
sungguh api yang keluar dari mulut makluk api itu membuat Cia tong lay sangat kerepotan,dirinya tidak seolah ada waktu untuk membalas semburan api yang semakin panas.
perisai es yang di citapakan hanya mampu bertahan beberapa detik lalu mencair,jalan satu satunya hanya pedang tanpa wujud yang mampu menyerang dari jarak jauh.
pedang itu membentuk formasi melindungi tubuh cia tong lay dan akhirnya langsung meluncur dengan cepat kearah makluk api itu,
crash....
pedang tanpa wujud langsung menghujam makluk api itu membuat teriakan yang sangat panjang,yang menyayat hati.
makluk api itu hancur menjadi api api kecil.
**
dengan tewasnya makluk api itu,membawa
cia tong lay pun kembali ke pertempuran.
dimana pertempuran masih berjalan,dimana para binatang buas telah berjalan.
para binatang buas sudah menembus pertahanan,dan pertempuran antara manusia dan binatang buas kini berjalan sangat mengerikan.dimana para prajurit yang kewalahan menghadapi binatang buas yang lincah dan ukuranya bisa dua kali lipat dengan tubuh mereka.
panglima Lao yang mengamuk karena para binatang buas itu banyak membunuh para prajurit.
membuat para binatang buas enggan mendekati panglima Lao apa lagi menyerangnya.
cia tong lay yang di tugaskan istrinya untuk merebut mustika belum berhasil,karena harus terlempar ke dimensi lain oleh kekuatan Lao tung sen.
__ADS_1
dengan kehadiran cia tong lay di hadapanya, Lao tung sen kembali terkejut,karena berhasil keluar dari dua dimensi ciptaanya,dengan begitu dua nyawanya telah musnah.
**
" manusia iblis, serahkan tongkat itu,kau telah Benyak membuat kesalahan besar."
" ha ha ha..selamat kau telah berhasil menghancurkan sebagian nyawaku,tapi jangan sombong dahulu,itu hanya sebagian kecil saja,kali ini kau akan mendapat masalah yang besar."
Lao tung sen merapal kan mantra,mulutnya bergerak gerak,matanya terpejam dan membuat cia tong lay terseret kembali ke dimensi ciptaan Lao tung sen.
dimana saat ini cia tong lay berada di sebuah dataran yang sangat luas di selimuti kabut yang membuat Cia tong lay tidak dapat melihat dengan jelas dia sedang berada di tempat apa.
halimun yang menutupi daerah itu sangat dingin,walau cia tong lay di besarkan di pulau es,yang sangat dingin tetapi,halimun ini jauh lebih dingin dari pulau es,membuat dengan sendirinya tenaga panas yang keluar dari tubuh cia tong lay mengakibatkan ubun ubun cia tong lay mengeluarkan asap tipis tanpa henti.
ha ha ha ha ..suara tawa menggema,membuat jantung cia tong lay berdetak lebih kencang,dimana hawa dingin terus menusuk lubang lubang pori porinya.
cia tong lay berjalan perlahan kedepan dengan sangat hati-hati, kewaspadaannya meningkat karena sama sekali dia tidak melihat kedepan pandanganya hanya berjarak beberapa meter.
cia tong lay yang terus berjalan tidak menyadari,dirinya sedang di awasi oleh sepasang mata yang terus mengikuti gerak geriknya,tubuh manusia ini di punggungnya di tumbuhi seperti duri,dan telinganya memanjang serta ada sirip di lehernya
inilah salah satu pwrwjutan Lao tung sen,yang di sebut hantu air,walau tubuhnya kecil tetapi gerakanya sangat loincah serta tidak memiliki kelopak mata.
hantu air terus mengawasi gerakan cia tobg lay,walau cia tong lay tau kalau dirinya sedang di awasi oleh sepasang mata,dia tetap tenang dan waspada.
dia jarak pandangan hanya beberapa meter cia tong lay tidak dapat berbuat banyak selain tetap waspada.
walau suara desis aneh yang keluar dari tubuh hantu air itu,cia tong lay dapat mendengar,saat ini makluk itu dekat sekali dengannya.
__ADS_1
gerakan hantu air itu sangat cepat,saat dia menyerang cia tong lay yang sedang berjalan ke depan.
bagaikan kecepatan kilat,cia tong lay berhasil mendapatkan sebuah serangan yang membuatnya terlempar hingga beberapa meter.
" pengecut.."
cia tong lay sangat marah,karena lawanya saat ini menyerang dari belakang.
cia tong lay tetap waspada,menunggu serangan berikutnya,dia berusaha tetap waspada tetapi saat di lengah kembali cia tong lay mendapatkan sebuah pukulan yang membuatnya harus merasakan sakit yang membuatnya harus kembali terlempar hingga membuatnya membentur batu yang sangat keras.
inilah yang membuat kemarahan yang tidak pernah di rasakan di dunia persilatan oleh seorang pendekar pulau es.
tubuh cia tong lay bersinar,tangannya menggenggam dengan sangat keras,dirinya merasa dipermainkan oleh makluk air itu membuat Cia tong lay sangat marah.
tubuhnya mengeluarkan sinar berwarna kuning,dan saat ini cia tong lay menghancurkan semua yang di dekatnya sehingga bukit sekalipun hancur rata dengan tanah.
makluk air itu juga sangat terkejut,dia tidak menyangka kekuatan yang lawanya begitu besar,membuat dirinya bergidik ngeri,hingga suatu pukulan yang tak terduga melayang langsung menghantam tubuhnya.
jerit kesakitan membuat halimun di tempat itu mulai menipis,ternyata halimun itu adalah ciptaan manusia air,sehingga akibat pukulanya cia tong lay yang tidak sengaja dan membuatnya terluka,dan halimun itu pun mulai hilang perlahan.
kini dengan kemarahanya,cia tong lay dapat melihat makluk air itu sedang memegangi dadanya dan mulutnya banyak mengeluarkan darah.
cia tong lay yang sedang marah tidak merasa iba,perlahan di dekati makluk air itu yang sudah tidak berdaya.
" kau telah membangkitkan kemarahanku,hari ini terimalah hasil dari perbuatanmu makluk aneh."
cia tong lay,memandang makluk air itu dengan sangat dingin,dengan pandanganya makluk air itu terangkat ke udara,entah apa yang terjadi makluk itu menjerit kesakitan meminta ampun pada Cia tong lay,dan akhirnya diam selamanya saat tubuhnya meledak menjadi puing puing daging kecil kecil yang berhamburan di tempat itu.
__ADS_1
dengan kematian makluk air itu,cia tong lay kembali dimana dia berada di tengah tengah para binatang buas yang siap siap untuk menyerang nya.