
" kakak Bu,hanya kakak Bu lah yang mampu menyampaikan berita ini pada jendral sein ji."
" Hem..saya sendiri sedang ingin pulang ke istana adik lan,sebaiknya kamu ikut dengan saya,tetapi saat ini ayah saya sedang sakit keras bagaimana menyampaikan berita yang sangat penting ini?"
" jendral sein sakit keras?"
" benar adik lan,sebaiknya berita ini jangan di sampaikan dahulu,karena takut penyakit ayah akan semakin memburuk."
" baiklah kakak Bu,saya akan menunggu di penginapan dahulu dan saya akan menunggu kondisi jendral sein lebih membaik."
" terima kasih pengertianmu adik lan."
sein Bu akhirnya pun berpisah,dia sengaja tidak menawarkan nona Miao lan untuk menginap di rumahnya,karena takut berita ini akan tersebar dan membuat gerakan pasukan yang akan melawan pemerintahan Han semakin berhati hati dalam bergerak.
**
sementara di daerah sungai kuning,mulai berdiri tenda tenda di lembah sungai kuning.
bahkan kini pendekar pendekar dari negri Tang yang terkenal memiliki kesaktian dia atas pendekar rata rata di negri Han kini muncul.
seperti pendekar pedang rajawali dan pendekar seribu Cakra yang memiliki kesaktian dia atas para pendekar negri Han.
saat ini mereka masuk dalam daftar 100 pendekar yang memiliki kesaktian di negri Tang.
__ADS_1
walaupun demikian,pendekar pedang rajawali dan pendekar seribu Cakra dari dahulu tidak pernah akur,mereka selalu saja bertarung hanya masalah sepele,hingga mereka memutuskan untuk pergi ke negri han dimana mereka ingin mengukir sejarah di negri Han.
walaupun negri Tang mengepakkan sayapnya di negri Han dengan membangun kekuatan di negri Han,tetapi negri Tang belum memiliki keinginan untuk menyerang negri han yang lemah,akibat para penguasa yang memiliki tingkat korupsi yang tinggi serta menyengsesarakan rakyatnya.
sehingga masyarakat negri Han harus ketertinggalan dari negri negri tetangga yang memiliki daya beli lebih tinggi dari negri Han yang bisa dikatakan negri yang belum makmur.
**
" Hem..ternyata kamu berada di sini juga,Lo kan?"
" ha ha ha,kemanapun kau pergi aku akan selalu mengikuti agar kau tidak dapat berbuat seenaknya tri Pong."
" kau pikir dirimu siapa Lo kan?kau bukanlah guruku atau siapapun."
" sebagai pendekar yang menjujung tinggi kebenaran,saya tidak tahu ingin melihat dirimu yang sudah bergelimang dosa membuat kembali keonaran walau di negri orang."
" baiklah kalau itu maumu,aku hanya memberimu kesempatan hidup agar kau bisa bertobat."
adu mulut yang semakin memanas,hingga otot mereka pada mulai tegang,membuat kini keduanya kembali saling serang.
pertarungan tidak dapat terhindar lagi.
walaupun keduanya sudah sangat lelah setelah menempuh perjalanan yang sangat jauh,tetapi tidak nampak keduanya merasa kelelahan.
__ADS_1
pertempuran tangan kosong,yang membuat darah berdesir melihatnya,karena keduanya bertempur dengan bela diri tingkat tinggi.
hanya bayangan mereka saja yang tampak,walau tenaga dalam mereka sudah berada di atas manusia nalar.
tetapi tidak sedikitpun alam sekitar terkena dampaknya.
mereka bertarung bagaikan seringan kapas melayang di udara.
hingga keduanya yang harus mencabut senjata masing masing.
Lo kan yang mencabut pedang mustikanya yang berukiran burung rajawali.
sedangkan tri Pong menggunakan senjata yang sangat mengerikan,seratus Cakra yang berputar putar mengelilingi tubuhnya.
Cakra yang di lapisi tenaga dalam siap untuk mencabik cabik tubuh Lo kan yang hanya menggunakan sebilah pedang.
tri Pong yang menggunakan Cakra dengan hanya menggunakan tenaga dalamnya menyerang Lo kan,sehingga Cakra cakra itu seolah memiliki mata dan mengepung Lo kan.
mungkin pendekar lain akan bingung menghadapi senjata Cakra milik tri Pong,karena Cakra yang begitu banyak yang melayang di udara mengepung tubuh Lo kan.
dengan tenang Lo kan menghadapi senjata cakra milik tri Pong.
karena bukan kali ini Lo kan menghadapi senjata itu,mungkin sudah beberapa kali dia telah menghancurkan formasi jurus Cakra milik tri Pong.
__ADS_1
dengan kecepatanya Lo kan menghindar setiap serangan Cakra yang datang menyerangnya.
bahkan percikan percikan api berpijar setiap pertemuan antara pedang dan Cakra membuat langit seakan di penuhi kembang api yang membuat menjadi sangat indah.