari putranya jika sekertarisnya akan di lamar papah Ibrahim.
" Daddy can't take my employee just find another employee for daddy!" Jawab Adam dingin kepada papah Ibrahim seolah mendeklarasikan jika Hanum adalah miliknya.
Melihat anaknya membuat papah Ibrahim tertawa di ikuti oleh semua orang yang berada di sana kecuali Bella dan Angel yang merasa iri kepada Hanum.
Setelah menyelesaikan makan malam, semua orang kembali duduk di ruang keluarga sambil menikmati makanan penutup yang mamah Lidia Buatkan untuk kedua putranya. Mamah Lidia membuat Kasekuchen makanan khas Jerman yang sangat di sukai adam dan Bima. Menu ini merupakan olahan Cheesecake lezat yang menggunakan bahan qurk atau susu yang konsistensinya lebih kental dari yogurt.
Saat Cheseecake disiapkan di meja , Bima dan Adam berlari ke arah meja bersamaan, siapa yang paling cepat dia akan mendapatkan bagian paling besar, itulah kebiasaan adam dan bima ketika mereka masih akrab sebelum Bella datang dan mempengaruhi Bima sehingga membuatnya menjauh dan selalu iri kepada Adam, sejak pertemuan pertama dengan Zea telah berhasil meluluhkan hati yang keras itu.
Adam dan bima sampai ke meja bersamaan tangan mereka memegang cheseecake berbarengan.
Membuat Zea dan Rumina tertawa mentertawakan Ayah mereka.
Mamah Lidia menghampiri mereka memeluk kedua putranya itu.
" Ini yang mamah rindukan , kebersamaan kalian! Tetaplah selalu bersama jangan bertengkar lagi, siapa lagi yang akan membantu dan mendukung kita selain keluarga kita sendiri. Adam dan Bima memganggukan kepalanya.
" Mommy Zea mau itu!" Zea memanggil hanum dengan mommy membuat semua orang menatap hanum yang merasa heran kecuali mamah Lidia dan Bella yang sejak awal sudah tau jika Zea memanggilnya Mommy.
Kenapa hari ini semua orang selalu menatapku aneh... Membuatku malu saja ( batin hanum)
" Zea , kau memanggil sekertaris daddy Adam dengan Mommy!" Ucap Bima dengan lirih ingin rasanya ia bisa mengatakan jika dia adalah anaknya bersama Nisa, tapi lidahnya terkunci akibat kesalahan di masa lalu, Ia merasa malu pada putrinya itu. Adam yang melihat Bima bersedih memgang bahunya seolah menguatkan padanya.
__ADS_1
" Iya om Bima , aku memanggil tante hanum dengan Mommy, mommy juga tidak keberatan. Iya kan Mom?" Mendengar Zea hanum menganggukan kepalanya sambil tersenyum, sedangkan Bima merasa sakit jika putri kandungnya memanggilnya dengan sebutan om.
" Ze, panggil om Bima dengan sebutan Papah mulai hari ini karena dia kaka Daddy, dan peluklah papah Bima!" Mendengar perintah daddy Adam Zea memeluk Papah Bima dengan sangat erat.
" Papah!" Ucap Zea tepat di telinga Bima membuat tangisnya pecah, ia menyesal kenapa dulu tidak merawat Zea, ia menyesal tidak mempercayai Nisa. Rasa sakit dan penyesalan selama ini seolah menguap hilang begitu saja. Sedangkan Zea tidak tau jika orang yang mendekapnya saat ini adalah papah kandungnya.
Melihat hal ini membuat hanum tidak mengerti melihat Bima menangis sambil memeluk Zea , Ia yang tidak tahu permasalahan keluarga Wijaksono hanya terdiam penuh tanya seandainya Ia tahu jika Nisa adalah Ibu kandung Zea , ia akan menyadari jika ka Nisa lah yang menderita hingga akhir hayatnya. Apa yang akan terkadi Jika Hanum mengetahui penderitaan Nisa di akibatkan oleh Keluarga Wijaksono Terutama dari Bima, saat ini Hanum belum mengetahuinya.
" Zea memanggil papah, ke papah ku, berarti rumi memanggil uncle daddy adam!" Adam memeluk keponakannya sambil menganggukan kepalanya.
Melihat itu membuat bella kesal ia pun pergi keluar di ikuti oleh Angel.
" Ini curang kenapa kalian hanya memeluk daddy adam dan papah Bima , lalu Opa siapa yang akan peluk?" Tanya opa Ibrahim merajuk memasang muka sedih di depan kedua cucunya itu.
Rumi dan Zea turun dari gendongan ayah mereka dan beranjak memeluk Opa Obrahim
" Ze sayang opa!"
" Rumi juga sayang opa!"
Harta yang paling berharga adalah keluarga yang saling menyayangi dan melengkapi, perhiasan yang paling indah adalah keutuhan keluarga.
Makan malam yang indah telah mengantarkan keluarga Wijaksono, kembali bersama setelah terpisah.
...****************...
__ADS_1