
" Hem..sepertinya saya sudah memilih penerusku law jin."
" apa maksudmu we ko jin?"
" saya sudah menemukan pewaris pedang yang selama ini saya simpan."
" seratus pedang tanpa wujud?"
" benar law jin,saya akan mewariskan pedang seratus tanpa wujud kepada pendekar pulau es."
" apa..."
semua yang berada di pertemuan itu sangat kaget,bahkan cia tong lay sendiri tidak menyangka seratus pedang tanpa wujud akan di wariskan pada dirinya.
" maaf kakek we,apakah kakek we tidak salah mewariskan pedang yang sudah puluhan tahun menemani kakek we kepada saya?"
" anak muda,semua sudah di gariskan yang maha kuasa,saat saya melihat kamu pedang yang ada di dalam tubuh saya bergerak gerak tidak seperti biasanya."
" apa maksud kakek we?"
" baiklah anak muda."
we ko jin lalu menggerakan tangan kanannya,tampaklah seratus pedang sedang memutari tubuh we ko jin membuat tubuhnya tertutup oleh seratus pedang yang keluar dari dalam tubuh we ko jin.
" apakah kamu melihat pedang ini anak muda?"
" saya melihat pedang itu menutupi tubuh kakek we."
" law jin,apakah kamu melihat pedang tanpa wujud?"
__ADS_1
" dari dulu sampai sekarang,saya tidak pernah melihat pedang tanpa wujud we ko jin?"
" sekarang sudah Taukan anak muda,mengapa pedang itu saya wariskan kepadamu?"
cia tong lay hanya terpaku membisu,pedang tanpa wujud kini masuk kedalam tubuh kakek we ko jin.
" maaf kakek we,saya tidak mengerti apa yang kakek maksud?"
" hanya pewarislah yang dapat melihat pedang tanpa wujud."
" benar anak muda,apa yang di katakan oleh we ko jin,kamulah pewaris pedang tanpa wujud."
" maaf menagapa saya,bukankan ketua dari sekte cahaya bulan lebih berhak?"
" fan Hao Lo,kemarilah..."
we ko jin dengan sedikit mengerahkan tenaga dalamnya,memanggil muridnya yang sekarang menjadi ketua dari sekte cahaya bulan.
walaupun dia telah menjadi ketua sekte cahaya bulan,fan Hao Lo tidak di perkenankan hadir di pertemuan dengan we ko jin sebelum para undangan hadir semua.
" saya menghadap guru."
fan Hao Lo berlutut dan memberi hormat pada we ko jin,dan memberi hormat pada yang lain yang hadir di pertemuan itu.
" fan Hao Lo,coba jelaskan pada anak muda berambut putih itu tentang pewaris pedang tanpa wujud."
" baik guru."
fan Hao Lo pun memandang cia tong lay yang masih bingung.
__ADS_1
" anak muda,ketahuilah pedang tanpa wujud hanya di wariskan kepada orang yang dapat melihatnya."
" maaf ketua fan,saya belum mengerti."
" sangat logika anak muda,bagaimana bisa bila pewaris pedang tanpa wujud menggunakannya bila tidak melihatnya?"
cia tong lay pun baru tersadar,akibat bingung karena tiba tiba kakek we mewariskan pedang tanpa wujud kepadanya.
" apakah kamu sudah mengerti anak muda?"
we ko jin kini memandang cia tong lay dengan serius.
cia tong lay hanya bisa menganggukan kepalanya,tanpa bisa berkata kata apa lagi.
" bersiaplah pendekar pulau es..."
mulut we ko jin komat Kamit,tubuhnya bergetar tampak keringat sebesar jagung keluar dari keningnya membuat wajahnya semakin memerah.
perlahan kepalanya mengeluarkan asap tipis berwarna hijau,semakin lama semakin tebal membuat tubuhnya tidak berhenti bergetar.
asap tipis yang keluar dari kepala we ko jin perlahan membentuk sebuah pedang persis pedang yang menutupi tubuh we ko jin,tetapi anehnya hanya cia tong lay yang dapat melihat,para jagoan tua aliran putih hanya melihat tubuh we ko jin bergetar.
pedang itu secepat kilat masuk ke tubuh Cia tong lay,membuat tubuh Cia tong lay mengalami sensasi sakit yang amat luar biasa.
Cia tong lay sampai gemetar menahan rasa sakit yang sangat luar biasa,aliran darahnya semakin cepat,kepalanya juga mengeluarkan asap tipis berwarna merah.
hampir sepuluh menit,cia tong lay merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa dan perlahan rasa sakit itu menghilang.
dan akhirnya hilang sama sekali.
__ADS_1
kini Cia tong lay merasakan kekuatan yang sangat besar di dalam tubuhnya,sudah 3 mustika berada di dalam tubuhnya.
membuat dia merasakan kekuatan yang sulit di bayangkan.