Panggil Aku Daddy

Panggil Aku Daddy
Mendadak Menikah


__ADS_3

" Hanya Ada satu cara kalian harus dinikahkan!" Ucap Bi Ina dengan lantang.


Adam dan Hanum sontak kaget mendengar solusi untuk masalah yang tidak pernah mereka lakukan.


POV Hanum


Apa aku harus menikah dengan Pa Adam , kenapa ini? kenapa jadi seperti ini? Bagaimana bisa aku menikah dengan atasanku sendiri bagaimana tanggapan Tuan dan Nyonya Ibrahim mereka akan berpikir aku bukan wanita baik baik, ini begitu mendadak dan dengan cara yang tidak baik.


Tidak ini tidak boleh terjadi aku tidak mau di cap wanita yang tidak baik, yang memanfaatkan keadaan.


POV Adam


What , menikahi Hanum kenapa masalahnya jadi kacau begini, achhh ..... apa yang harus aku lakukan, ini kenapa juga tidak ada sinyal sama sekali untuk menghubungi.


Aku memang sudah mencintai hanum tapi menikahinya tidak dengan cara seperti ini, Kenapa warga di sini keras kepala tidak mau mendengar penjelasan ku.


PoV end


" Bagaimana Adam Hanum? Hanya ini jalan keluar satu-satunya , jika kalian tidak menikah para warga akan marah dan menyeret kaliam ke balai Desa untuk di beri hukuman karena sudah melakukan perbuatan yang terlarang atau membawa ke kantor polisi." Ucap Bi Ina menjelaskan


" Bi , percaya hanum kan! Sungguh kami tidak melakukan perbuatan itu! " Hanum memegang tangan bibinya memohon agar bisa mencari solusi yang lain selain menikah.


" Tidak ada solusi lain, warga di sini akan bertindak sesuai dengan apa yang mereka lihat, di tambah ada banyak yang menjadi saksi saat kalian berpelukan." Pa RT menjelaskan sambil menatap Adam dan Hanum.


" Benar apa yang dikatakan Pa Rt!" Bi Ina membenarkan


" Tapi ..... Itu hanya pelukan saja kami tidak bertindak lebih jauh !" Ucap Adam berharap pembelaannya bisa dipercaya. Tapi tetap saja Pa RT Dan Bu Ina tidak bisa menerima. Mereka semua terdiam, hingga terdengar seseorang mengetuk pintu dengan kasar.


" Bu Kepala kenapa lama sekali! Tidak baik menunda-nunda , kami tidak mau kampung kami kena sial Ucap warga di balik pintu dan warga yang lain mengiyakan.


" Jadi kalian ingin diseret ke balai Desa! Bi Ina sudah kesal Karena Adam dan Hanum belum memberikan jawaban. Lama mereka terdiam.


" Baiklah aku akan menikahi Hanum!" Ucap Adam dengan tegas.


" Pa Adam! Ini bukan main -main ! Aku tida mau!" Hanum tetap kekeh pada pendiriannya.

__ADS_1


" Memangnya kau punya solusi yang lain? Hach! " Adam kesal


" Ini gara-gara Pak Adam kenapa juga memeluk ku!"


" Kau menyalahkaku? Lagi pula aku tidak sadar memeluk mu!" Adam membela diri.


" Sudah.....sudah kenapa kalian jadi bertengkar!" Bi Ina melerai pertengkaran Hanum Dan Adam , Terdengar suara ketukan pintu lebih keras dari yang tadi.


" Kalian dengar, mereka sudah marah! Cepat putuskan Hanum!" Bi Ina menjadi kesal dengan pasangan di hadapannya yang keras kepala.


Hanum benar-benar terdesak saat ini dia merasa bingung , pikirannya kacau tidak dapat berpikir jernih, sedangkan Adam masih memegang ponselnya mencoba menghubungi para bodyguardnya.


"Baiklah Aku setuju!" Mendengar ucapan Hanum Adam yang dari tadi fokus dengan ponselnya membulatkan kedua matanya.


" Kau yakin !" Adam menatap hanum.


" Aku tidak tau ! " Hanum bingung untuk menjawab apa lagi ia pasrah saja dengan keputusan terbaik.


" Berarti kau sudah setuju,lalu bagaimana dengan mu?" Tanya bi Ina pada Adam.


" Deal... Menikah ! Pa RT siapkan semuanya! Dan kau hanum ikut Bibi." Bi Ina membawa Hanum ke kamarnya. Ia akan mendandani Hanum meski ini pernikahan dadakan ia ingin keponakannya itu bisa mengenakan kebaya indah dipernikahannya.


Sedangkan Di luar kamar, Pa Rt sudah mempersiapkan pernikahan dadakan ini, terlihat pa penghulu sudah duduk, dan Adam duduk di depan penghulu Ia menunggu pengantin dadakannya keluar dari kamar.


Ceklek........


Pintu terbuka , terlihat Hanum berjalan di dampingi bibi Ina mengenakan kebaya putih , rambut di gulung yang di hiasi melati putih ia juga sedikit memoles wajahnya meskipun tipis tapi tampak terlihat sangat cantik membuat Adam berdiri dari duduknya dan memandangi Calon Istrinya.



flasback ketika di kamar


" Bibi percayakan Hanum tidak berbuat macam-macam!"


" Iya bibi percaya tapi Hanum , mereka melihat kalian tidur bersama dan saling memeluk , itu sudah menjadi bukti kuat. Han masyarakat di sini tidak suka melihat ada yang melakukan perbuatan yang tidak baik , karena akan memberikan kesialan pada kampung ini!" Bi Ina menjelaskan pada Hanum sambil mengeluarkan kebaya berwarna putih dilemari dan melati palsu yang terbungkus pelastik bening bersama kebaya putih yang terlihat sangat Indah, Kebaya itu kebaya lama bekas Bi Ina menikah dengan Suaminya yang sudah meninggal 15 tahun yang lalu.

__ADS_1


" Pakailah ini, meski pernikahan dadakan tapi kau harus terlihat cantik sebagai pengantin! Bibi akan sedih jika ibu mu melihat kau menikah tanpa mengenakan pakaian indah, yah meski ini kebaya lama tapi setidaknya lebih pantas!" Mendengar bi Ina hanum memeluk dan menangis dalam pelukan bi Ina.


" Hanum, Bibi percaya Adam laki-laki baik ia pasti akan menjadi suami yang baik untukmu!" Bi Ina melepas pelukan Hanum. Dan menghapus air mata hanum.


" Tapi hanum tidak tau apa Pa adam mencintai hanum atu tidak ?"


" Tapi kau menyukainya kan!" tanya Bi Ina , Hanum menganggukan kepalanya.


" Seiring waktu cinta akan tumbuh sayang! Makannya buat suamimu itu selalu terpesona padamu di mulai dari sekarang!" Hanum da Bi Ina tertawa bersama, pelukan Bi Ina membuat Hanum merasa tenang.


Flashback off


" Hey anak muda sabar duduk kembali!" Pa penghulu menarik lengan Adam untuk duduk kembali.


Kedua pengantin sudah duduk bersebelahan Ijab qabul dilaksanakan dengan hidmat , hingga terdengar kata Sah dari saksi dan di ikuti semua orang yang hadir di sana .


Sah....sah....


Mendengar itu hanum meneteskan butiran bening, Ia tidak menyangka kemarin Ia masih berstatus karyawan Adam tapi hari ini statusnya berubah menjadi Istri CEO AZ kingdim Adam Wijaksono.


Melihat Hanum menangis Adam memegang tangan Hanum, seolah mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja. Ia pun mengusap air mata di pipi Hanum lalu hanum menurunkan tangan adam dari pipinya dan mencium Tangan Adam dengan takdim, saat ini pria di hadapannya sudah menjadi suaminya. Melihat istrinya mencium punggung tangannyamembuat Adam merasakan getaran dalam hatinya, perasaan yang bahagia meski mereka menikah dengan situasi yang tidak baik.


lalu Tiba-tiba muncul pria tampan memgenakan jas berwarna hitam, yang kebingungan melihat Adam dan hanum duduk bersama di saksikan beberapa orang, dan yang membuatnya semakin curiga ia melihat Hanum mengenakan kebaya pengantin berwarna putih.


Apa yang terjadi? mereka menikah? Jika iyah , Tuan Dan Nyonya Ibrahim pasti akan marah. Adam kau cari mati lagi! Monolog Ardi yang berdiri di depan pintu.


" Pa Adam!" Ucap Ardi memanggil atasannya itu, Mendengar Suara Ardi semua orang bersamaan menatap ke arah sumber suara.


...****************...


A♥️H nikah dadakan tapi bikin seneng hahahaha


Bagaimana kalau Opa Ibrahim Dan oma Lidia Tau, Anak bungsunya bikin onar lagi😅


Selaku dukung like dan komennya yah🙏

__ADS_1


.


__ADS_2