PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
FANG SU MENJADI TAMU XIO WAN


__ADS_3

kuda xio wan tidak berlari secepat tadi,walau kuda xio wan kuda terbaik yang dapat berlari di dalam kegelapan malam,tetapi beban yang di bawa saat ini bertambah.


sehingga kuda xio wan harus memperlambat larinya.


hampir dua jam akhirnya xio WAN dan fang su sampai di desa bongkuan,desa dimana xio WAN dan keluarganya tinggal.


ayah xio wan saudagar yang sangat di segani di desa bongkuan,karena selain dermawan xio Tan,atau ayah xio wan terkenal sangat ramah pada para penduduk.


" tuan muda... ibu tuan sangat khawatir,tuan muda segera menghadap nyonya besar di ruangan utama."


" tenang paman,lihatlah saya baik baik sajakan,katakan pada ibu saya tidak kurang apapun,hari ini saya ingin istirahat."


" tapi tuan muda.."


" katakan saja begitu."


xio WAN pun Lang sung masuk menuntun fang su yang hanya diam saja.


sementara pelayan setia keluarga xio WAN hanya menggelengkan kepalanya.


" maaf nyonya,tuan muda sudah kembali."


" dimana dia?mengapa dia tidak menghadap diriku?"


" saya sudah memberitahukan pada tuan muda,tetapi dia berpesan bahwa dia baik baik saja."


" Hem...dasar anak manja,ya sudah kembalilah kamu ketempatmu."


" baik nyonya,tetapi tuan muda membawa seseorang."


" seseorang?sekarang anak itu sudah mulai kurang ajar,pasti yang di bawanya adalah wanita?"


" tidak nyonya,tuan muda membawa seorang kakek tua,yang penampilannya seperti gembel."


" apa?kakek tua?ini tidak bisa di biarkan,saya akan ke tempatnya,antarkan saya kesana."


ibu xio wan atau mungkin dunia persilatan sudah melupakan nyonya ini,dia adalah cui yin murid dari kun lun Pai,yang menikah dengan xio Tan dan hidup bahagia di desa bongkuan.


xio wan sangat terkejut ketika pintu kamarnya di ketuk, karena dia sedang berbincang dengan fang su,dan penasaran apa yang terjadi saat dirinya hampir menabraknya.


" WAN er...ibu mau bicara."


xio wan mengerutkan alisnya,tidak biasanya ibunya datang kekamarnya,apakah ibu semarah ini pada dirinya.


" ada apa Bu."

__ADS_1


kepala xio WAN muncul dari pintu yang hanya setengah di buka.


" WAN er..ibu ingin berbicara padamu."


" maaf ibu,wan sangat lelah,WAN ingin istirahat."


" WAN er..coba jawab dengan jujur,siapa yang kamu bawa kerumah ini?"


" anu Bu..WAN..."


xio WAN bingung,harus memulai dari mana,ceritanya begitu saja saat dia hampir saja menabrak pria tua yang saat ini berada di dalam kamarnya.


" kanapa kamu WAN er?apa yang membuat kamu bingung?"


" tuan...sepertinya kehadiranku membuat tuan mendapat masalah,sebaiknya saya pergi saja tuan."


ciu yin mengerutkan keningnya,suara dari dalam kamar anaknya membuatnya curiga,anaknya yang bingung menjawab pertanyaan darinya membuat dia berpikiran kalau saat ini anaknya dalam bahaya.


" WAN er..mundurlah,biar ibu yang akan menghadapinya."


" ibu apa yang ibu akan lakukan,dia itu..."


suara pintu yang tadi di tutup oleh xio wan kini,berbunyi dan perlahan terbuka,seorang pria dengan janggut panjang dan tidak terawat serta rambut yang panjang tidak di ikat yang sudah memutih membuat fang su seperti gembel.


Cui yin yang masih memasang kuda kuda kembali mengerutkan keningnya,dia memandang anaknya ingin meminta penjelasan,anaknya pun mengerti dengan tatapan ibunya hingga di pun langsung mendekati fang su.


" siapakah kakek ini WAN er?"


xio WAN pun menceritakan kejadian yan baru saja di alami saat hendak pulang,akhirnya dia pun mengajak kakek ini kerumahnya.


cui yin pun memahami dengan cerita anaknya,dan memerintahkan pelayan untuk membawa fang su kekamar tamu.


tapi itu di tolak oleh xio WAN,karena dia masih ingin bercerita dengan fang su.dengan sedikit memohon pada ibunya ciu yin pun mengijinkan fang su untuk malam ini tidur dengan xio WAN dalam satu kamar.


**


keesokan harinya,xio WAN terbangun,entah mengapa dia tiba tiba mengantuk dan tertidur dengan sangat lelap,dia terkejut saat melihat fang su masih duduk bersila dan memejamkan matanya.


siapakah orang ini,walau tampak isinya sudah hampir tujuh puluh tahun,tetapi wajahnya masih kencang,kejadian semalam membuatku penasaran sepertinya orang ini memiliki ilmu yang tinggi.


andai benar,sungguh beruntung diriku bisa menjadi muridnya.


xio WAN hanya bisa berbicara di dalam hatinya.


tidak lama berselang saat xio WAN masih memerhatikan fang su yang yang sedang bersemedi,dia di kejutkan dengan suara ketukan pintu kamarnya oleh pelayanan.

__ADS_1


" siapa?"


" saya tuan muda,nyonya memanggil anda tuan muda."


" baiklah saya akan segera kesana."


seperti biasa,xio WAN anak tunggal dari cui yin harus bangun pagi,karena banyak pekerjaan yang harus di lakukan di saat ayahnya sedang keluar kota.


selesai mandi,xio WAN pun menyelesaikan tugas tugasnya sebagai anak dari sudagar,xio WAN ahli dalam berhitung,dengan hanya melihat dia mampu menaksir jumlah dagangan yang akan di kirim ke toko toko mereka.


setelah selesai xio wan pun kembali ingin bertemu fang su,yang masih duduk bersila.


" kakek apakah kakek sudah bangun?"


" Hem..saya sejak semalam tidak tidur tuan,saya hanya duduk di sini."


" apa.."


xio WAN hampir tidak percaya,hanya orang orang berilmu tinggilah yang mampu melakukan hal yang di lakukan oleh kakek ini.


" kek..siapakah sebenarnya kakek?mengapa kakek tidak pernah menjawab pertanyaan saya dengan jujur?"


" tuan.. seperti yang tuan lihat,saya hanyalah orang buta,yang tidak memiliki saudara atau sanak,hidup saya hanya belas kasihan orang tuan."


xio wan yang tidak percaya dengan jawaban fang su,memiliki ide,dengan ilmu bela diri tingkat dasar yang di ajarkan oleh ibunya,xio WAN yang masih penasaran menyerang fang su.


pukulan yang langsung di arahkan pada dada fang su,jarak yang begitu dekat membuat pukulan xio WAN akan segera menghantam dada fang su,xio WAN sangat terkejut karena fang su sama sekali tidak menghindar,membuat dia menyesal karena pukulanya tidak munngki di tarik lagi,karena xio WAN mengerahkan seluruh tenaganya


" awas kek.."


tapi terlambat pukulan xio wan langsung menghantam dada fang su,sehingga pukulan xio WAN langsung telak mengenai dada fang su.


tetapi bukan fang su yang menjerit kesakitan,malah sebaliknya xio WAN menjerit kesakitan,tanganya seperti memukul batu karang yang sangat keras membuat tanganya merasakan sakit yang luar biasa.


seisi rumah pun terkejut dengan teriakan xio WAN,sehingga para penghuni itu berlari ingin mengetahui apa yang telah terjadi.


mereka melihat xio WAN yang memegangi tangannya yang bengkak sambil di tiup tiup berharap sakitnya segera hilang.


" ada apa tuan?"


salah satu pelayan mencoba bertanya pada xio WAN.


" saya tidak apa apa,saya hanya terjatuh."


xio WAN berusaha menutupi apa yang terjadi,dia tidak ingin penghuni rumah mengetahui kejadian sesungguhnya,karena bisa membuat para pelayan akan menertawakanya.

__ADS_1


terima kasih masih mendukung PPE2 vote dan tips masih di tunggu


salam PPE


__ADS_2