Panggil Aku Daddy

Panggil Aku Daddy
Pembalasan Hanum


__ADS_3

Hanum sedang berkutat di dapur membuat sarapan, terdengar suara bel berbunyi, Ia berjalan ke ruang tamu untuk membuka pintu.


Ceklek


" Mommy!" Zea masuk dan memeluk mommynya.


" Padahal mommy dan daddy akan menjemputmu kesana.


" Maaf Nyonya , Non Zea memaksa pulang!" Ucap pak Wahyu supir papah Ibrahim.


" Oh iya tidak apa-apa pak terima kasih!" Pa wahyu lalu pergi, setelah pa wahyu pergi Hanum menutup pintu apartemennya dan membawa Zea ke dapur untuk membantunya menyiapkan sarapan pagi.


" Nasi gorengnya lezat, mommy memang yang terbaik!" Zea mencicipi nasi gorengnya sambil mengacungkan kedua ibu jarinya.


Mendengar pujian putrinya hanum tersenyum ke arahnya sambil membereskan makanan di meja makan.


" Sayang bangunkan Daddy!" Zea bergegas turun dari kursinya Ia berlari kecil ke arah kamar daddynya.


" Daddy ... Dad wake up! " Zea menggoyang-goyangkan tubuh daddy Adam sambil menciumi pipi kanan dan kiri adam.


Merasakan ciuman putrinya Adam tersenyum lalu memeluk Zea dan menggelitik putrinya.


" Daddy stop... Stop !he ....he....he." Zea terus tertawa karena geli.


" No.... daddy tidak akan berhenti , karena Ze sudah mengangu tidur daddy!" Adam masih menggelitik perut Zea.


" Oke zea minta maaf! Ayo cepat mandi mommy sudah membuat sarapan yang sangat lezatttttt!" Ucap Zea , Mendengar hal itu adam menghentikan menjahili putrinya Ia langsung bangun dan menuju kamar mandi untuk bersiap-siap.


Adam duduk bersebelahan dengan Zea, sesekali Adam menyuapi putrinya, begitupun sebaliknya Zea menyuapi Daddynya bergantian, mereka begitu sangat dekat terpancar dari wajah Adam Dan Zea penuh rasa sayang dan keakraban, melihat kedekatan Mereka membuat Hanum merasa malu dan bingung haruskah dia memisahkan ayah dan anak yang saling menyayangi.


Apa aku bisa membuat mereka terpisah. Tidak jangan ragu Hanum Aku harus bisa membawa Zea pergi jauh dari Adam bagaimanapun caranya.


" Sayang !"


" Mom."


Ucap Zea dan Adam bersamaan memanggil hanum yang sejak dari tadi hanya melamun dan memainkan sendok tanpa memakan sarapannya.


" hem, ada apa?" Hanum memadang Adam Dan Zea bergantian.


" Ada apa? Kenapa nasi gorengnya belum kau makan? Dari tadi aku lihat kau hanya memainkan sendok saja." Tanya Adam pada istrinya.


" Oh ...Aku hanya sedang tidak enak badan saja Mas!" Hanum beralasan.


" Kau sakit, ayo kita periksa!" Adam memegang Dahi hanum.


" Tidak perlu mas, istirahat sebentar saja pasti baikan, tidak perlu cemas!" Hanum meyakinkan suaminya bahwa dirinya baik-baik saja.


" Kau yakin! Baiklah kalau begitu istirahatlah tidak perlu ke kantor!" Adam mengusap kepala istrinya.


Setelah selesai sarapan Adam berangkat bersama Zea, Hanum tidak masuk kerja hari ini karena Ia merasa kurang enak badan.

__ADS_1


Selepas kepergian suaminya, ia buru- buru mengunci pintunya, lalu pergi ke ruang kerja suaminya dan membuka brankas besi untuk mencuri dokumen penting AZ kingdom yang semalam belum sempat dia dapatkan .


ini dia aku harus segera bergegas menyerahkan ini pada Jack!


Ia mengambil kunci mobil dan segera pergi untuk bertemu dengan Jack dan Aldo.


Sekarang Hanum sudah berada di hotel berbintang milik Aldo Ia berjalan mengikuti anak buah Aldo menuju Privat Room.


Aldo dan Jack sudah menunggunya di sana, Terlihat ada dua wanita seksi yang mengapit Di kanan kiri Aldo, membuat Hanum merasa jiji melihatnya.


Sedangkan Jack duduk di sebelah agak jauh dari Aldo.


" Mari Nyonya Adam silahkan duduk! " Ucap Aldo kepada hanum, ia lalu menyuruh kedua wanita penghibur itu untuk pergi.


Setelah kedua wanita penghibur itu keluar ruangan Hanum langsung melemparkan Dokumen rahasia milik AZ kingdom yang berisi data-data penting salah satunya mengenai keuangan dan tender - tender besar.


" Aku sudah dapatkan apa yang kalian inginkan. Sekarang lakukan apa yang ingin kalian lakukan padanya!" Hanum melempar dokumen penting di meja tepat di hadapan Aldo.


Prok.....prok....prok


Aldo bertepuk tangan Ia berjalan ke arah Hanum dan memegang tangan Hanum, Hanum yang kaget dengan sentuhan mendadak Aldo membuatnya berdiri dan menampar pipi Aldo


Plak...


" Jangan lancang kamu!" Hanum marah kepada Aldo, yang seenaknya menyentuhnya.


" Calm down honey! Aku hanya ingin berjabat tangan dengan rekan ku yang cantik ini!" Aldo tersenyum licik kepada Hanum sambil memegang pipi yang di tampar oleh Hanum, tamparan itu bukannya membuat Dia marah tapi malah membuatnya senang dengan sikap Hanum yang galak.


" Maaf Nona Hanum atas kelancangan Tn Aldo, dan Anda tidak perlu khawatir aku pastikan Adam Wijaksono akan segera hancur seperti yang kita inginkan. Terim kasih untuk bantuannya." Jack membawa dokumen penting yang tadi hanum lempar.


" Aku harap kalian bisa berhasil membuat Az Kingdiom hancur, karena Adam Wijaksono tidak mudah dikelabui." Hanum menyabar tasnya lalu pergi meninggalkan Privat Room tersebut.


" Wanita yang mempesona! Pantas saja Adam sangat mencintainya." Aldo masih melihat ke arah hanum yang berjalan ke arah pintu hingga menghilang dibalik pintu.


Ketika hanum menuju Basement Ia berpapasan dengan Bella yang hendak masuk ke Hotel.


" Hei Adik ipar , apa yang sedang kau lakukan di sini!" Tanya bella sambil melepas kacamata hitamnya.


" Bukan urusanmu!" Hanum pergi tanpa menghiraukan Bella.


Melihat sikap cuek Hanum Bella hanya mengangkat bahunya dan melanjutkan langkahnya untuk menemui kekasihnya Aldo.


" Hai semua, kenapa dengan wajah kalian terlihat bahagia!" Tanya bella yang melihat wajah Jack dan Aldi terlihat bahagia.


" Kemarilah sayang, dan lihatlah ini" Aldo menunjukan berkas penting yang tadi di bawa Hanum kepada Bella.


Bella kaget melihat Data-data penting Az kingdom Ada pada Aldo.


" dari mana kalian mendapatkan ini Apa dari?"


" Hanum Istri tercinta Adam." Jawab Aldo

__ADS_1


" Bagaimana Bisa?" Tanya Bella


Aldo menceritakan pada Bella Jika hanum adalah adik kandung Nisa, ia berpikir jika Adam yang sudah membuat kakanya menderita.


" Wow ini menarik sekali!"


Ha......ha.......ha......


Mereka tertawa bersama karena rencananya sebentar lagi akan terwujud.


" Semuanya sudah kita dapatkan, Show Time!" Ucap Jack sambil memasang topi hitam.


Mendengar ucapan Jack Aldo tersenyum Devil sambil berjalan berbarengan dengan Jack keluar ruangan tersebut diikuti Bella di belakang.


**


Hanum telah sampai kembali di apartemen, Ia langsung membereskan pakaiannya dan Zea ke dalam Koper, ini saatnya Ia akan meninggalkan Adam dan membawa Zea jauh dari daddynya.


Apa yang dirasakan Nisa dulu harus dirasakan oleh Adam Bagaimana sakitnya di tinggalkan oleh orang yang dicintai.


Sejenak Hanum berdiri ia menatap kamarnya banyak hal yang terjadi dalam hidupnya meski di penuhi dengan dendam dalam dirinya tetap saja Adam sudah memiliki tempat dihatinya.


**



Drt......drttt.


Bergetar ponsel di saku celana, ia melihat nama Ardi terteta di layar telpon bergambar apel sepotong tersebut.


" Iya Ada apa!" Jawab Adam yang sedang berada di luar meninjau proyek pembangunan Hotel.


" Gawat Dam! ada yang berhasil masuk ke sistem Az Kingdom!" Ucap Ardi di balik telpon.


" Apaa!"


Adam terkejut mendengar informasi dari asistennya itu bagaimana bisa AZ kindom yang memiliki ahli IT terhebat kebobolan seperti ini.


" Bagas siapkan mobil Kita ke kantor sekarang!"


" Baik Tuan!"


*Siapa yang berani bermain - main denganku , apakah Aldo menyuruh sesorang memata-matai perusahaanku, jika benar aku tidak akan membiarkannya hidup tenang.


...****************...


Apa yang terjadi jika Mas Adam tau kalau istrinya sudah menghianatinya????


Mohon like dan komennya 🙏🏻🙏🏻


Terima kasih sudah setia membaca novel Hawa*

__ADS_1


__ADS_2