Panggil Aku Daddy

Panggil Aku Daddy
Counter Attack ( Serangan Balik)


__ADS_3

Hari ini adalah hari bersejarah untuk Aldo Utama, Karena Ia akan angkat menjadi CEO W Corp.


Dengan penuh semangat Ia melangkahkan kakinya tanpa ragu memasuki Ruangan rapat pengukuhannya sebagai CEO baru.


Acara berlangsung dengan lancar, hingga Dewan direksi mendeklarasikan di atas podium jika Aldo Utama adalah CEO W Corp.


" Berdasarkan kesepakatan bersama, maka dengan ini Aldo Utama telah resmi menjadi CEO W Corp dimulai hari ini."


Ketua dewan Direksi hendak pukul palu sebagai tanda mengesahkan , tiba-tiba terhenti karena dikagetkan dengan seseorang yang membuka pintu dengan kasar.


Brakh.....


" Ini tidak sah!" Ucap Adam dengan tegas.


Semua di ruangan tampak terkejut melihat kedatangan Putra kedua Ibrahim Wijaksono. Adam berjalan masuk, diikuti Hardi dan Ardi.


Saat ini Ia berhadapan langsung dengan Aldo Utama.


" Kau berani sekali masuk tanpa izin!" Ucap Aldo kasar pada Adam.


" Kau lupa ini perusahaan siapa? Kau hanyalah seorang pencuri. Sekali pencuri tetaplah pencuri!"


Adam menekankan kata pencuri, membuat emosi Aldo naik Ia menggebrak meja dengan keras.


Brakh....


" Berani sekali kau!" Ia akan memcengkram kerah baju Adam, Tapi kalah cepat oleh Adam yang mencengkram kerah baju Aldo duluan, Adam lalu membawa Aldo menjauh dari kursi kebesaran pimpinan Utama dan menghempaskannya dengan kasar.


" Hardi jelaskan pada semua orang di sini siapa yang berhak menjadi CEO W Corp." Titah Adam.


Hardi menjelaskan kepada dewan Direksi Jika Adam yang berhak menjadi CEO W Crop.


Ia menyerahkan dokumen penting yang di kirim Tuan Leon untuk menguatkan Adam sebagai pemegang saham tertinggi di W Corp.


Hardi juga memperlihatkan kesalahan- kesalahan Aldo lewat tayangan Video sehingga semua orang dapat menyaksikannya.


Kesalahan yang pertama Ia dengan Bella bekerja sama memberikan racun pada Tuan Ibrahim.

__ADS_1


Kesalahan Kedua, mensabotase mobil Bima dengan merusak rem kendaraan sehingga Bima mengalami kecelakaan.


Kesalahan berikutnya adalah mencemarkan nama baik pada Tuan Adam.


Dan melakukan tindakan kekerasan serta pelecehan pada Nona Zoya hingga berusaha melenyapkannya.


" Tidak....Tidak itu semua bohong! Kau sengaja ingin menghancurkan nama baikku! "


Aldo berusaha meyakinkan orang-orang agar mereka jangan percaya.


" Sampai kapan kau akan menyangkal Aldo!"


Jack berteriak pada Aldo, Ia berjalan ke arah Aldo dan menghajarnya tanpa ampun meluapkan kekesalannya, Jika tidak dilerai oleh Ardi sudah di pastikan Aldo akan mati.


" Jack jangan percaya, Adam pembohong Ia ingin agar kita bermusuhan." Ucap Aldo mempengaruhi Jack.


" Diam kau jangan pernah berani-berani kau menyebut nama sahabatku Adam dengan mulut kotormu itu. Berengsek!" Jack merasa kesal ingin sekali ia menghajar kembali Aldo.


Sedangkan Adam hanya berdiri di pinggir menyaksika kemarahan Jack pada Aldo.


" Ha....ha...ha... Kau lupa apa yang sudah dia lakukan pada Zoya?" Aldo menunjuk Adam dan mengingatkan kembali Jack.


" Zoya.... !" Jack memanggil Zoya.


Zoya masuk tangannya bergetar kala melihat Aldo menatapnya , Ia berusaha untuk tetap tenang, Ia harus melawan rasa takutnya itu.


Aldo melihat Zoya seperti melihat hantu ia benar-benar tidak percaya karena setahunya malam itu Zoya sudah tidak bernapas.


" Zoya..... Kau?" Ucap Aldo heran melihat Zoya masih hidup


"Mengapa kau kaget!" Jack memeluk Zoya karena ia melihat zoya ketakutan melihat Aldo.


" Kalian sengaja melakukan ini padaku, Ini pasti idemu kan? " Aldo hendak memghajar Adam namun Bagas dengan sigap menghalanginya.


Tidak lama kemudian Polisi datang untuk menangkap Aldo di pimpin oleh Kapten Barra.


" Tuan Aldo Utama anda kami tahan dengan tuduhan memalsukan dokumen, percobaan pembunuhan, kekerasan dan pelecehan pada Nona Zoya."

__ADS_1


Bara memasangkan borgol pada tangan Aldo, yang berusaha memberontak namun kalah kuat.


" Awas kau Adam ini belum berakhir, kalian semua akan membayar penghinaan ini!"


Aldo berteriak seperti orang gila, Kapten Bara menyeretnya keluar hingga suara teriakannya tak terdengar lagi.


Adam mengusap wajahnya dengan kasar, Akhirnya semua sudah berakhir.


Setelah polisi membawa Aldo, acara pengangkatan CEO baru W Crop dilanjutkan dengan calon yang berbeda. Seluruh dewan Direksi menyutujui Adam menjadi CEO W Corp.


Semua diruangan Rapat sudah keluar hanya tinggal Adam, Bagas Ardi dan Hardi.


" I need your help to manage two companies!" Ucap Adam pada Ardi, Hardi dan Bagas, Sedangkan Jack harus pergi megantarkan Zoya pulang terlebih dahulu.


" Of course Big Boss!" Ucap mereka bersamaan sambil tertawa bersama.


**


Aldo duduk sambil menatap jeruji besi di hadapannya, pikirannya sedang merencanakan untuk bisa keluar dari penjara dan membunuh adam.


Bukannya sadar ia malah semakin membenci Adam, Ia tidak menyadari jika dendamnya akan membuatnya menderita sendiri.


Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan aktifitas Adam hanya ke kantor ia menyibukan dirinya dengan pekerjaan memimpin dua perusahaan sekaligus.


Meski ia sibuk , Adam tidak pernah lelah mencari keberadaan Hanum dan Zea.


Saat ini Ia termenung menatap hampa di lantai tertinggi AZ Kingdom, pikirannya melayang merindukan pemilik hati yang sampai saat ini belum Ia temukan.


Di setiap waktu ia berdoa agar bisa segera dipertemukan dangan istri dan anak-anaknya, namun sampai saat ini Ia belum dipertumakan dengan Hanum dan Zea.


Rasa rindu terkadang membuat kita sesak


Tak sanggup hati ini berdiri menanti sang kekasih


Yang tak kunjung datang


untuk mengajak menari bersama

__ADS_1


Di bawah senja


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2