
" Hem...tidak kusangka kalian dapat mengalahkan Momo dengan tubuh selemah ini."
Nate yang tetap tersenyum melihat keduanya hanya menggelengkan kepala.
" Bolay kamu akan ikut dengan saya,dan sumbu akan ikut dengan Nate."
" apa?jangan seenaknya memerintah kami,tuan kecil."
Cia tong lay yang sejak tadi diam kini membuka suaranya.
tetapi tanpa mendengar perkataan Cia tong lay nata sudah membawa Cia tong lay menjauh dari tempat itu.
bagaikan membawa sebuah mainan nata membawa Cia tong lay kesebuah tempat.
tanpa rasa bersalah nata melemparkan Cia tong lay di sebuah rumput yang sangat tebal membuat dirinya terbanting walaupun sangat keras Cia tong lay tidak merasakan sakit sama sekali.
" apa yang kau lakukan?"
" tenanglah bolay,saya hanya ingin menunjukan sesuatu denganmu."
lalu nata memperlihatkan sebuah cermin ajaib,yang mana gurunya sedang bertarung dengan orang yang pernah di kalahkannya.
Cia tong lay hampir tidak percaya gurunya terluka sedangkan lawanya pergi meninggalkannya begitu saja.
yang lebih mengherankan lagi,seekor naga yang sangat dia kenal sedang tertidur lemah sepertinya naga itu juga terluka.
__ADS_1
tampak wajahnya tidak menunjukan wajah garang lagi tetapi wajhnya yang begitu sangat lesu menahan rasa sakit.
" Apa yang terjadi dengan guru saya tuan kecil?"
"jangan sebut saya tuan kecil,panggil saya nata."
" baiklah nata,apa yang terjadi sebenarnya"
" gurumu baik baik saja,kami berdua di tugaskan untuk melatih kalian agar lebih kuat,lihatlah guru kalian,dia begitu kuat di alam manusia harus terluka oleh lawan dengan sekali serangan."
" bagaimana nasib guru saya nata?"
" gurumu baik baik saja,tetapi pedang naga langit tidak dapat di andalkan lagi karena roh naga langit juga terluka."
" naga langit terluka akibat menahan serangan dari lawan gurumu,andai saja naga langit tidak menahan serangan dari pedang hitam yang memiliki kekuatan besar dari roh jahat dan pemegang pedang hitam mungkin gurumu sudah tewas dengan cara yang sangat mengenaskan."
" sebegitu kuatlah lawan guru kamia nata?"
" entahlah,saya sendiri tidak dapat mengukur kekuatan manusia iblis itu."
Cia tong lay sangat terkejut dengan penjelasan nata,bahkan nata sendiri yang memiliki kekuatan yang sangat besar dengan cara mengambil tongkat yang tertanam yang dia sendiri tidak dapat mencabutnya.
" Apakah sekuat itu manusia itu nata?padahal saya hampir saja membunuhnya."
" bolay..itulah mengapa kamu harus di sini,manusia itu telah di bantu dan di beri tenaga oleh musuh dari kakek buyutmu."
__ADS_1
" Apa..?kamu mengetahui tentang kakek buyutmu?"
" kami penghuni alam dewa,walaupun kami mempunyai tugas masing masing kami telah di beritahukan oleh dewa penguasa alam ini tentang kehidupan manusia,apa lagi kakek buyutmu pernah menjadi lawan tanding kami beberapa ratus tahun yang lalu."
" maafkan saya nata,kalau sikap saya kurang sopan pada anda saat pertama kali bertemu."
" sudahlah bolay,sekarang tongkat ini menjadi milikmu,pergunakanlah untuk menelong manusia yang lemah."
nata pun memberikan sebuah tongkat,yang Cia tong lay tidak sanggup untuk mencabutnya.
tetapi saat Cia tong lay menangkap tongkat itu dirinya sangat terkejut,karena sepertinya dia mengangkat beban yang sangat berat membuat tongkat itu terlepas dari tangannya.
" nata..tongkat apa ini,mengapa tongkat itu sangat berat?"
" ha ha ha maaf bolay,saya lupa kalau kamu sangat lemah,baiklah saya akan menyimpanny dahulu nanti kalau kamu sudah sanggup untuk mengangkatnya tongkat ini akan saya berikan padamu."
Cia tong lay hanya bisa menggaruk kepalanya,dia sangat heran tongkat sekecil itu bebanya sangat berat.
mulai hari itu Cia tong lay di latih oleh nata sedangkan Sein Bu di latih oleh Nate.
hari demi hari mereka di latih di tempat berpisah,kekuatan mereka semakin bertambah.
apa lagi nata dan Nate sepertinya sangat serius untuk membuat mereka menjadi lebih kuat.
karena lawan yang akan di hadapinya bukanlah manusia biasa,karena lawanya sudah memiliki kekuatan seperti monster dengan di bantu oleh kekuatan para iblis membuat Cia tong lay dan Sein Bu harus menjadi lebih kuat agar dapat mengalahkan dong fang su.
__ADS_1