PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
MUSTIKA KIPAS LIMA NAGA


__ADS_3

" kenapa tuan?sepertinya dirimu sudah tidak semangat lagi untuk bertarung apakah hanya segitu kemampuan?"


cia tong lay sengaja membuat tri Pong untuk mengeluarkan kemampuanya,karena Cia tong lay tau kemampuan pendekar ini lebih mengerikan dari sebelumnya.


" cukup sudah saya bermain main di sini,andai sejak tadi dia tidak berada di situ,mungkin sejak tadi saya akan membunuh kalian semua."


ouw yang we semakin bingung apa yang di ucapkan kedua pendekar itu,pendekar dari negri tang itu sejak tadi yang kalah dari Cia tong lay,tetapi mengapa dirinya masih sombong seperti itu.


ouw yang hanya berpikir kalau pendekar dari negri tang itu sudah tidak waras


" Hem...sayang sekali saya tidak dapat merasakan kehebatanya,"


tri Pong bukanlah takut dengan Cia tong lay,tetapi dia merasa enggan untuk bertemu dengan musuh buyutanya yang sejak tadi menontonnya bertarung.


tenaganya sudah mulai habis,dia tidak ingin Lo kan dengan mudah mengalahkan ya,musuh yang sejak dahulu sangat meingin meringkusnya dan membawanya ke perguruan rajawali.


Tri Pong yang lansung menghilang membuat Lo kan yang menonton pertarungan mereka tersadar,dia lupa dia begitu kagum dengan jurus jurus yang di gunakan oleh cia tong lay,sehingga dia lupa tujuanya untuk segera meringkus tri Pong.


Tetapi percuma ,tri Pong sudah jauh dan menghilang dari kota shadow,Lo kan akhirnya pun menyesali ketelodarannya sehingga dia tersadar saat Cia yong lay menegurnya.


" tuan..apa yang kau lakukan di sini?mengapa engkau hanya menonton apakah kau bagian dari pendekar itu?"


" UPS...maaf, saya hanya kebetulan lewat dan tidak sengaja melihat kalian sedang bertarung,maaf kalau kehadiran saya mengganggu tuan tuan."

__ADS_1


" tunggu tuan.."


Lo kan yang hendak berbalik badan,kembali melihat Cia tong lay.


" Hem..ada apa tuan?adakah yang bisa saya bantu?"


" tuan bolehkah saya bertanya pada tuan?'


" silahkan tuan, sepertinya kalau itu tidak menyangkut harga diriku aku akan menjawab pertanyaan tuan."


" baiklah tuan,saya hanya ingin mengetahui siapakah pendekar yang baru saja bertarung denganku, sepertinya dirinya sangat menghindari tuan."


" maaf saya tidak mengenal dirinya,saya hanya kebetulan lewat."


" dari nada bicara tuan, sepertinya tuan sedang menutupi sesuatu?"


" Hem...baiklah tuan,saya akan berkata jujur,saya sejak dahulu mengejar dirinya karena dia telah membunuh adik seperguruan saya dan kami dari negri tang."


" sudah saya duga,akhir akhir ini banyak para pendekar dari negri tuan masuk ke negri kami,apa yang sebenarnya terjadi?"


" apa...selain kami,banyak para pendekar dari negri kami yang ke negri ini?"


" benar tuan,sepertinya ini bukanlah hal yang kebetulan,mungkin ada hal yang kami sendiri tidak mengerti tuan."

__ADS_1


Lo kan pun mengingat apa yang di ingat,dahulu gurunya pernah bercerita,bahwa di negri Han ada sesuatu yang mustika tanpa tanding yang memiliki kekuatan yang sangat dahsyat,tetapi dia lupa mustika apakah itu.


diapun kembali mengingatnya,karena dia selama ini tidak tertarik dengan mustika yang di ceritakan gurunya dahulu.


lama dia berpikir,dan akhirnya dia mengingat sesuatu.


" tuan..dahulu guru saya pernah bercerita,bahwasanya di negri tuan,ada mustika yang sangat mengerikan,mustika ini adalah sebuah senjata berupa kipas lima naga,dahulu kipas ini milik kerajaan tang,kipas lima naga di simpan oleh kerajaan karena kipas ini di anggap senjata yang sangat berbahaya."


" mengapa kipas lima naga berada di negri kami tuan?bukankah kipas ini berada di kerajaan tang?"


" tuan..kipas ini telah hilang berpuluh puluh tahun yang lalu,kipas ini telah di curi oleh salah satu pendekar yang memiliki kemampuan yang sangat hebat,sayang saya lupa namanya,karena guru menceritakan saat saya masih berumur sepuluh tahun."


" apakah pendekar mencuri kipas lima naga itu berada di negri kami tuan?"


" entahlah tuan,saya hanya mendengar cerita guru saya,seperti cerita tuan,banyak para pendekar dari negri kami yang sedang berada di negri kami,bukankah itu bukan suatu kebetulan tuan?"


" Hem.. sepertinya begitu,ini ada hubungan dengan cerita mustika yang tuan katakan."


" maaf tuan,sepertinya saya harus pergi,saya tidak ingin kehilangan tri Pong lagi,saya harus berhasil menangkapnya dan membawanya ke negri tang,selamat tinggal tuan."


Lo kan pun dalam sekejap telah menghilang dari hadapan Cia tong lay,yang menarik nafasnya dalam dalam.


Hem..saya harus ke pulau es,sepertinya saya harus bertanya pada suhu,mungkin suhu mengetahuinya tentang mustika itu.

__ADS_1


Cia tong lay pun pergi,sebelum ke pulau es dia berpamitan dengan ouw yang we.


cia tong lay tidak ingin mempertanyakan tentang mustika kipas lima naga pada ouw yang we,karena dirinya tidak ingin mustika kipas lima naga sampai terdengar pihak lain,andai itu terdengar mungkin dunia persilatan akan kembali gempar.


__ADS_2