
“Papa dan maminya dulu pernah menjalin hubungan, papa sudah ingin menikahi beliau, tapi karena sesuatu hal yang terjadi, akhirnya papa memilih di jodohkan dengan mama,” jelas Cello kepada Ema.
Ema hanya mendengar tanpa bersuara sedikitpun, karena dia betul-betul ingin Cello menjelaskan dengan jujur tanpa ada yang di tutupi.
“Dan maminya juga dulu, mencelakai mama saat masih mengandung kaka Chaim, makanya itu tidak mungkin aku pacaran dengan dia,” lanjut Cello.
“Baiklah, kali ini aku memaafkan kamu, tapi tidak yang kedua kali, apa lagi tiga kali,” ucap Ema
“Ia aku janji, aku tidak akan menduakan kamu, aku janji sayang,” ucap Cello kembali.
Karena sudah baikan, tidak ada lagi kesalah pahaman di antara mereka berdua, Cello mengajak Ema untuk makan malam berdua di luar, dan Ema langsung setuju dengan ajakan Cello.
“Boleh, tapi aku siap-siap dulu ya,” pamit Ema.
Cello hanya menganggukkan kepalanya, Ema naik ke lantai dua untuk bersiap-siap, sedangkan Cello menunggu di lantai satu sambilan menikmati kopi yang di buatkan oleh Ema.
Setelah beberapa menit akhirnya Ema kembali ke lantai bawah untuk menemui Cello yang sedang menunggunya. “ ayo kita jalan,” ajak Ema kapada Cello.
“Ayo sayang,” jawab Cello dan langsung bangkit dari duduknya, mereka berdua meninggalkan rumah, dan menuju mobil Cello.
“Pintunya udah di kunci?” tanya Cello kepada Ema.
“Ia sudah,” jawab Ema singkat.
__ADS_1
Mereka langsung meninggalkan rumah, dan menuju sebuah restoran pilihan Cello, sedangkan Ema hanya ikut saja.
“Sayang, selama ini kamu di mana? Soalnya aku selalu datang namun rumah selalu dalam keadaan sunyi, aku ke butik kata karyawan kamu, kalau kamu tidak masuk?” tanya Cello kepada Ema.
“Aku tidak ke mana-mana, aku ada di rumah, tetapi aku menyendiri dalam kamar saja, tidak pernah keluar rumah,” jawab Ema tersenyum.
Sedangkan Cello hanya melirik Ema, karena selama ini dia anggap Ema tidak ada di dalam rumah, dia mengira kalau ema keluar kota, untuk menemui ibunya.
“Aku kira kamu ke luar kota, pergi bertemu dengan mama di sana,” ucap Cello.
“Tidak lah, aku di rumah saja,” jawab Ema.
Tidak lama akhirnya mereka tiba di sebuah restoran yang di maksud oleh Cello, setelah memarkirkan mobil, mereka berdua langsung turun dan masuk ke dalam restoran. namun baru saja baikan sudah ada masalah lagi, mereka tidak sengaja bertemu dengan Dwi.
“Oh, ini kekasih baru kamu? aku heran deh dengan kau Cello, apanya yang kamu suka dari dia, cantik saja tidak, baju saja apa adanya,” ucap Dwi sambil tersenyum mengejek kepada Ema.
“Ayo sayang, kita duduk nggak usah ladenin dia,” ucap Ema kepada Cello.
Mereka berdua langsung duduk di meja yang kosong, belum sempat memesan makanan, tiba-tiba Dwi datang membawa segelas minuman.
Dan....
Biurrrr... Dwi langsung menyiram Ema dengan segelas jus, Ema sangat kaget dengan perlakuan Dwi kepadanya.
__ADS_1
“Apa-apaan kamu ini Dwi, kamu sangat keterlaluan,”bentak Cello dan langsung mengambilkan tissue untuk Ema untuk lap muka Ema yang basa, karena Dwi menyiramnya dari kepala.
“Itu resikonya, karena udah berani merebut kamu dari aku, ini belum seberapa,” jawab Dwi tanpa bersalah.
Ema langsung meminta Cello untuk pulang, karena bajunya sudah basa dan kotor, Cello langsung mengikuti kemauan kekasihnya itu, karena dia juga sudah merasa kasihan kepada Ema, sudah basa karena ulah Dwi.
“Maafkan aku, aku tidak tau kalau kita akan bertemu dengan wanita gila itu,” ucap Cello kepada Ema.
“Tidak apa-apaan, yang penting sekarang kita pulang karena badanku sudah sangat lengket,” jawab Ema.
Ema tidak ingin berdebat dengan Cello, walaupun dalam hatinya dangat marah namun ia berusaha untuk menahannya, karena itu udah resiko berpacaran dengan mantan playboy seperti Cello.
“Sayang, kamu singgah beli makanan nanti, biar kita makan di rumah saja,” ucap Ema kepada Cello.
“Ia betul, itu lebih bagus, tapi kenapa tadi tidak bilang, agar kita beli di restoran yang kita datangi tadi,” jawab Cello.
“Aku juga lupa sayang,” jawab Ema.
Akhirnya Cello membeli makanan di pinggir jalan, karena dia maupun Ema tidak permasalahkan tentang makanan, mau di restoran atau di warung tenda sama saja, yang penting enak.
🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like dan komentar ya kak, terimakasih🙏🙏.
__ADS_1
Buat kakak yang minta crazy up, sabar ya kak, soalnya masih sedikit sibuk, tapi aku janji akan crazy up 👏🙏.
🌷🌷🌷🌷Bersambung 🌷🌷🌷🌷