
“Gaunnya sangat cantik nak, ini hasil karya kamu sendiri?” tanya mama Ayu saat melihat gaun yang di gantung Ema di kamarnya.
“Ia ma... soalnya aku tidak semat membuat baju untuk aku sendiri,” jawab Ema.
“Tapi ini cantik loh nak, kamu memang harus bat sayang,” puji mama Ayu.
Ema hanya tersenyum mendapatkan pujian dari mamanya. mereka berdua langsung menuju lantai bawah untuk makan malam bersama, karena tadi mama Ayu ke kamar Ema, untuk memanggil Ema makan malam berdua.
“Mama dan mamanya Cello sudah bertemu dengan WO, mereka tadi datang ke sini, dan kami mengambil tema taman, karena mama tau kalau kamu suka taman yang di hiasi berbagai bunga indah,” ucap mama Ayu.
“Terimakasih ma, aku yakin pilihan mama dan mama Dita tidak akan mengecewakan,” jawab Ema bahagia.
Mama Ayu hanya tersenyum bahagia melihat putrinya bahagia, mereka mengobrol di sela-sela makan malam mereka.
Seperti biasa, setelah selesai makan malam, Ema selalu membersikan meja makan dan mencuci piring, sedangkan mama Ayu, menunggu Ema fi ruang keluarga.
“Anakmu, sedikit lagi melepas masa lajangnya, aku tau kau sangat bahagia di sana dan juga sedih, kau bahagia karena Ema mendapatkan laki-laki yang tepat baginya, sedangkan kesedihanmu karena kau kehilangan cinta pertamamu, yang akan di pinang laki-laki yang dia cinta,” ucap mama Ayu saat dirinya melihat foto arman terpajang di dinding.
“Mama kenapa? kok bengong?” tanya Ema saat kembali dari dapur.
“Eh... tidak nak, mama tidak apa-apa,” jawab mama Ayu sedikit berbohong.
Ema duduk di samping mamanya, sambil melihat kartu undangan yang sudah jadi, “ada teman mama yang ingin mama undang,” tanya Ema.
__ADS_1
“Nggak ada nak, karena sahabat mama dulu sudah kehilangan kontak semua, nggak tau sekarang mereka di mana semua,” jawab mama Ayu.
Ema hanya mengangguk, dia juga palingan mengundang sahabatnya saja dan karyawan butiknya, serta orang-orang di sekitaran kompleksnya, dia tidak ingin mengundang terlalu banyak orang.
***
Bagai mana dengan cincinnya nak, apa sudah siap?” tanya mama Dita.
“Nggak tau kak Chaim, dia yang urus,” jawab Cello santai.
“Apa? bukannya mama suruh kalian ke toko perhiasan kak Chaim untuk mengeceknya?” tanya mama Dita sedikit emosi.
“Sudah ma... tapi kak Chaim yang mengambilnya di toko, soalnya itu hari aku buru-buru, aku sudah bayar kok ma,” jawab Cello.
“Telepon kakak sekarang dan pastikan cincin itu sudah di ambil,” ucap mama Dita.
“ Sudahlah ma, pasti Chaim sudah mengambilnya, atau karyawannya yang datang membawanya di kantor Chaim,” jawab papa Adit menenangkan istrinya.
Mama Dita sedikit kesal dengan Cello, menurutnya Cello terlalu santai mengurus keperluan pernikahannya, padahal semua keluarga ikut membantunya.
“Hanya cincin saja dia tidak becus, gimana kalau mengurus yang lainnya,” ucap mama Dita.
“Udah beres ma, cincinnya sudah di kak Chaim,ini aku chat dia,” jawab Cello kembali.
__ADS_1
Mama Dita sedikit tenang, karena akhirnya semua keperluan Cello dan Ema sudah selesai, tinggal membagi kartu undangan saja. karena semuanya sudah merasa lelah, akhirnya mereka memilih untuk istirahat, karena besok pekerjaan masih menunggu mereka.
***
Begitu juga dengan Anggi mantan kekasih Cello, tinggal menghitung hari dia akan melepaskan masa lajangnya. Anggi pagi-pagi menuju kantor Cello, dia ingin memberikan kartu undangannya secara langsung kepada Cello.
“Selamat pagi mbak? apa aku bisa bertemu dengan pak Cello?” tanya Anggi kepada Mada.
“Pagi juga mbak, aduh minta maaf Pak Cellonya lagi meeting di kantor cabang, apa ada bisa aku bantu?” tanya Mada dengan ramah.
“Ok... kalau begitu, aku titip ini ya untuknya,” ucap Anggi dan memberikan kartu pernikahannya kepada Mada.
Mada langsung mengambilnya, dia berjanji akan memberikannya kepada Cello nanti, setelah memberikan undangan kepada Mada, Anggi langsung berpamitan untuk pulang, karena masih banyak yang ingin dia urus.
Mada melihat Anggi sampai ia masuk ke dalam lift, dia tau kalau wanita itu salah satu mantan kekasih dari bosnya. dia langsung meletakkan kartu undangan tersebut di atas meja di dalam ruangan Cello, agar Cello langsung melihatnya saat kembali ke kantor nanti.
💞💞
Hai... maaf, kemarin aku tidak bisa up, karena sedikit ada kesibukan dan maaf kalau beberapa hari ke depan, aku jarang up, itu karena kesibukan di dunia nyata.
Jangan lupa dukungannya ya kak, lewat like dan komentarnya, terimakasih 🙏🙏
🌷💞🌷 Bersambung 💞🌷💞
__ADS_1