PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
Penyakit Misterius.


__ADS_3

Sungguh pertemuan yang sangat langka,kini dengan hadirnya pendekar pendekar yang memiliki ilmu tinggi.


Sin liong dan Cia tong lay yang sudah mengundurkan diri dari dunia persilatan harus keluar dari sarangnya dan ikut turun tangan untuk membantu Sein Bu dalam menumpas kejahatan yang ada di negri Han.


Sementara Sein Bu yang masih bingung dengan keadaan tidak dapat berbuat banyak,dia yang masih di temani oleh raja pengengemis atau Ouw yang terpana mendengar penjelasan bahaya yang akan di timbulkan oleh pedang naga langit dan pedang hitam.


" Tuan pengemis,sebaiknya saya harus lebih hati hati lagi menggunakan pedang naga langit ini bila bertemu dengan setan hitam."


" Kamu benar pendekar muda,sebaiknya jangan sekali sekali menghadapi pedang hitam dengan pedang naga langit apa bila tidak sangat terdesak dan terpaksa,karena dampaknya sangat mengerikan."


" Terima kasih tuan pengemis,telah mengingatkan saya."


" Sudahlah pendekar muda,Hem..hendak kemanakan tujuan pendekar sekarang?"


" Saat ini saya hanya mengikuti langkah kaki saya tuan pengemis,tugas dari guru untuk menghancurkan kitab serat jiwa telah selesai."

__ADS_1


" Pendekar muda,sebaiknya pendekar lebih berhati hati lagi.


karena saat ini pendekar telah di kenal di dunia persilatan sebagai pemusnah kitab serat jiwa,mungkin sebagian para pendekar yang merasa kecewa akan menghadang perjalanan pendekar muda."


" Terima kasih tuan pengemis?sudah memperingatkan."


setelah berkata demikian Sein Bu pun pergi dengan cara yang sangat luar biasa,dalam sekejab Sein Bu sudah menghilang dari pandangan raja pengemis yang hanya bisa menggelengkan kepalanya tanda dia sangat kagum terhadap Sein Bu.


Sein Bu yang melesat dengan cepat akhirnya sampai di sebuah sungai yang sangat jernih,tanpa di pikir panjang lagi Sein Bu langsung menceburkan tubuhnya di dalam sungai itu.


lama sein Bu berendam di air sungai yang jernih itu,setelah rasanya cukup sein Bu pun keluar dan mengeringkan pakaianya yang telah basah.


sambil menunggu pakaianya kering Sein Bu pun duduk sambil melamun,diapun merasa kangen pada ayah dan ibunya yang ada di kota raja.


Hem..sebaiknya saya harus kekota raja untuk bertemu ayah dan ibu,sudah lama saya tidak bertemu mereka batin Sein Bu.

__ADS_1


setelah pakaiannya telah kering, Sein Bu pun meninggalkan tempat itu dan langsung menuju ke kota raja.


tidak terasa sein Bu telah jauh meninggalkan kota raja dan telah sampai di suatu dusun yang sangat memprihatinkan.


sebuah desa yang terkena wabah penyakit yang belum ada obatnya membuat setiap hari warga desa harus rela kehilangan salah satu warganya.


kepala desa sudah pasrah,mereka telah mengirimkan surat ke kota raja untuk meminta bantuan agar pemerintah dapat memberikan bantuan kepada desa itu.


tetapi sungguh sangat di sayangkan,sudah berbulan bulan mereka mengalami musibah ini,belum satupun bantuan seperti obat obatan datang dari kota raja.


setiap hari ada saja warga desa yang meninggal akibat penyakit misterius yang belum ada obatnya membuat para warga pasrah,sebagian warga desa sudah meninggalkan desa dan mengungsi ke desa lain.


tetapi desa lain yang mengetahui kalau banyak pengungsi yang datang bukan menyambut mereka dengan baik,mereka malah berbondong bondong mengusir para pengungsi karena mereka tidak mau dewa dewa ikut mengutuk mereka dengan penyakit yang sama.


Sein Bu yang baru saja sampai di desa itu membuat dirinya ingin menangis,warga yang di kecam ketakutan harus menguburkan salah satu warganya yang baru saja meninggal tadi pagi.

__ADS_1


__ADS_2