
Auara bentakan keras membuat keempat tokoh pengemis itu menghentikan langkahnya.
lalu mereka berlutut pada pengemis yang baru saja datang.
" Ketua..selamat datang.."
secara serempak mereka menyambut ketua partai pengemis ouw yang.
" Hem..bangunlah kalian semua,untung saya datang tidak terlambat kalau saja sedikit saja saya terlambat mungkin pengemis timur dan selatan telah tewas kehabisan darah."
" Terima kasih ketua."
ke empat tokoh pengemis itupun bangkit.
" Tetua Dao,benarkah apa yang diributkan dunia persilatan bahwa kamu telah berhasil merampas kitab serat jiwa dari orang yang menemukanya?"
" Ampun ketua,saya tidak berhasil merampasnya karena saat ingin mengejar pemuda yang membawa kitab serat jiwa pendekar naga siluman telah menghadang saya ketua."
" Kemanakah jejak pemuda itu tetua Dao?apakah kamu mengetahuinya?
" Benar ketua,dia memasuki hutan di pegunungan yanshan."
" Bagus tetua Dao,sebaiknya kamu bersembunyi karena para pendekar dunia persilatan sedang mencarimu dan biarlah kamu sebagai pancingan agar kami dapat mencari pemuda itu untuk merebut kitab serat jiwa tanpa ada satu penghalang dari pendekar lain."
__ADS_1
" Siap ketua,saya akan menjalankan perintah ketua ."
Ouw yang lalu membuat rencana tanpa sedikitpun keempat tetua itu membantah,karena mereka sangat tau pemimpin mereka adalah manusia yang sangat kejam.
Sedikit saja kesalahan atau membantah perintahnya nyawa mereka akan menjadi taruhannya.
Ouw yang atau si raja pengemis merencanakan untuk mengejar pemuda yang membawa kitab serat jiwa.
Dunia persilatan sangat mengenal ouw yang si raja pengemis yang ketenaranya sampai keluar negri Han.
karena ouw yang salah satu pendekar aliran netral yang memiliki kesaktian yang sukar di cari tandingannya.
Ouw yang telah mencapai tingkat pendekar penguasa,dimana hanya beberapa orang saja yang mampu mencapai di tingkat penguasa di negri Han.
" Ketua kapan kita akan berangkat ke gunung yanshan?
" Baik ketua,kami akan menjalankan semua perintah ketua."
Kini dengan hadirnya raja pengemis membangkitkan kembali rasa percaya diri mereka masing masing.
**
Demi membalas dendamnya pada pengemis selatan,Guo fang berlatih siang dan malam untuk menyempurnakan jurus jurus dari kitab serat jiwa.
__ADS_1
pernah suatu saat Guo fang hampir saja tewas hingga dia tidak sadarkan diri hingga dua hari.
Ternyata dia salah mempelajari ilmu tenaga dalamnya sehingga aliran darahnya menjadi terbalik membuat dirinya tersiksa karena menahan rasa sakit yang sangat luar biasa di dalam tubuhnya.
Dungguh Guo fang belajar tanpa guru membuat dirinya sangat lambat untuk mengusai kitab serat jiwa.
hingga saat dia di temukan oleh para tokoh pengemis dia masih belum mdapat mengusai kitab serat jiwa secara sempurna.
ha ha ha Suara tawa yang di aliri tenaga dalam tingkat tinggi mengguncang dinding gua membuat Guo fang harus mengalirkan tenaga dalamnya untuk melindungi gendang telinganya agar tidak rusak.
Guo fang sangat terkejut,tampak empat pengemis telah berdiri di mulut gua sambil menatapnya yang sedang bersemedi.
Guo fang tidak mengenal ke empat pengemis itu karena pengemis selatan sengaja bersembunyi untuk menghindari dari para pendekar yang mencarinya.
" Serahkan kitab serat jiwa anak muda,sebelum kami memaksamu dan menguliti kulitmu."
" Sampai kapanpun saya tidak akan menyerahkan kitab serat jiwa kepada kalian manusia serakah seperti kalian."
" Baguslah kalau itu yang kamu mau anak muda,jangan salahkan kami kalau kami akan memaksamu."
" Silahkan kalian maju,saya tidak takut kepada kalian yang serakah."
Walaupun Guo fang gentar menghadapi para pengemis itu karena,mereka telah menunjukan tenaga dalamnya saat tertawa dan sampai sekarang telinganya masih terasa sakit.
__ADS_1
Pengemis Utara langsung menggebrak Guo fang membuat Guo fang harus menghindar dari serangan pengemis Utara.
Pengemis Utara mendapat saran dari Pengemis selatan bila bertemu dengan pemuda yang memiliki kitab serat jiwa mereka harus segera meringkus pemuda itu kalau tidak akan membuat pemuda yang mempelajari kitab serat jiwa akan berkembang dengan cepat.