PEMBALASAN ANAK HARAM

PEMBALASAN ANAK HARAM
Saling Menguntungkan


__ADS_3

Lucifer bertanya apa yang bisa dia lakukan untuk membantu Adam dan Evan. Asal mampu, Lucifer akan membantunya. 


Adam berpikir tentang apa yang di katakan Evan sebelumnya, bahwa Lucifer seorang peretas. Adam menatap Lucifer berharap Lucifer tidak keberatan dengan permintaannya.


"Kata Evan kau bisa meretas, apa benar?"


"Tentu saja," jawab Lucifer santai. 


Adam tersenyum, berharap kemampuan Lucifer bisa lebih dari anak buahnya yang ada di markas.


"Apa boleh bertanya sampai mana kemampuan mu?" 


"Aku bisa menghancurkan beberapa perusahaan dalam semalam dan mengambil apa yang mereka miliki,"


Jawaban Lucifer membuat Adam dan Evan saling pandang. Tidak mengerti maksud Lucifer yang mengambil apa yang mereka miliki. Lucifer yang melihat tersenyum. 


"Aku juga bisa mengambil semua uang yang ada di kartu mu hingga habis,"


Terkejut, Adam dan Evan sangat terkejut mendengar Lucifer mampu mengambil uang milik orang lain hanya dengan keahliannya. 


"Benarkah itu?" Tanya Adam dan Evan bersama seakan masih tidak percaya.


"Apa kalian ingin mencoba? Tapi jika uang kalian masuk dalam rekening ku jangan harap minta untuk di kembalikan,"


Adam dan Evan langsung menggeleng, tidak ingin kehilangan uang mereka. Dan akhirnya mengangguk percaya dengan kemampuan Lucifer. 


"Aku percaya pada mu," ucap Adam.


Adam menoleh ke arah Evan dan bertanya "Bagaimana usaha kita yang di ambil alih oleh mereka? Apakah mereka sudah mendapatkan hasilnya?"


"Sudah tuan. Namun hasil akhir usaha mereka di lakukan dua hari lagi, dan setelah itu saya yakin mereka mendapatkan uang yang sangat banyak." Jawab Evan.


Adam mengangguk-anggukkan kepala mengerti. Adam beralih menatap Lucifer, dia ingin dua hari lagi Lucifer melakukan apa yang di inginkan nya.


"Cifer, aku ingin kau melakukan sesuatu untuk ku dua hari lagi."


"Katakan apa yang anda minta dari ku,"


"Mereka adalah sekelompok mafia, kelompok yang menjadi saingan ku dan juga musuh ku. Mereka mencoba mengambil alih semua apa yang ku miliki, bisnis bahkan nyawa ku agar mereka bisa menguasai semuanya."


"Selama aku koma karena perbuatan mereka, mereka dengan perlahan mengambil usaha ku dan klien ku, memanfaatkan saat Evan sibuk dan mengambil satu usaha ku yang bisa menghasilkan ratusan bahkan triliunan dalam sekali transaksi." 

__ADS_1


Lucifer yang mendengar hanya diam. Ia tahu dan bisa menebak apa yang di inginkan Adam. Mengambil hasil apa yang mereka dapat.


"Aku ingin kamu meretas dan mengambil semua uang hasil transaksi itu,"


"Benar seperti dugaannya. Adam ingin membuat mereka rugi dan menyesal karena mengambil apa yang menjadi miliknya.


"Aku bisa melakukannya. Tapi apa yang akan didapat jika aku berhasil?"


Evan yang mendengar merasa tidak enak karena Lucifer membuat pilihan.


"Luci," Evan ingin menegur, namun Adam mengangkat tangannya, meminta Evan untuk diam dan tidak protes.


"Apa yang kamu minta?"


"Aku ingin 30 % uang itu menjadi milik ku,"


Evan yang mendengar syok dengan permintaan Lucifer. Ia tidak menyangka Lucifer berbicara seperti itu. Evan takut tuannya marah dan membunuh Lucifer.


"Tuan,"


"Diamlah, ini urusan ku dengan Lucifer. kau tidak perlu ikut campur ." Evan langsung diam, tidak berani berkata lagi. "Baiklah aku setuju," jawab Adam dengan permintaan Luciger yang menginginkan 30% hasil kerjanya nanti.


"Deal,"


"Deal,"


Adam diam, sebenarnya dia ingin melihat bahkan meminta Lucifer untuk memberikan ilmu itu pada anak buahnya. Namun saat Lucifer sudah berkata seperti itu, Adam tidak ingin membuat Lucifer membatalkan pekerjaannya. Dan akhirnya hanya bisa menyetujui. 


"Baiklah, aku setuju. Aku akan membiarkan mu bekerja sendiri. Asalkan berhasil itu sudah cukup," Lucifer mengangguk, puas dengan Adam yang tidak menuntut dan mau menerima persyaratan nya.


"Aku akan meminta beberapa anak buah ku untuk mencari data lengkap siapa yang memegang keuangan mereka,"


"Aku tunggu esok hari dan semuanya sudah ada di tangan ku,"


Setelah membuat kesepakatan satu sama lain, Adam pergi menuju kamar, sedangkan Lucifer dan Evan kembali. 


Di dalam mobil, Evan terus melirik Lucifer yang ada di sampingnya. Lucifer yang merasa di perhatikan menoleh.


"Ada apa. Aku lihat kau memperhatikan ku terus,"


"Aku hanya tidak menyangka kau berani berkata seperti itu lada tuan,"

__ADS_1


"Memang apa salahnya aku berbicara seperti itu. Aku hanya memberikan syarat, aku tidak ingin rugi. Aku bekerja dan tentunya harus mendapatkan hasil bukan."


"Tapi apa harus dengan 30%?"


"30% persen tidak seberapa sebenarnya. Dia mengambil uang mereka tanpa mengeluarkan modal dan bekerja, bukankah dia sudah untung? Aku rasa kau tahu itu,"


Evan mengangguk, dia juga tahu bahwa banyak keuntungan jika Lucifer berhasil.  Tapi tetap saja menurutnya Lucifer terlalu berani. 


"Memang untuk apa uang yang akan kau dapatkan?"


"Tentu saja untuk kebutuhan ku,"


"Kebutuhan mu?"


"Hm…Aku ingin mengumpulkan banyak uang dan akan melakukan sesuatu. Ku harap kalian tidak menghalangi ku. Jika sampai itu terjadi, aku tidak segan menghancurkan usaha kalian,"


Evan diam, berhubungan dengan seorang peretas handal bukanlah mudah. Ada baik dan ada sisi buruknya. Jika saja sampai menyinggung, bisa saja semuanya akan hancur dan berantakan. Data semua yang di miliki bisa di curi dan disebarluaskan dan itu akan mengakibatkan kerugian besar.


"Jika boleh tahu apa yang ingin kau lakukan?"


"Aku ingin membuat kelompok sendiri, dan membalas beberapa orang yang telah menyinggung ku." Evan yang mendengar berpikir, pasti tentang orang yang membunuh Lucifer waktu itu.


"Bukanlah kau mudah jika membunuh mereka. Aku bisa membantu mu,"


"Tidak, aku akan melakukan sendiri. Aku tidak ingin melibatkan kelompok mu. Karena ku yakin di belakang mereka juga ada kelompok yang melindungi,"


"Baiklah, aku akan mendukungmu. Lakukan apa yang menurutmu benar. Jika kau butuh bantuan kau bisa mengatakannya pada ku,"


Lucifer mengangguk, senang dengan apa yang di katakan Evan. Orang baik yang menolongnya dari kematian dan mau merampungkan saat dirinya sendiri di negara asing.


Satu hari anak buah Adam sudah mencari data pemegang keuangan yang menangani bisnis dari mengambil alih bisnisnya. Saat ini Evan menyerahkan apa yang di minta Lucifer. Lucifer membacanya, senyum seringai muncul di bibirnya. 


"Aku akan melaksanakan setelah mereka berhasil melakukan transaksi terakhir kalinya. Kalian tunggu saja, dan bersiaplah menerima uang yang begitu banyak masuk dalam rekening kalian."


"Aku menunggunya," jawab Evan dan Adam senang. Tidak sabar dengan hasil yang di lakukan Lucifer.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung.


__ADS_2