
" Ada apa sayang, kamu menghubungi mas pagi-pagi begini?"
"Mas, sepertinya Bu Sinta sudah mencurigai hubungan kita berdua."
"Dari mana kamu tahu."
Dani mengentikan pekerjaan nya, sambil berdiri berjalan mondar-mandir.
" Barusan dia memasang camera cctv dikamarku, secara diam-diam, Untung bi jah sudah kita ajak kerjasama dan memberitahuku. jika tidak bisa kacau mas."
" Tidak bisa dibiarkan, kita harus mengatur rencana lain untuk mengelabui Sinta."
" Aku setuju mas."
" Kamu tenang saja, untuk sementara ini kita bersikap biasa-biasa saja. sampai perhatian dan kecurigaan Sinta bisa dialihkan."
" Baiklah mas."
Setelah menutup panggilan nya dengan Lani, Rey tiba-tiba masuk. semula Dani sempat kaget dan kembali bersikap biasa-biasa saja.
" Maaf bos, saya sudah mengetuk pintu beberapa kali. tapi anda tidak mendengar nya sama sekali."
" Nggak papa Rey, ada apa kamu menemuiku keruangan ini?"
"Aku ingin mengingatkan jika sebentar lagi, bos harus memimpin rapat besar."
__ADS_1
" Iya, Rey, bagaimana dengan Sinta kemaren, apa dia. eh maksud ku dia ada cerita sesuatu tentang aku atau ada hal lain gitu?" selidik Dani menatap Rey.
" Tidak ada bos, Bu Sinta hanya cerita tentang rumah impan untuk dia dan bos tempati berdua nantinya, serta villa de larose, dia sangat ingin cepat selesai pembangunannya, mengingat tempat itu lumayan bagus untuk investasi usaha termasuk villa yang juga bisa disewakan nantinya."
" Cuma itu?"
" Ya bos."
" Memangnya ada apa bos?"
" Tidak... tidak ada apa-apa."
Dani terlihat mulai waspada terhadap Rey, mulai sekarang dia harus waspada. meskipun Rey semula adalah orang kepercayaan nya.
Selama mempipin rapat, Dani tidak fokus sama sekali, Rey bisa melihat gelagat aneh dan keresahan Dani, Bahkan diapun langsung mengambil alih rapat saat melihat Dani yang tidak bisa fokus sama sekali.
" Baik bos."
Dani melajukan mobilnya tanpa arah, kali ini dia benar-benar belum siap dan tidak sanggup kehilangan Sinta terlalu cepat. dia terus berfikir untuk mencari jalan keluarnya.
" Aku harus bertindak cepat, bagaimanapun caranya, aku harus mengembalikan kepercayaan Sinta seperti dulu lagi."
"Aku punya ide."
Dani membelokan mobil untuk kembali ke perusahaan, dia teringat tentang kunjungan kerjasama ke negara Singapore untuk tiga hari, dia semula akan mengutus Rey, tapi Dani berubah pikiran.
__ADS_1
" Aku harus berhasil mengalihkan perhatian Sinta."
***
" Mas, rencana berapa hari di Singapura?"
" Tiga hari sayang, mas harap tidak ada permasalahan yang terjadi dirumah. selama kepergian mas besok."
" Iya."
Malam ini Sinta sangat yakin mas Dani pasti akan pindah ke kamar Lani malam-malam, mengingat dia harus pergi besoknya.
" Aku yakin malam ini, akan berhasil mendapatkan bukti perselingkuhan kalian berdua. " gumam Sinta berpura-pura tidur, namun cukup lama menunggu dia capek dan ketiduran, namun Sinta, tidak mempermasalahkan hal inj, mengingat ada cctv yang akan membantu nya.
Pagi ini Dani memutuskan untuk pergi ke Singapura, Sinta melepas suaminya dalam rangka tugas pekerjaan. setelah mobil Dani menjauh. Sinta kembali bergegas menuju kamarnya.
Dia tidak sabaran lagi untuk membuka layar ponselnya, yang terhubung dengan Camera dikamar Lani.
Disana terekam jelas semua aktivitas Lani dikamar, sampai gadis itu tidur. Sinta mempertajam penglihatan nya saat pukul dua dini hari. dimana semua orang sudah pada tidur.
Seorang laki-laki berjalan mengendap-endap, masuk dari pintu jendela yang menghadap taman belakang, dia mengetuk pintu jendela kamar Lani. tidak lama pintu dibuka. dengan pencahayaan yang temaram. Sinta melihat laki-laki itu menarik tangan Lani untuk keluar dari kamar, mereka seperti bercinta didepan kursi taman, dengan pencahayaan yang temaram. tapi terlihat oleh Sinta.
Sinta memperjelas penglihatan nya, dan laki-laki yang masuk ke kamar Lani bukan lah mas Dani suaminya, tapi laki-laki lain.
" Astaghfirullah, siapakah laki-laki ini? apakah kecurigaan ku pada mas Dani tidak berasalan. aku...aku bingung dan pusing. atau Lani juga berselingkuh secara diam-diam dengan laki-laki lain dibelakang mas Dani, dan mereka juga telah membohongi mas dani. kenapa ini semuanya seperti tiba-tiba dan sangat mengejutkan aku."
__ADS_1
Sinta melihat sekeliling nya mengecil dan gelap, dia sukses kehilangan kesadaran nya sendiri dikamar tanpa seorang pun yang tahu.