
Hari ini adalah hari yang di tunggu oleh Aldo Utama, sejak dari dulu Ia mendambakan menjadi CEO W Corporation. Kondisi Adam yang sedang kacau memudahkan baginya untuk melangkah menuju kursi pimpinan tertinggi.
Langkah kaki yang lebar memasuki ruangan Rapat ia ditemani asistennya masuk ruangan dengan percaya diri, karena saat ini Ia memiliki saham tertinggi di W Corp.
Ia melakulan cara licik untuk bisa mendapatkan saham tersebut salah satunya adalah memanfaatkan Bella.
Semua Dewan Direksi dan pemegang saham sudah menunggu Aldo, mereka akan membahas Aldo yang di calonkan menjadi CEO W Corporation.
Aldo menyebarkan isu pada dewan direksi jika Adam mengalami defresi berat, sehingga ia tidak pantas memegang posisi penting di W Corp, Sedangkan Bima semua orang juga mengetahui ia masih terbaring koma.
Yang membuat Aldo semakin kuat adalah adanya surat kuasa Ibrahim yang memberikan kekuasaan penuh padanya, Aldo mendapatkan surat itu dari bantuan Bella.
Aldo sangat pintar bermain licik ia menghalalkan berbagai cara untuk bisa mendapatkan apa yang Adam miliki, hal itu menjadi obsesi baginya ia tidak akan berhenti membalas Adam sampai Adam benar - benar menderita.
**
Adam masuk ke ruangan rawat Bima, terlihat banyak alat yang terpasang pada tubuh Bima.
Ia pandangi wajah kakaknya yang terlihat kurus, ia lalu berjalan mendekat dan duduk di sebelah kakaknya.
" Kak, kau tau hari ini Aku sangat bahagia istriku sedang mengandung,Cepatlah sadar aku merindukan berkelahi dengan mu!" Saat Adam akan berdiri Ia melihat tangan Bima bergerak.
Ia lalu memanggil dokter untuk mengecek keadaan Bima.
" Ini keajaiban Tuan Adam, Pasien merespon Ia bisa mendengar Anda, mudah-mudahan Tuan Bima bisa segera bangun." Mendengar jawaban Dokter Adam sangat Bersyukur
Ia lalu menghubungi mamah Lidia dan mengabarkan kabar gembira ini, Mamah Lidia begitu bahagia.
" Lalu bagaimana dengan pengobatan Papah? " Tanya Adam
" Papah sudah mulai bisa menggerakan tangan dan kakinya , lihatlah ia sedang makan sendiri!" Lidia mengarahkan Videonya ke arah suaminya yang sedang makan di ranjangnya.
Adam mengakhiri panggilannya, Ia lalu pamit pada Bima untuk pulang.
Setelah sampai di Mansion tampak Rumina berlari menyambut Pamannya dengan riang di depan pintu.
" Daddy Adam, Sudah sembuh?" Rumina memegang tangan Adam.
Adam berjongkok dan mensejajarkan tubuhnya dengan Rumina.
" Iyah Daddy sudah sembuh!" Adam lalu membawa rumina dalam gendongannya dan masuk bersama ke mansion
" Selamat datang Tuan Muda!" Ucap kepala ART Bi Minah Yang menyabut Tuan Adam.
__ADS_1
Adam menganggukan kepalanya membalas sapaan para ART, ia lalu menurunkan Rumina dari gendongannya dan masuk ke ruang kerja Papah Ibrahim, Ia langsung menyalakan komputer dan memeriksa email yang dikirim Hardi dan Ardi Asistennya.
Cukup lama Adam berada di ruang kerjanya, Bi Minah yang hendak mengingatkan Tuanya karena sudah sore merasa tidak enak, Untung saja Ardi datang.
" Apa Tuan Adam di dalam?" Tanya Ardi pada Bi Minah.
" Ada... Tuan Ardi sekalian Ingatkan Tuan Adam untuk segera makan karena dari tadi siang Tuan Adam belum keluar." Ardi mengeritkan Alisnya, Ia bertanya-tanya dalam hatinya apa yang dilakukan Adam selama itu di ruang kerja.
Tok....tok....tok
" Masuk!" Adam mempersilahkan masuk
" Kau sudah pulang memgapa tidak memberitahuku?" Ardi masuk dan duduk di depan Adam.
" Apa yang kau kerjakan!" Ardi penasaran.
" Tidak ada!" Adam menjawab singkat.
" Bi Minah sudah menyiapkan makan, makanlah dulu. Oh iya ini dokumen yang kau minta." Ardi meletkan berkas di meja.
" Besok kau akan datangkan?" Tanya Ardi sambil berdiri. Namun tidak mendapatkan jawaban dari Adam.
Kau Benar -benar patah hati, Berasa ngomong dengan patung.
Setelah selesai makan malam, Adam berjalan menuju kamarnya, ketika melewati kamar rumina Adam mendengar suara tangis Rumina.
" Rumi kau belum tidur." Adam masuk ke kamar Rumi dan mendaratkan bokongnya di ranjang rumi.
" Belum ngantuk!" Jawab rumi sambil menghapus ait matanya dan tersenyum dipaksakan.
" Apa yang membuatmu sedih, menangislah karena dengan menangis hati kita akan tenang. Jangan menahannya lagi, kau tidak sendiri ada Daddy, Katakan apa yang ingin kau lakukan katakanlah pada Daddy. Jangan bersedih nanti Papah akan marah pada Daddy karena tidak bisa menjaga putrinya yang cantik ini." Adam tertawa dan menghapus air mata di pipi Rumi.
" Daddy Adam apa Rumi bisa tidur dengan Daddy." Rumi sangat merindukan papah Bima Ia selalu tidur dengan Bima.
" Tentu saja!"
Adam tidur di samping Rumi, perlahan rumi mulai mengantuk dan memejamkan matanya, terdengar nafasnya sudah teratur ia sudah terlelap di alam mimpi.
Dengan adanya Rumi Adam bisa mengobati rasa rindunya pada Zea.
**
Pagi menjemput semua insan untuk melakukan aktifitasnya, sang surya memberikan kehangatan pada setiap langkah kaki yang mengenggam sebuah harapan untuk hari yang menakjubkan
__ADS_1
Terlihat Adam berdiri di walk in closed sedang mengancingkan kemejanya, ia tampak terlihat segar , bulu-bulu halus di pipi dan dagunya sudah ia rapihkan.
Ia lalu melangkah pada tempat dasi , terlihat dasi berjejer dengan rapih dalam berbagai warna, Adam mengambil dasi yang berwarna Abu tua.
Setelah selesai memasangkan dasinya, Ia beralih menuju Bagian Jas yang berderet dengan sangat rapih dan warna-warna yang maskulin, Adam memilih Jas Berwarna hitam.
Tak lupa ia menyemprotkan Parfum milik Hanum dengan Aroma Rose de Mai, ylang-ylang, dan melati dari Grasse, yang membuatnya merasa tenang mengurangi rasa mualnya. karena hanya aroma itu yang membuatnya nyaman tanpa merasakan mual.
*
*
Suasana Di gedung AZ Kingdom saat ini sedang tidak baik karena banyak para pemegang saham yang akan menarik sahamnya.
Mereka ragu mempertahankan sahamnya di AZ Kingdom yang dalam keadaan tidak stabil dimana mengalami penurunan yang sangat besar.
Sudah dipastikan akan gulung tikar Tanpa ada yang mengelolanya karena Tuan Adam Wijaksono CEO AZ Kingdom, sudah satu bulan ini tidak pernah masuk kantor hingga beredar isu jika Adam mengalami Defresi berat.
" Saya akan menarik saham saya! " Ucap Pak Wiryo.
Lalu di ikuti oleh beberapa pemegang saham. Mereka lebih baik mundur dari pada mengalami kerugian nantinya.
Semua orang saling mengemukakan pendapatnya, terjadi keributan anatara beberapa pihak, Ardi kewalahan menghadapi para pemegang saham yang beradu argumen hingga membuat keributan.
Namun keributan itu terhenti ketika terdengar suara Bariton Yang menggema hingga membuat semua orang terdiam.
" Stop making a mess of my company!" (Berhenti membuat kekacauan di perusahaanku.)
Adam berjalan dan berdiri di hadapan para pemegang saham.
Ardi merasa lega karena akhirnya Adam datang di waktu yang tepat.
CEO AZ Kingdom Adam Wijaksono is back.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mohon bersabar ya, belum saatnya bertemu Hanum
Kita buat Jack sadar dulu
Dan Aldo merasakan hukumannya..
__ADS_1
Jangan Lupa like komen dan vote 🙏🏻